
Ruo masih menatap Cakram Guang yang berputar sangat kencang menahan energi kekuatan pedang Zi Shen.....
"Booommmmmmmmmm" kembali terjadi ledakan, akibat benturan dua kekuatan.
tak berselang lama,, Zi Shen di buat kaget, mendapati serangannya ternyata di tahan oleh sebuah cakram emas.
Zi Shen menambahkan energi pada seranganya,mencoba menekan cakram Guang,,,,,,, sayangnya,cakram Guang terlalu kuat bagi serangan Zi Shen.
Ruo berdiri, dia mengusap darah di pinggir bibirnya,, matanya mencari cari, di antara milyaran pasukan,,, namun tak dapat dia lihat pemilik cakram Guang trsb.
"" aaahhahahahahahahaaa"
"Saudara..... apa kau merindukan saudara tertampanmu ini... "
"ahh.... itu sudah pasti bukaaaannn... "
sebuah suara yang sangat di kenal Ruo, terdengar di telinganya...
"wu.... wu.... Ji... "
"jenggg.... jeeennnng.. jeennnggg,,,,,tebakan anda benar,,,,selamat, anda mendapatkan poin dari misi menebak si paling tampan ini.... heheheeee"
whuuuuussssssss......
dan memang benar,,, dia adalah Wuji,shabat Ruo.
Wuji melesat dan berdiri di samping Ruo,lalu menepuk pundak Ruo.
"eehhh..... Pak tua sialan, boleh aku meminta jedah waktu,,,, si tampan ini ingin berbicara dengan saudara yg tersesat ini" Wuji menatap Zi Shen,memintanya mengulur waktu.
"Bangsaatttt,,,,, kau pikir ini,lelucon bocah sialan" Zi Shen, sangat marah dengan ucapan wuji, dia kembali menyerang ke arah keduanya.
"duaaaarrrr.... duuaaaarrr... duuuaaarrr"
berkali kali, Zi Shen menyerang wuji dan Ruo, dengan berbagai teknik dan kekuatan energi, namun.... cakram Guan selalu dengan mudahnya menangkis setiap serangan Zi Shen, bahkan pergerakan Zi Shen, dapat di ikuti oleh cakram Guang, yang seperti memiliki kesadaran sendiri.
"saudara,, bagaimna kau bisa sampai di benua Zen ini.... " tanya Ruo, sambil wajahnya menatap Zi Shen, yang tengah sibuk dengan cakram Guang.
"tetntu saja dengan terbang.... saudara" cletuk Wuji.
"kau tau sendiri,,, aku tak bisa berenang, bukaannn"
"aiiisssss....... maksudku,,,, "
"sudahlah,,,, nati kita bicarakan, saudara yang lain juga sedang bersenang senang dengan pertarungan mereka" ucap wuji, memotong perkataan Ruo.
"baik..... kita urus tua bangka keparat itu dulu... " tegas Ruo.
"emmmm...... " wuji mengangguk.
__ADS_1
"saudara,,,,, kau ingat pertarungan kita dengan spirit beast Laba-laba tingkat 8,dulu...." tanya Wuji
"eeee..... ya,,, aku ingat,,, kenapa saudara" Ruo penasaran.
"Mata langit keparat Zi Shen ini, hampir persis dengan keahlian Laba-laba yang waktu itu,,,,, " tutur Ruo.
"aku melihat sekilas pertarungan saudara tadi,,,, kecepatan saudara tak berarti apapun di depan seseorang yang memiliki mata langit keparat itu,,,, jadi aku berspekulasi,,, bahwa mata langit memiliki fungsi yang sama dengan ke ahlian beast Laba-laba,yang tak bisa di lawan dengan kecepatan" keduanya memikirkan cara untuk bisa mengalahkan Zi Shen.
"cincin angin..... yahhhh... cincin angin,,,, kita kurung dia dan menekanya dengan elemen api" ucap Ruo dengan gagasanya.
"yoyoooiiii,,,,,, mari kita mulai saudara,,,, aku tak sabar, ingin mencabut jenggot si tua keparat itu... " Wuji mulai geram.
"cakram Guang....... kekangan langit... "
whhhuuuuuuuunnnnnngggggg
Wuji segera mengendalikan cakram Guang yang masih menghalangi pergerakan Zi Shen.
Buuzzzzz.... Buuuzzzzzzz....
cakram Guang menduplikat diri, menjadi ratusan cakram, dan mengelilingi Zi Shen.
"Bangsat,,,,, hadapi aku secara langsung, bocah keparat..... " Zi Shen, mengumpati Ruo dan Wuji, dia sangat geram dengan cakram Guang, yang sllu mengunci pergerakanya.
"jurus lembah angin,,, cincin angin,,,, heeyyyyaaaaaa""""
Ruo membentuk pusaran energi dari elemen angin dan di gabungkan dengan jurus cincin angin, lalu Ruo arahkan pada Zi Shen, yang masih terkurung kekangan cakram Guang......
"kaliann.... benar benar bocah keparaaaaattttt"
Heeeeyyyyyyaaaaaaaaaa............
Zi Shen, tak ingin menyerah, dia mengeluarkan berbagai ke ahlian dan kekuatan energinya, untuk menghancurkan formasi kekangan cakram Guang
Demmmmmmm.........
Duummmmmmmmmmm..........
Blaaaaammmmmmmmmmmm
Boooommmmmmmmmmmm..........
Zi Shen, menyerang ke segala arah, dia mulai di buat frustasi oleh cakram Guang....
glegeerrrrrr...........
wwhhuuuunnnngghh......
wwwhhuuuuuuuussssssssss........
__ADS_1
Blaaaaaaaaarrrrrrrrrrr...........
belum juga Zi Shen lepas dari formasi kekang cakram Guang,,,, jurus cincin angin kembali melapisi kekangan cakram Guang dengan elemen angin milik Ruo.......
Zi Shen, melesat ke berbagai arah, namun cakram Guang selalu menghadang setiap pergerakannya,,,,
jika bukan karna ke ahlian mata langit yang di milikinya,,,, sudah tentu, Zi Shen akan dengan mudah di atasi oleh cakram Guang.
"Saudara,,,, sekarang..... " teriak Wuji.
"Duri landak..... "
Blaaaaarrrrrr............
duri landak menyatu dengan pusaran cincin angin...
"pesona angin....... gravitasi angin..... "
buzzzzzz.............
Ruo mengeluarkan jurus yang sangat jarang dia gunakan,,, jurus gravitasi angin, adalah jurus tekanan yang membuat lawan akan sangat sulit bergerak karna beban dari tekanan grafitasi yang di timbulkan oleh elemen angin.
"Deeeggggghhhhhh"
Zi Shen, yang merasakan medan gravitasi menekan pergerakanya sangat kaget,,,, dia langsung merasakan kepanikan.
"bajingan,,,, bocah ini ternyata memiliki medan gravitasi angin"
gumam Zi Shen, yang sekuat otaknya di memikirkan cara agar lepas dari berbagai teknik yang mengurungnya.....
Ruo dan Wuji, melihat pergerakan Zi Shen yang melambat, tak mau membuang kesempatan....
namun sebelum keduanya akan mengeluarkan serangan puncak...... ratusan Ribu bola energi dengan kekuatan besar, melesat ke berbagai arah,,,yg juga mengarah pada Ruo dan Wuji.
Chiiuuuuuuuuuuuu............
Boooooommmmmmmmmm...........
bola bola energi itu,,, menghantam Ruo dan Wuji,,juga menghantam pasukan aliansi,Ling,,, Zi, Dan pedang angin.
untungnya Ruo dapat menahan serangan bola energi itu dengan tameng naga dan pedang pembalik langit.
Ruo menatap asal dari serangan energi itu,,,, dan dia menyadari sesuatu.....
"Jing Yu...... "
gumam Ruo, yang ingat pada ikan raksasa milik Zi Shen.
................................................
__ADS_1