
Ruo mengikuti kelompok tetua Feng Suk,dan menikmati perjalanan daratnya. sesekali Ruo menjahili Xue, dan membuatnya merasa sedikit kesal.
"berhenti...... " perintah tetua Feng Suk, tiba tiba,lalu di ikuti oleh semua anggotanya tak terkecuali Ruo dan Xue.
Semua orang mendadak diam, dan bukan tanpa alasan.
Tak jauh di depan mereka,sebuah perkampungan kecil hancur, dengan mayat bergelimpangan tanpa ada yang mengurus.
Tetua lalu menatap Ruo sekejap kemudian sedikit menundukkan wajah... Ruo seperti tanggap dengan sikap yg di tunjukkan tetua Feng Suk, Ruo pun beralih wajah kesemua anggota tetua Feng Suk.
Ruo mendekat pada Feng Suk,memegang pundaknya dan menatap wajah tak berdaya nya.
"Jadi ini yang mereka perbuat, selain mencariku" tanya Ruo pada Feng Suk
"mmmm..... " Feng Suk mengangguk pelan.
"haaahhhh........ " Ruo membuang nafas, lalu kembali menatap semua anggota yang dengan sikap menundukkan wajah.
"elem tanah..... "
Bammmmm......
ereggg.... ereggg g... erwggggg..
tanah di guncang,retak dan cekung, satu perkampungan seketika terkubur bersama. semua mayat yang bergelimpangn sebelumnya.
Hal itu, membuat kaget semua anggota tetua Feng Suk., sekaligus kagum, mereka menyaksikan bagaimana Ruo menggunakan elemen tanahnya untuk mengubur semua mayat.
Setelah semua selesai Ruo kembali mendekat pada Feng Suk.
"maaf tetua Feng,,, seprtinya,junior akan menunda kunjungan ke sekte Tombak Langit bersama tetua..... " Ruo masih menatap tetua Feng.
"mereka yang menjadikan namaku sebagai alasan untuk kekejian mereka...aku pun dengan namaku, akan memberikan kekejian yang sama, rasa takut yng sama, teror yang sama, dan kekacauan yang sama pada mereka...."
"Dan semua senior,,,, juga anda tetua,,,, jika ada di antara kalian yang ingin melibatkan diri, menumpas sekte aliran hitam,Junior akan sangat senang" ucap Ruo dengan tegas....
semua pasukan saling pandang,,, lalu menganggukkan kepala mereka....
"uuuurrrrrraaaaaaaa.... uuurrraaaaa"
Semua berteriak lantang, dan setuju untuk terlibat dalam misi dadakan Ruo.
sementara, Tetua Feng, seperti masih bingung.
"bagaimna dengan mu tetua... "
"mmm..... baik,,, aku akan ikut terlibat,,, dan pula, aku sudah sangat muak dengan kelakuan sekte aliran hitam, yang selalu semena mena" Tetua Feng merasa yakin dengan keputusanya.
"Jika semua sudah sepakat,,, baiklah.... kita mulai dari awal,,, Junior akan menamakan kelompok kita ini dengan nama,,,, Kelompok Serigala angin,, bagaimna"
"uuurraaaa.... uuurraaaaa... uuurrraaa"
Tujuan beralih haluan,,, Ruo memberikan semua orang pil terobosan dan air inti spiritual yang sudah di campur dengan tanaman herbal lainya... kini Ruo seprti memiliki pasukan tempur kecil yang berjumlah 150 orang,di saat semua anggotanya fokus berkultivasi,,, Ruo dan Xue sibuk menghapal nama setiap anggotanya.
hari hari Ruo dan Xue, mereka isi dengan berburu, berlatih dan berkultivasi sambil menunggu semua pasukan Srigala angin menyelesaikan kultivasinya.
Xue menghabiskn waktunya untuk melatih mengendalikan dn menyempurnakan tiga elemenya, yaitu petir, air dan angin.
__ADS_1
Satu bulanpun kembali berlalu,,, kini, semua pasukan Srigala angin memiliki ranah kultivasi kaisar suci tahap puncak... dengan Tetua Feng, yang berada di Dewa Bumi Awal.
Kekuatan yang mumpuni bagi pasukan dengan jumlah yang terbilang sedikit.
"sekarang,,, kalian ganti senjata kalian dengan senjata ini.... "
whuuuuusssssss.........
Ruo mengeluarkan senjata tingkat langit dari cincin ruang nya, dan membaginya ke semua anggota pasukan Srigala Angin.
"Kalian sudah layak di katakan pasukan Srigala Angin, sekarang..... "
"Salam pada pemimpin muda dan Nona muda.... " semua anggota melakukan peradatan pada Ruo dan Yao Xue.
"Sudah..... kalian tidak seprti itu senior.... ingat, sampai kapanpun,,, tetua kalian semua adalah Tetua Feng Suk,,, apa semua senior mengerti.... "
"mengerti pemimpin muda.... " semua kembali berteriak.
"Sekarang,,,,, adalah saat bagi pasukan Srigala Angin, mengambil peran untuk menumpas sekte aliran hitam.... "Ruo berucap lantang.
" Urrraaaaaa....... uuurrraaaaaa"
wweeeeessssssss...............
Pasukan Srigala Angin melesat terbang, dengan tetap Tetua Feng Suk, yang memimpin jalan, karna perintah Ruo.
"Tetua,,, pimpin jalan menuju sekte aliran hitam yang terdekat"
"emmm.... baik pemimpin"
Xue yang berada di samping Ruo, merasa kagum dengan kakaknya.
"emmm..... "
"Srigala Angin,,, aku perintahkan, jangan ada satupun yang kalian biarkan hidup,,, karna mereka pun berbuat demikian,,, apa kalian sanggup.... "
"sanggguuuuuuuppppp..... "
"Sekarannngggggg..... seraaaaannng"
Chiuuuuu....... Booommmmmmmm
Booommmmmmm........
Boooommmmmmmmmm.....
pasukan Srigala Angin, langsung memborbardir sekte rumput hitam meski belum menginjakkan kaki mereka.
"ada seraaaannnggggaaaaaannnn"
teng... teng.... teng ggg....
Booommmmm,,,, duaaarrrr... duaaaarrt
pos ke amanan langsung di ledakan oleh pasukan Srigala Angin.
wussssa......
__ADS_1
buakkk... buaakkkk.... duaarrre....
sreeettttt...... sllaaassahhhhhh....
Demmmmm..... Demmmmm...
Blammmmmm.......
pasukan Srigala Angin mengamuk,,, mereka mengendalikan senjata dengan energi untuk menyerang musuh yang masih berjarak sepuluh sampai lima belas meter,,, semua pasukan Srigala Angin,,, menerobos benteng sekte setelah Ruo menghancurkanya,, ketika serbuan datang dari ribuan anggota sekte Rumput hitam,,, Yao Xue akan menyambarkan elemen petirnya, yang kemudian di teruskan dengan Tetua Feng, beserta pasukan Srigala Angin,yang membabad mereka saat tubuh mereka tersambar energi petir.
Ruo sendiri tak kalah sengit,,,ratusan orang terlempar dan menjadi kabut darah manakala setiap kali dia menyabetkan pedang pembelah langitnya....
"Pasukan Srigala Angin,,,,, mulai hari ini,,,,, puaskan dendam kaliaaaaaannn"
Ruo berteriak memprovokasi pasukanya agar lebih kejam.
"uuurrrraaaaaaaaaaaaaaaaa....... "
chiiuuu.......
demmmmmmm........
Boooommmmmmmmmmm......
"pemimpin,,, tetua dan patriak mereka datang... " triak salah satu pasukan.
gempuran dan pertarungan semakin sengit dan sengit.....
"Bajingan dari mana kaliannnn"
"jangan banyak bacot,Kau,,,calon mayat,,"
swuuuuussssss
Boooommmmmm
Tetua Feng Suk menyerang tetua rumput api,,, seranganya mampu di hindari, dan terjadilah duel tiga lawan satu,,, meski begitu.... tetua Feng sama sekali tak merasa takut dan gentar.
Feng Suk, menghindari setiap sabetan senjata dan serangan energi musuh musuhnya....namun dia tak mau kalah memberi serangan setiap kali dia hendak menghindar.
Bommmmm.......
satu tetua terkena serang Feng Suk, dan jatuh,,, di bawah sudah bersiap pasukan Srigala Angin yang menyambut tubuhnya....
Sreeettttt.........
pasukan Srigala Angin, langsung memisahkan kepala dari tubuhnya.
"Babad habis sekte sialan ini..... "
"uuurrraaaaaaa....... "
kebringasan pasukan Srigala Angin, benar benar makin menjadi,,, setiap musuh yang menjadi korban kebringasan mereka, tak ada tubuh korbanya yang utuh.....
Benar benar seperti Srigala...........
Ruo tidak salah memilih pasukan,,,,
__ADS_1
Mereka yang dulu hanya bisa menyimpan dendam,, kini di puaskan karena memiliki kekuatan.
.........................