Pak Penghulu, Nikahi Aku!

Pak Penghulu, Nikahi Aku!
Cinta Mati Sebelum Tumbuh


__ADS_3

Brak!


"Assalamualaikum, Bundaaa!" seruan Ais menggema.


Setelah turun dari atas motor Shaka, Ais segera memasuki rumah tanpa peduli dengan panggilan Shaka.


Bahkan Ais terpaksa ikut bersama Arshaka pulang naik motornya, dia ingin segera menemui sang Bunda untuk menceritakan kejadian yang menimpa Arion.


"Bunda, Bunda dima-,"


Ucapan Ais terhenti saat melihat Nenek Imma, tengah menangis di dalam dekapan Cia- Bundanya. Langkah Ais lunglai, entah kenapa pikiran buruk tengah menyelimutinya saat ini.


"Dulu mereka tidak menginginkan Arion, tapi kenapa sekarang mereka mengambil paksa cucu ku." lirih Nenek Imma.


Cia belum bersuara, wanita beranak tiga itu mengelus lembut punggung wanita yang usianya 60 tahunan itu. Sementara Bunda Marwah tidak tahu harus berbuat apa, Nenek dari tiga orang cucu itu menatap sendu pada tetangganya. Bunda Marwah tidak bisa membayangkan kalau dia yang ada di posisi Nenek Imma.


Mungkin Bunda Marwah akan meraung dan histeris, bahkan kalau bisa dia akan mengejar orang yang telah memisahkannya dengan sang cucu.


"Bu-Bunda?"


Suara Ais membuat atensi ke tiga wanita itu teralih padanya, kedua mata Ais sudah berkaca kaca melihat Nenek Imma menangis. Ais yakin kalau wanita paruh baya itu teramat sedih saat ini.


"Bunda, tadi Bang Rimba di ba-,"


"Sekilas info, telah terjadi kecelakaan tunggal di jalan tol kilometer 93, melibatkan sebuah mobil sedan hitam bernomor polisi B 147xxx, informasi yang kami dapatkan di lokasi kejadian dan kesaksian para pengendara lain. Mobil sedan mewah itu oleng lalu membentur pembatas jalan dan akhirnya meluncur bebas ke bawah jurang."


Tubuh mereka membeku, terutama Ais dan Shaka yang baru saja masuk. Ais menoleh pada Shaka, lalu menggelengkan kepalanya pelan. Ais tidak mau mendengar apa pun dari mulut Abangnya saat ini. Karena Aisya yakin kalau Shaka akan berbicara seperti apa yang ada di dalam pikirannya saat ini.


"Ais?! Aisya?!" suara panggilan Shaka tidak di pedulikan oleh Ais.


Gadis itu memilih berlari meninggalkan mereka, dia tidak ingin mendengar apa pun tentang Arion saat ini.


"Ais kenapa, Bang?" Cia angkat bicara.


Walaupun kedua tangannya masih merengkuh tubuh renta Nenek Imma, namun ke dua matanya terus menatap penjelasan pada sang putra.

__ADS_1


"Mo-mobil itu, mobil itu-,"


"Apa Bang?!' sentak Cia yang tidak sabaran.


"Mobil itu yang tadi bawa Arion, Bun!" sahut Shaka dalam sekali tarikan napas.


πŸ•Š


πŸ•Š


πŸ•Š


Aisya menatap gulungan ombak di depannya, satu tahun lebih dia tidak bisa melihat Arion. Bahkan Nenek Imma sering sakit setelah kehilangan cucunya.


Bangkai mobil berhasil di amankan, bahkan beberapa mayat bisa dikenali. Namun tidak untuk Arion, tubuh pria muda itu menghilang begitu saja. Bahkan polisi dan aparat terkait tidak bisa menemukannya sampai saat ini.


Entah apa yang sudah terjadi pada Arion, bahkan jenazahnya saja tidak bisa di temukan. Padahal menurut pihak kepolisian, sebuah mobil berpenumpang jatuh dari ketinggian jurang seperti itu, tidak akan mungkin selamat menurut logika. Kecuali kalau Tuhan ikut andil dan berkehendak, mereka pun angkat tangan.


Ais menyeka air matanya kasar, ingatannya terus saja tertuju pada Arion. Suaranya, ucapannya, sifatnya, bahkan kejahilannya.


'Ai, tunggu Abang kalau gak Shaka, ingat jangan kemana mana!'


'Kalau tidak bisa minta bantuan orang.'


'Ada lagi?'


Ais menghela napas perlahan, rasa sesak kembali menghampiri, dia masih tidak menyangka kalau Arion akan meninggalkannya dengan cara seperti ini. Padahal dulu Arion berjanji tidak akan pernah meninggalkannya.


'Aku janji gak bakalan ninggalin Ais, terimakasih roti isinya.'


'Bang Rimba janji gak bakalan ninggalin kamu Ai, cuma ke toilet sebentar oke.'


Ucapan Arion 12 tahun yang lalu, dan dua tahun belakangan ini kembali terngiang di dalam otak Ais. Pria itu mengingkari janjinya, pria itu ingkar janji.


Ais menekan dadanya sendiri, kedua kelopak mata itu terpejam tengah menikmati semilir angin yang ikut menerbangkan seluruh dukanya.

__ADS_1


Cintanya mati sebelum tumbuh, cintanya pergi sebelum menyadari, cinta itu ternyata ingkar janji.


"Selamat tinggal Bang Rimba. Jangan lupain Ais ya."


END



ARSHAKA



**ALZASKA



AISYA, HAYO YG TADI BILANG MIRIP CIMOY, BUKA LEBAR MATANYA


YUHUUUU PASTI PADA GAK RELA YA NOVEL INI TAMAT😭😭😭😭


MAU GIMANA LAGI, OTHOR MAU BUAT SQUEL PAK PENGHULU NIKAHI AKU NANTI JADI YA CARI MASALAH LAHπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ OTHOR KAN HIDUPNYA CARI MASALAH DI DUNIA PERHALUAN.


TAPI SETUJU GAK SIH KALAU DI BUAT SQUEL?


KALAU PADA SETUJU KOMEN YA, NANTI HABIS LEBARAN OTHOR UP DAN PASTI BAKALAN NGASIH PENGUMUMAN DI SINI, DI FB, IG, STORY WA JUGA. KEPOIN FB SAMA IG AKU YA


FB :Defri Yanti


IG: defri yantiHermawan17


TERIMAKASIH BUAT PARA READERSKU TERSAYANG SUDAH MAU MEMBACA NOVEL RECEHKU, SEMOGA KALIAN TERHIBUR DAN SELALU SEHAT DIMANA PUN KALIAN BERADA


SEE YOU DI CERITA YASMINE DAN SI JAFARπŸ˜‚πŸ˜‚


BABAYYYY MUUUUAAACCHH**

__ADS_1


__ADS_2