
"Loh, ada Dokter Eli?" seru Bunda Marwah dari arah samping rumah, sembari membawa beberapa ikat kangkung.
Wanita yang di panggil Dokter Eli oleh Bunda Marwah terlihat menoleh, senyuman kecilnya terbit. Dia berusaha menampilkan wajah biasa saja, walaupun sebenarnya didalam hatinya sedang tidak karuan.
"I-iya Bun," sahut pelan Elina.
Si dokter spesialis jantung itu segera meraih salah satu tangan Bunda Marwah, lalu menciumnya takzim.
"Ayo silahkan masuk!" ajak Bunda Marwah.
Elina mengangguk pelan, senyum di bibirnya terus saja terbit. Apa lagi saat melihat Bunda Marwah, melewati wanita yang tengah berdiri di ambang pintu dengan begitu saja. Elina menampilkan senyuman tipis, terkesan sinis pada si wanita, yang tidak lain adalah Cia.
Sementara Cia, dia hanya mengangkat sebelah alis, kala melihat senyuman sinis si dokter jantung. Ada apa dengan wanita ini? apa jantungnya sedang bermasalah? karena dia terkejut setengah mati, tiba tiba menjadi gila.
Cia mengedikan bahu tak acuh, wanita berdaster biru itu segera menutup daun pintu, lalu mengikuti langkah kedua wanita tadi kedalam.
🕊
🕊
🕊
__ADS_1
"Bagaimana kabar, Bunda?" tanya Elina lembut.
Bunda Marwah menyunggingkan senyum tipis, " Alhamdulillah, Bunda sehat! bahkan rasanya sehat sekali Dok." jawaban bersemangat Bunda Marwah, membuat Elina menyunggingkan senyuman masam.
"Silahkan di minum, Dokter." suara Cia, membuat kedua wanita beda usia itu menoleh.
"Oh iya, kenalkan ini Cici, istri Alkan. Sini Nak, duduk dulu." seru Bunda Marwah tiba tiba.
Bahkan Cia yang sudah berbalik, kembali menoleh pada sang Ibu Mertua. Cia menipiskan bibirnya, dengan yakin dia kembali mendekat, dan mendudukkan diri di sisi Bunda Marwah.
Sementara Elina, wanita itu terlihat menatap tak terbaca pada Cia. Bahkan senyum manisnya perlahan luntur, berganti dengan senyuman terpaksa.
"Ini Dokter Eli, dia yang selama ini mengobati Bunda." ucap Bunda Marwah.
"Hallo, saya Grecia. Istrinya Mas Al, terimakasih sudah mengobati Bunda saya selama ini, Bu Dokter menjalankan tugas dengan baik, saya salut sekali," ujar tenang dan santai Cia. Wanita yang sudah menyandang sebagai Nyonya Alkan itu, menatap berani pada kedua mata sang dokter.
Cia dapat melihat kalau wanita yang bergelar dokter di hadapannya saat ini, begitu tidak menyukai ucapannya tadi. Tapi apa ada yang salah, ucapannya benar bukan? dokter ini menjalankan tugas, lalu Cia harus berbicara apa. Apa Cia harus mengatakan, 'terimakasih sudah mencari kesempatan dalam kesempitan, selama mengobati Bunda saya'.
Tidak mungkin kan Cia langsung to the poin, bisa bisa sang Bunda nanti melotot padanya.
"Iya, itu sudah tugas serta kewajiban saya, untuk mengobati dan juga merawat Bunda." sahut tenang Elina.
__ADS_1
Bahkan sang dokter menampilkan senyuman tipis pada Cia, bahkan wanita itu terlihat menampilkan raut biasa saja, tidak terganggu dengan ucapan si Nyonya Alkan.
"Tentu saja itu kewajiban Dokter, Dokter kan sudah di sumpah. Jadi kalau Dokter lalai, berarti Ibu Dokter sudah melanggar kode etik. Jadi ya wajar bukan, kalau Dokter begitu telaten merawat Bunda saya." timpal Cia lagi.
Cia tidak bodoh, dia bisa melihat kalau si dokter ingin menunjukan padanya, kalau selama ini dirinya lah yang selalu merawat Bunda Marwah. Tapi, bukannya memang itu sudah kewajiban dia. Merawat pasien dengan sepenuh hati, bahkan semua itu sudah ada di dalam sumpah seorang dokter. Jadi menurut Cia, tidak ada yang spesial dari tindakan yang di lakukan oleh Elina.
"Tapi Dokter tenang saja, mulai sekarang dan seterusnya, sudah ada saya yang siap menjaga serta merawat Bunda selama 24 jam, dan lagi itu bukan bagian dari sumpah saya, pada bidang yang tengah saya geluti. Tapi kewajiban serta hak saya sebagai istri, Mas Alkan." lanjut Cia, membuat Elina terdiam.
Bahkan Bunda Marwah terlihat menatap pada anak menantunya, Cia yang di tatap pun menampilkan senyuman tipis, sembari mengusap lembut punggung tangan Ibu Mertuanya.
Sementara pria yang tengah berada di ambang pintu, sembari membawa sepiring combro, hanya menyunggingkan senyuman tipis tanpa di ketahui orang lain.
**HOLLA MET PAGI EPRIBADEH
GIMANA KABAR KALIAN HARI INI? SEHAT
OTHOR YANG GAK SEHAT, LUMAYAN AGAK GREGES NIH BADAN, DOAIN SEMOGA GAK KEBABLASAN YA
JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA
__ADS_1
SEE YOU NEXT PART MUUUAACCHH**