
Di dalam ruangan yang sangat luas itu, hanya ada keheningan,bahkan,,,, jika ada sebuah jarum terjatuh pun, suaranya akan terdengar jelas.
Ruo menjadi bingung, mendapati situasi seprti itu, dia menoleh Yao Sheng, yang kini hanya menunduk setelah mendengar penyampaian Ruo.
"eeee...... "
Ruo hendak bicara, namun urung, karna enggan dan ragu... akhirnya dia memilih menunggu siapapun yang mau memulai pembicaraan.
Beberapa menit setelah Ratu Yao berfikir,, wajahnya kembali menatap Ruo.
"anak muda,,, aku akan memuaskan rasa penasaran mu,,, tapi sampaikanlah semua yang kau ketahui ttg keduanya" Ratu Yao pun akhirnya meminta Ruo menyampaikan informasinya..
"" Begini Ratu,,, awal aku bertemu saudara Yao Wendhi ketika........... "
Ruo pun mulai menceritakan ttg awal pertemuanya dengan pangeran Yao, ttg kerjasama dan melawan invasi bersama, sampai kepergian seluruh Ras Yao dari daratan Zhuren..
Selesai dengan informasi pangeran Yao,, Ruo pun kembali menceritakan yang kali ini ttg sosok Yao Ming,,, Ruo menyampaikan pertemuanya dgn Yao Ming, adalah ketika di penjara bawah tanah dan menjadi tahanan pasukan bertopeng yang di pimpin Tao.
Semua Ruo sampaikan dengan detail, tanpa ada yang di sembunyikan.... Raut wajah semua orang berubah ubah, ketika mendengarkan cerita Ruo.
"Jadi..... anakku memimpin peperangan melawan puluhan juta musuh" Ratu Yao merasa sangat kagum dengan prestasi yang di torehkan oleh anaknya.
__ADS_1
"Benar Ratu,,,, karna konstribusi saudara Yao Wendhi beserta pasukanya,,, kami dapat memukul mundur pasukan musuh"
Ratu Yao, meneteskan airmata karna bangga,terkesan sekaligus bersyukur,anaknya memiliki nama besar, meski berada di alam yang lebih rendah.
"Anak muda,,, siapa namamu" Ratu Yao, akhirnya mengakui sosok Ruo dan menanyakan namanya.
"Nama Junior,,, Ruo, Ratu... Jiang Ruo" Ruo menangkupkan tangan sekali lagi.
"Ji... ang.... " Ratu bergumam pelan.
"nak Ruo,,, apa kau berasal dari sekte Jiang" tanya Ratu Yao
"Lupakan.... sekarang,aku akan mengatakan siapa itu Yao Ming... " ujar Ratu Yao,yang kemudian memasang wajah serius.
Ratu Yao lalu menceritakan sosok Yao Ming, pada Ruo.... tak ada yang di sembunyikan oleh Ratu Yao.
"Raja yang di perbudak... " gumam Ruo, setelah mendengarkan cerita Ratu Yao Yeyen tentang Yao Ming.
"Ratu.... jadi benar, yang menurut senior Ming,kekuatanya di segel,,,ternyata merupakan segel iblis.. "
"ya nak Ruo,,,, karna alasan itu pula, Ming Gege memilih mati daripada menjadi alat bagi iblis untuk mengorbankan kaumnya sendiri.... tapi siapa sangka,,, nak Ruo datang, dan mengatakan kalau Ming Gege masih hidup" ucap Ratu Yao Yeyen.
__ADS_1
"Namun,,, aku sekaligus menjadi curiga,,,, tidak mungkin iblis membiarkan Ming Gege hidup tanpa hal lain yang mereka rencanakan... "
"Tapi biarlah..... hal itu biar menjadi urusan kaum Yao, nak Ruo tak perlu ikut memikirkan hal itu" bujuk Ratu Yao.
"Nak Ruo,,, sementara kau tak ada tujuan, tinggallah selama yg kau mau di istana ini" Ratu Yao menawarkan...setelah semua cerita yang dia sampaikan.
"Terimakasih Ratu,,,, jika di perbolehkan, aku akan tinggal di kediaman senior Yao Sheng, saja"
"eh..... " Yao Sheng kaget dengan permintaan Ruo pada Ratu, yang meminta tinggal di kediamanya.
"Bagaimana dengan mu, Sheng" Ratu menatap tenang pada Yao Sheng
"tentu Ratu,, tentu.... dengan senang hati" Yao Sheng menjawab cepat.
'aissss....ada ada saja' pikir Yao Sheng.
"baiklah,,, sekarang, istirahatlah..... Yao Sheng, sementara selama Nak Ruo berada di sini,,, tugasmu aku ganti untuk memenuhi semua kebutuhan Ruo" Ratu memerintah,,,, dia berfikir ttg hubungan yang terjalin antara pangeran Yao Wendhi dan Ruo... dan juga sebagai rasa terimakasih karna memberikan informasi yang selama ini sangat ingin dia ketahui......
Ruo dan Yao Sheng pamit mundur,pada Ratu,,,, keduanya pergi ke kediaman Yao Sheng.
.....................
__ADS_1