Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Berfikir Surga Dapat Neraka


__ADS_3

Swooossss........


Jiang Ruo akhirnya kembali dari latihan tertutupnya.


Pemuda tampan penuh karisma itu,tak menemui siapapun kecuali kedua orang tuanya.


"Ayah? ibu? " Ruo menyapa kedua orang tuanya yang tengah duduk di suatu taman.


Kedatangan Jiang Ruo membuat keduanya senang,terlebih,,, putra mereka bertambah kuat setelah melakukan latihan tertutup.


"Bagaimana pelatihan mu, Ruo'er?? "


"Semuanya berjalan lancar, Bu!! "


"Baguslah, kalau demikian!! ibu turut senang dengan pencapaianmu!! "


"Terimakasih Bu! "


"Mm... ayah juga demikian,ikut senang dengan oencapaianmu saat ini,,namun jangan pernah berbangga dengan pencapaian kecilmu, putraku!!!"


"Ruo'er akan mengingat pesan ayah!! "


"Ya sudah!! mari kita nikmati teh buatan ibumu, selagi hangat!! "bujuk Jiang Kun pada putranya.


Namun,,, kebersamaan mereka pupus, tatkala Qian cs datang ke tempat mereka.


" hohohoooo...... Paman ayah?? apa paman ayah melupakan kami?? "


Jiang Kun langsung menggelengkan kepala melihat kelakuan WuJi yang datang tiba tiba bersam saudara yang lain.


"Kalian duduklah!! Paman tak perlu menjawab ucapan Ji'er bukan?? " tutur Jiang Kun.


Jiang Ruo yang melihat kedatangan saudara saudaranya pun merasa senang,dan menyapa mereka lalu mengmbil tempat duduk mereka masing masing.


"Benar saudara!! "Jiang Ruo membela ayahnya.


"" Sekalian,,, ada suatu hal yang ingin aku sampaikan pada semuanya" Sambil mengambil Enam gulungan dari cincin ruang, dan membagikanya masing masing pada Qian cs.


Qian cs menerima gulungan dari Jiang Ruo,,


"Saudara Ruo?? apa ini?? " sambil mengecek gulungan itu,Zhan san menanyakan benda itu pada Jiang Ruo.


"m.... itu adalah kitab yang berisi suatu teknik, pemberian senior Long untuk kalian!! " tutur Jiang Ruo.


"Senior Long menghadiahkan nya sebagai bekal saudara untuk melatih semua pasukan yang kini berada pada komando saudara sekalian" Lanjut Ruo menjelaskan.


"Hehehee,,,, senior Long tau saja, kalau kita memang memerlukanya"sahut WanLi.


" Ya,,, terlebih!! kita akan segera pergi ke alam dewa tingkat dua"


"Dan hal ini juga yang perlu aku bicarakan dengan semuanya! " ujar Jiang Ruo.


Mendengar penyampaian dari Jiang Ruo,, Qian cs mengubah sikap mereka lebih serius.


"Kami mendengarkan Saudara?! " ujar Qian Qin.

__ADS_1


"Fiuuuhhh,,,, " Ruo membuang nafas perlahan sebelum akhirnya berkata...


"Di alam dewa tingkat dua,, kita akan berpencar untuk merangkul Sekutu lebih banyak, dengan mereka yang memiliki ke inginan yang sama untuk melawan Zhuxian Di Shen"


"Artinya,,, masing masing dari kita akan menapaki perjalanan yang berbeda dgn cara yang berbeda pula"


"kita akan tetap berkomunikasi dengan cara yang sama!!! "


"Namun khusus untuk Adik Yao Xue dan Yao Wendhi,,,??? " Jiang Ruo mengarahkan matanya pada kedua Yao.


"aku mendengar,, di alam dewa tingkat dua,terdapat banyak sekali binatang monster dan lainya"


"Jika Adik Yao tidak keberatan!! mulailah membentuk pasukan dari kekuatan mereka?? " tutur Ruo.


Yao Xue dan Yao Wendhi mengangguk,, pasangan suami istri itu merasa senang, karena mendapatkan tugas kusus dari Jiang Ruo.


Mereka merasa, bahwa kali ini mereka akan dengan lebih berperan dalam aliansi.


"ee.... saudara??? lalu bagaimana dengan Senior Zao Xun?? " tanya Liu Bai


"Senior Zao??? aku rasa dia memiliki rencananya sendiri " jawab Ruo.


"Selanjutnya??? kapan kita akan pergi ke alam tersebut" ucap Bai Huang


"Minggu depan"


"Maka dari itu!! bersiaplah mulai dari hari ini!!karna urusan kita di alam dewa tingkat satu ini telah selesai"namun, pandangan Ruo baralih pada Xin Hu dan Liu fei, keduanya trlihat seperti memikirkan sesuatu.


" saudara Hu dan saudari Fei?? apa ada hal yang membuat kalian cemas?? "tanya Ruo


"Saudara?? jika kita tinggalkan alam dewa ini?? bukankah sama saja dengan memberikan peluang pada Ras iblis?? "tutur Xin Hu menyampaikan pendapatnya.


" Tidak Saudara Hu!!! jikapun kita pergi dari alam ini?? artinya... mereka sudah kehilangan minat lagi pada alam ini"ucap Ruo


"ee... itu?? "Xin Hu sedikit bingung dgn maksud Ruo.


" Saudara Hu?! mungkin kita semua berfikir, bahwa alam ini lebih bagus dan lebih unggul dari semua yg ada di alam iblis?? "


"Tapi ketahuilah, bahwa pikiran itu adalah salah!? "


"Selama ini kita di tipu oleh wujud yang mereka tampilkan, hingga pikiran kita membayangkan tentang alam yang mereka tinggali"


"Alam mereka lebih luas, dan lebih indah, dari perkiraan kita"


"Yang membuat kekuatan mereka seakan kalah dari kita adalah karena mereka hanya memiliki satu hukum,yaitu Titah dari Kaisar iblis itu sendiri"


"Alam mereka tidak kekurangan apapun!! namun ketamakan merekalah yang akhirnya ingin merebut dari yang lain"


"Dari segi kultivasi dan kekuatan?? mereka sangat mumpuni!! tapi sifat sombong mereka yang selalu ingin di akui berada di pucak dari semua ras, yg membuat mereka tak menganggap pada kampuan sendiri"


"Dan hal itulah yang justru menjadi kelemahan mereka,!! di samping akhirnya mereka menjadi musuh dari setiap ras!! merekapun akhirnya di cap sebagai ras pembuat onar dan masalah di setiap alam"


"Kenapa tadi saya katakan bahwa alam ini akn baik baik saja?? "


"Karna Zhui NuShen, yang menjadi target Kaisar mereka tak lagi berada di alam ini" Ruo menegaskan.

__ADS_1


Semua orang yang mendengarkan akhirnya sedikit paham ttg iblis dari apa yang di sampaikan Ruo.


"Perlu saudara semua ketahui!! aku dan panglima iblis Bao Fang memiliki hutang pertarungan yang akan kami berdua tuntaskan setelah urusanku dgn Zhuxian Di Shen usai"


"Aapaaa???? " Semua orang tersentak mendengar ucapan Ruo.


"Ya!!! dan itu akan menjadi urus pribadiku! " Jiang Ruo mengepalkan tangan sambil kembali mengingat tantangan Sang Panglima Iblis.


Obrolan berlanjut dengan merencanakan strategi yang akan di terapkan ketika mereka berada di alam dewa tingkat dua.


Keputusan Janggal di ambil oleh Jiang Ruo, yang hanya akan membawa A Raiya dan Jia Yi.


Sedangkan, semua pasukan yang sebelumnya berada di dunia jiwa miliknya akan di serahkan oleh Ayahnya, yaitu Jiang Kun.


Semua orang sebelumnya tidak sependapat,, namun Jiang Ruo harus kembali menjelaskan maksud dan tujuanya pada semua orang, yang akhirnya mereka semua mengerti.


Keputusan akhirnya di ambil dengan Divisi PSAS yg kini dalam komando penuh Tetua Feng Shuk.


Pasukan Khusus Lembah Angin Semesta dan semua dari daratan Zhuren yang sebelumnya di ketuai oleh Juan Lung,, kini berada di bawah komando dari Komandan Wei Bo,,,Sisanya semua berada dalam komando Jiang Kun.


Sedangkan baik ras manusia abadi, klan Chuan, sekte cahaya dewa,,, mereka bergabung dengan Senior Zao Xun dan patriak Guo.


Kecuali A Lung, Chuan Xixia dan Hua cs. mereka memilih bergabung dengan bersama empat Jian berada satu komando di bawah pimpinan Wuji.


Pada hari itu,,, semua rencana telah di sepakati tanpa ada yang merasa keberatan, karena mereka sudah di beri tanggung jawab masing masing bersamaan dengan misi yang harus mereka jalani.


Berbeda dengan Dua gadis yang terlihat berbunga bunga sampai saat ini, yaitu A Raiya dan Jia Yi.


Keduanya berfikir, bahwa maksud dari Jiang Ruo hanya memilih keduanya karena ingin mendapat banyak waktu bersama mereka.


Yang padahal,,,,?????


Qian cs, saat ini tengah mengasihani keduanya.


Qian Qin, Wuji, WanLi, Zhan San, Liu Bai dan Bai Huang yang sangat mengerti tujuan Ruo memilih kedua gadis cantik itu,,sesekali menunduk saat melihat kedua gadis pilihan saudaranya.


"Haizzzz,,,, Saudara, lihatlah wajah kedua adik ipar kita!! " bisik Wuji pada WanLi.


WanLi pun menatap A Raiya dan Jia Yi


"mm.... kenapa saudara Wu?? " tanya WanLi


"Mereka mungkin berfikir tentang surga saat ini,,,, xixixiii !!" ucap Wuji sambil sedikit terkekeh.


"fiuuhhh.... " WanLi hanya dapat membuang nafas, sebagai jawaban Pada Wuji.


"Kau benar saudara Wu!! adik ipar tidak tau, kalau sebenarnya saudara Ruo tengah menyiapkan neraka untuk mereka!! '" sahut Qian Qin yang mendengar obrolan keduanya sambil memandangi kedua wanita dari saudaranya dan merasa kasihan.


"Baiklah!!! " Jiang Ruo sambil berdiri dari kursinya.


"Aku pikir, semuanya sudah memahami semua rencana kita semua tadi??? "


"Jadi,, kita nikmati waktu sampai minggu depan dan kembali berkpul di aula sekte ini"


Jiang Ruo mengakhiri perihal serius dan melanjutkan dengan perbincangan biasa.dengan Wuji yang langsung membuat ulah untuk menghidupkan suasana dalam gelak tawa.

__ADS_1


__ADS_2