Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Melatih Yao Xue


__ADS_3

Langit siang itu sangat cerah,warna biru terang menghampar seluas mata memandang,angin meniup pelan menerpa tubuh yang di penuhi keringat.


Di bawah terik,,,Dua insan berbeda jenis sedang berlatih seni beladiri,dan ke ahlian lainya.


"Adik Xue,,, kenapa setiap kali memukul, dua jarimu tak mengepal... "


"Kakak.... Kakak kan yang bilang,, kalo dalam bertarung itu butuh taktik"


"Iya.... Tapi, yang namanya pukulan,,, tentu kelima jari mengepal,,,, "


"Huuhhhh.... Kakak ini tidak tau fungsi nya,kakak tau kan, tangan Xue tidak sebesar tangan kakak"


"Mmm.... Lalu"


"Kalo pukulanku tak kuat, maka dua telunjuk jari ini gunanya untuk mencolok matanya"


"Aiisssss..... Terserah adik saja,,, yang penting kuda kuda harus benar,,, ingat itu"


"Siap ka,,, " Xue sigap menjawab.


Keduanya melanjutkan latihan, dan tidak tau kalau dari jendela belakang rumah,,, Yao Sheng dan Yao Tien,sedang tersenyum senang melihat mereka.


"Entah mengapa,,, gege ingin Ruo'er tinggal di kediaman ini selamanya" Yao Sheng seperti berharap.


"Ya Gege,,, lihatlah kedua anak itu,,,, mereka begitu riang,dan terlihat sangat senang,,,, terlebih, Xue'er... Yang selama ini sangat ingin memiliki saudara"


"Demikian juga dengan Ruo'er... Menurutnya,,, dia tidak memiliki adik atau kakak, dan hanya hidup berdua dengan pamanya"


"Sudahlah,,Mari kita kembali ke ruang depan... Jangan sampai keduanya tau, kita melihat latihan dan mengganggu mereka" Ajak Yao Sheng pada istrinya.

__ADS_1


Di ruang tamu, Yao Sheng dan Yao Tien kembali berbincang......


"Tien'er... Menurutmu, apa sebaiknya gege katakan situasi di luar wilayah Yao pada Ruo'er" Yao Sheng meminta pendapat pada istrinya.


"Tentu gege,,, bagaimanapun,nak Ruo memiliki tujuanya sendiri... Seperti apapun situasi di luar sana, adalah hak nak Ruo untuk tau"


"Yaahhh.... Gege juga berfikir seperti itu,hanya..... Sebagai seorang ayah, yang melihat anaknya sllu riang dan bahagia saat bersama Ruo'er, gege jadi sedikit egois... "


"Itu adalah hal yg wajar Gege,,,, namun,setidaknya anak gadis kita tau,,, sekarang dia memiliki seorang kakak"


"Emmm.... Kau benar Tien'er,,,, baiklah, aku akan menyampaikan informasi situasi di luar wilayah pada Ruo'er... " Yao Sheng kini merasa yakin,,, karna istrinya mendukung keputusanya.


"Siapkanlah makanan,,, nanti setelah makan,gege akan berbicara dengan Ruo'er" Pinta Yao Sheng, dan di turuti Yao Tien.


Selesai menyiapkan makanan, Yao Tien meminta Xue dan Ruo untuk istirahat dari latihanya,menyuruh keduanya untuk membersihkan diri masing-masing, lalu makan bersama.


Selesai makan, mereka tak langsung meninggalkan meja makan,karna permintaan Yao Sheng.


Yao Sheng, kemudian menyampaikan informasi yang dia dengar dan ketahui pada Ruo.....


"Jadi,,, Ruo'er, di jadikan alasan penyebab mereka membuat kerusakan di wilayah ras manusia,,,, "


"Yaa..... Itulah yang paman ketahui Ruo'er"


Ruo terdiam,,,memikirkan berbagai hal, matanya terpejam untuk menenangkan diri,,, sementara yang lain hanya menunggu keputusan Ruo.


"Paman,,, Ruo sudah memiliki keputusan,,, dan keputusan Ruo adalah,, Ruo'er akan melenyapkan setiap sekte, yang menjadikan Nama Ruo'er sebagai alasan mereka membuat kerusakan"


"Heeeee... Hhhh.... " Yao Sheng mbuang nafas.

__ADS_1


"Sudah kuduga kamu akan mengambil keputusan itu...... "


"Ya paman,,, tapi sebelum itu, aku ingin adik Xue menjadi kuat, dan jika paman dan bibi Sheng mengizinkan,,, Ruo'er akan membawa adik Xue bertualang" Tegas Ruo.


"Apaaaaaa" Yao Sheng dan Yao Tien kaget mendengar permintaan Ruo.


"Adik,,, apa adik mau ikut dengan kakak" Tanya Ruo pada Yao Xue,yang tak mengindahkan paman dan bibi Sheng.


"Emmm.... mau kak,, Xue mau ikut bertualang dengan kakak... " Jawab Yao Xue senang dengan ajakan kakaknya.


"Ruo'er,,,, kau harus memikirkanya matang matang,,, jangan sampai Xue'er, justru akan merepotkan mu,, nak" Ucap Yao Tien.


"Tidak bi..... Bibi nanti akan tau sendiri setelah Adik Xue selesai berlatih,,,,, " Jawab Ruo dengan yakin.


"Baik.... Kami percaya padamu nak Ruo"tutur Yao Tien.


Hari itu, mereka menghabiskan waktu dengan perbincangan,,, Ruo menceritakan semua hal ttg jati dirinya pada paman, bibi dan adik barunya.


Ruo merasa bersukur, mengenal keluarga Sheng,yang sudah dia anggap keluarga sendiri....


Ke esokan harinya,,, Ruo dan Yao Xue, pamit untuk berlatih, selama tiga bulan..


Ruo pun menitip pesan untuk Ratu Yao Yeyen pada Yao Sheng, karna biasanya setiap minggu,,, utusan dari istana, akan berkunjung, sekedar menanyakan kabar dan keperluan Ruo.


Sesudah peradatan,,, Ruo menyelimuti Yao Xue dengan elemen angin, dan membawanya melesat terbang....


"Aissss....... Apakah ini rasanya berpisah " Keluh Yao Sheng dengan kepergian anak gadisnya.


"Yaaaa..... Memang seperti itu Gege,, makanya,,,lain kali, jangan terlalu lama bertugas, kalau Gege tau rasanya di tinggal,,, hehehee" Yao Tien, menggoda suaminya sambil memeluk lengan Yao Sheng.

__ADS_1


"Kita tunggu sampai tiga bulan.... " Ucap Yao Sheng,dan memilih mengajak istrinya kembali masuk ke kediamannya.


............................


__ADS_2