Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Leburnya Duri Landak


__ADS_3

Di sisi lain,pertarungan Jiang Ruo dan Lian Shen,berlangsung lebih sengit.


Lian Shen, yang memiliki basis kultivasi di ranah bintang raja tahap puncak,lebih tinggi dua tingkat dari ranah kultivasi Ruo yang berada di tahap awal ranah bintang raja,lebih merasa sangat percaya diri.


Ke ahlian Lian Shen juga bisa di katakan lengkap!! hanya saja Lian Shen kalah dalam penguasaan element yang hanya memiliki dua element yaitu air dan api.


"Aku ingin membuktikan diri, apakah semua informasi ttg mu itu benar?! " Lian Shen, menerima informasi ttg semua hal mengenai pemuda yang kini menjadi lawanya, merasa tertantang untuk membuktikan hal yang dia ketahui.


Baginya yang seorang dewa dgn ranah Bintang raja tahap puncak, adalah sebuah penghinaan jika sosok spertinya di setarakan dengan seseorang yang berada di bawah ranahnya, terlebih sosok itu hanya ras manusia.


Jiang Ruo menarik sudut bibirnya,seraya sedikit memainkan pedang taring neraka.


"Dewa egois sepertimu, harusnya memiliki tujuan yang lebih besar, dari pada mati sia sia di tangan ku,hanya untuk sebuah pembuktian!!! "


"Kau semestinya berada satu meja dengan keparat Di Shen,dari pada mengurusi alam yang berada di bawah kaki keparat itu!! "


"Atau jangan jangan, kau memang di anggap tak layak, bahkan untuk menyiapkan teh si keparat itu?? " Jiang Ruo mencoba memprovokasi Lian Shen.dan nyatanya itu berhasil membuat wajah Lian Shen merah padam menahan amarah.


"Bocah!!!sepertinya, perkataan mu lebih layak kau gunakan sebagai senjatamu daripada pedang mainan mu itu?!! "

__ADS_1


Swooooosssssss............


Lian Shen melesat dan langsung memberikan serangan mematikan pada Ruo.


Kecepatanya benar benar tak terlihat oleh mata biasa,terlebih,,, kekuatan Lian Shen bukan kaleng kaleng.


Setiap gerakan Lian Shen, di barengi dengan energi penekanan, yang akan membuat lawanya kepayahan hanya dengan merasakan penekanan trsbut.


Beruntung,Ruo sudah mengantisipasi hal itu, dengan formasi segel yang di kususkan untuk melindungi dirinya dari energi penekanan musuh manapun.


"Bocah!! aku akan mengadu teknik berpedang denganmu!! " Tantang Lian Shen.


Keduanya jual beli serangan dengan inten,benturan senjata dari keduanya menciptakan percikan cahaya menyilaukan di atas langit.


Keduanya tak tersentuh oleh senjata lawanya saat ini, karena keahlian dan fokus keduanya dalam pertarungan benar benar pada konsentrasi tingkat tinggi.


Setiap tebasan dan ayunan pedang dari keduanya terlihat melambat oleh mata masing masing, hingga mudah bagi Ruo dan Lian Shen,berkelit dari bilah pedang yang mereka mainkan.


Ruo menjadikan serangan jarak dekat Lian Shen sebagai kesempatan dan...

__ADS_1


"Duri semesta.....!!! "


BAAAAMMMMMMMMMM........


jutaan Duri landak semesta mengurung tubuh Lian Shen,menekannya dengan kekuatan energi.


Namun Ruo harus merasa heran, karena tak ada satupun dari jutaan Duri landak semestanya dapat menusuk tubuh dari Lian Shen.sebaliknya.....


BLAAAAAARRRRRRRRR.............


Kekuatan element Api dewa Lian Shen, membakar dan meleburkan jutaan Duri landak semesta menjadi abu.


"Apaaaa???? " Ruo tertegun sekaligus terkejut dengan kekuatan element api Lian Shen yang sanggup meleburkan semua Duri semestanya.


"Kenapa bocah??? apa kau pikir, aku akan terluka oleh tusuk gigi mu itu?? hahahahaaa....... kau sungguh naif!! " Ucap Lian Shen, menertawakan senjata andalan Jiang Ruo.


"Pertarungan kita bahkan belum layak di katakan sebagai pemanasan dan lebih baik kau bersihkan leher mu itu sekarang, agar tidak mengotori pedang ku nanti!! "


Jiang Ruo masih dalam keterkejutanya,dia mulai mengakui bahwa dewa Lian Shen lebih kuat dari Bao Fang.

__ADS_1


Dengan penilaianya tersbut,Ruo mulai memikirkan cara agar dirinya dapat melumpuhkan Lian Shen.


__ADS_2