Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Jiang Ruo vs Bao Fang


__ADS_3

"Dengan melihat kekuatan dan pasukan yang di miliki Junior Ruo,,dugaanku semakin yakin bahwa pemuda inilah yang akan membantu sekte Elang Surga, terlepas dari kekangan Zhuxian DiShen"Zao Xun yang masih terkesima oleh semua hal yang di capai pemuda gagah itu,akhirnya telah yakin bahwa dia telah menemukan sosok yang menjadi tujuannya yang sebenarnya.


Zao Xun lalu mengambil lencana dari cincin ruangnya, kemudian langsung dia pecahkan, yang tanpa sepengetahuanya,Jiang Ruo memperhatikan apa yang di lakukan oleh seniornya trsebut.


"Ternyata,di balik para budak Zhuxian DiShen,,, masih banyak dewa yang berpikir waras dan memilih memberontak" gumam Jiang Ruo, lalu kembali bersiap untuk pertarungan yang lebih besar dari sebelumnya.


"Ruo'er!? jangan alihkan fokusmu!! terlebih kau yang memimpin pertempuran ini" Jiang Kun, menegur putranya yang mengalihkan perhatiannya.


"Benar yang ayahmu katakan, Putraku!! " Ling Shu Yuan atau dewi langit menyahuti suaminya dan ikut mengingatkan putranya.


"mm... " Jiang Ruo mengangguk.


"Ayah?? dimana senior Juan Lung? " Ruo menilik ke berbagai arah mencari sosok mantan pemimpin bandit yang kini menjadi pemimpin pasukan kusus lembah angin semesta bentukanya.


"haisss,,,,, matamu kurang jauh melihat, Ruo'er?!! "


"Dia berdiri sejajar dengan tetua Feng dan komandan Wei Bo, di garis depan sana dengan Divisi PSAS!! " ucap Jiang Kun sambil menunjuk ke arah jauh barisan depan.


Ggrrooooaaaahhhhh.......


Iblis api meraung,,, mengibaskan tangannya untuk menyerang pasukan terdepan Jiang Ruo.


DEMMMMM............


Iblis Api raksasa, hanya dapat memukul bebatuan dan hal lainya, tanpa mengenai pasukan dari Divisi PSAS, yang merupakan pasukan garis depan bersama pasukan lembah angin semesta yang di pimpin Juan Lung.


"Saatnya memotong hewan besar!!"Tetua Feng, pemimpin Juan, dan komandan Wei Bo, ketiganya melesat ke tiga sisi berbeda dari iblis api raksasa.


sementara pasukan Divisi, mengecoh iblis api yang berada di belakangnya, agar ketiga ketua mereka mendapat fokus pada serangan mereka.


" hyaaaaa.......... "


Tetua Feng,menyabetkan pedang kembar pada bagian leher, komandan Wei menusuk bagian dada dan tetua Juan menebas pinggang iblis api dan...


BOOOOMMMMMMMM...........


Satu iblis api raksasa termutilasi, oleh tiga tetua pasukan Jiang Ruo.


"Jangan menunggu,mereka memang besar!! namun lihatlah!!! mereka bisa mati dengan mudah!!! " teriak Feng Shuk.


"Bantai mereka sekaraaaaaanggggg"


DEEMMMMM............


Aaauuuuuuuuuuuuuu...........


Pasukan Lang Melolong,dan kembali menggetarkan semua pasukan.


Guncangan akibat pertempuran,,tak hanya di rasakan oleh seluruh daratan benua barat alam dewa,,, namun juga akibat dari benturan milyaran kekuatan,gelombang air laut meninggi, tanah seperti di hantam gempa bumi.

__ADS_1


"Benar benar bencana... " ucap Zao Xun sambil melawan jendral Iblis, bersama para pemimpin ras, poenix, ras elf, ras Yao, ras kilin dan ras iblis putih.


Ras manusia abadi sendiri,kini ikut serta dalam pertempuran yang sebelumnya mereka enggan.


Namun karna mereka menyaksikan sikap sekte cahaya dewa, akhirnya mereka luluh dan mengesampingkan dendam bertempur bersama klan Chuan.


Ruo dengan Duri landak semestanya membabad pasukan iblis dengan mudah, begitupun Wuji, Qian Qin juga lainya.


Satu demi satu,, pasukan iblis api raksasa tumbang oleh kerjasama yang di bangun seluruh pasukan Ruo.


Terlebih cakram Ghuang milik Wuji,berkat senjata pusaka Wuji yang satu itu, yg dengan mudah menebas setiap bagian tubuh,memudahkan bagi pasukan Ruo mengeksekusi iblis api trsbt.


"Saudara? jangan hancurkan pintu portal iblis itu!! biarkan si Bao Fang melihat semua pasukan mereka di bantai oleh semua saudara kita terlebih dahulu!? " tutur Wuji, yang geram dengan kesombongan Panglima Bao Fang.


"Pedang taring neraka.... "


Whooooossssssss..........


Akhirnya,, Jiang Ruo mengeluarkan senjata andalanya, yang kekuatanya langsung dapat di rasakan oleh pasukan iblis bahkan oleh Panglima Bao Fang yang jaraknya sangat jauh.


"Gawat!!? " gumam Panglima Bao Fang, yang akhirnya menyadari, betapa mengerikanya seorang pemuda bernama Jiang Ruo.


"Teruslah menjadi pengecut yang mengorbankan pasukanmu,sialann" Ruo mengumpati Bao Fang, lalu segera dia bersiap menggunakan kekuatan pedang taring neraka.


"Tebasan semestaaaa... hyaaaaa"


Whoooooooossssssssssss....


DEMMMMMM........


BBOOOOMMMMMMMMMM.....


BOOOOMMMMMMMMMMMMMM...


Hanya sekali tebass,,,,, ratusan ribua pasukan iblis dan iblis api,raib tanpa jejak oleh kekuatan pedang taring neraka.


Semua mata dan mulut terbuka lebar,,, kecuali Qian Qin cs, yang memang sudah tau kekuatan pedang trsebut.


Bahkan kedua orang tua Jiang Ruo,sangat sulit hanya untuk menelan ludah mereka melihat kekuatan dari pedang yang di miliki putranya.


Di lain sisi,,Ketiga leluhur sekte cahaya dewa bersama patriak Wong, menatap nanar dengan mata yang mulai memerah,dalam hidup,,,, akhirnya mereka dapat melihat langsung senjata pusaka setingkat pedang taring neraka milik Ruo.


Yang bahkan busur Cahaya di bilang tingkat agung, tidak memiliki kerusakan sedahsyat pedang taring neraka milik Ruo.


Pertempuran sampai terhenti beberapa saat akibat serangan tunggal Jiang Ruo dengan pedang taring neraka, sebelum akhirnya.....


"uurrraaaa,,, uurrraaaa,,, uurrraaaa"...


Teriakan semangat tempur kembali bergema.

__ADS_1


" Sudahi kekaguman kalian,,, gempur bersama sama!! '"


"Perlihatkan pada tuan muda Ruo,, Bahwa sekte cahaya dewa, layak berdiri sejajar bersama pasukanya!!! " leluhur Jin, tak ingin mendapatkan rasa malu, karena mereka berada di posisi belakang sesudah pasukan Ruo.


Meski dia mengerti, Ruo ingin melindungi sekte cahaya dewa,, namun semangat tempur mereka sejajar dengan pasukan yang di miliki pasukan Ruo.Hal itulah yang ingin di buktikan oleh leluhur Jin.


Demmmm........


BOOOMMMMM......


Dentuman, di barengi dengan ratusan, ribuan tubuh pasukan iblis yang terlempar di udara membuat keadaan semakin kacau.


Pasukan Ruo semakin bringas, bahkan lebih bringas dari pasukan iblis sendiri.kebengisan mereka terlihat pada setiap tubuh pasukan iblis yg tewas, tak lagi utuh.


"whooossss..... "


BAMMMM...........


Panglima iblis Bao Fang, tak lagi sabar seeprti sebelumnya, yang akhirnya memilih menghadapi Ruo.


"Aku pikir,, kau akan menunggu sampai semua pasukanmu habis terbantai!!? " ucap Ruo yang kini berhadapan dengan Bao Fang.


"Sommbongggg!!! "Timpal Bao Fang, lalu dengan secepat kilat sudah memberikan serangan pada Ruo.


Beruntung,, Ruo dengan cekatan dpat menghindari serangan Bao Fang.


" Duri landak!!! "Ruo mengerahkan Duri landak semesta


whooosssss...........


" mainan anak anak, kau perlihatkan pada Panglima ini? "ucap Bao Fang melihat Ruo menggunakan Duri landak semestanya, kemudian Bao Fang mengibaskan tangan.


" gelombang iblis!! titik kematian"


whiossss.......


Serangan Duri landak dapat dengan mudah di halau oleh Bao Fang.keduanya lalu memilih pertarungan jarak dekat dengan mengandalkan jurus jurus mereka.


Keduanya mulai menjauh dari medan pertempuran, agar dapat fokus pada pertarungan.


"Bocah!!! kau meminta pertarungan yang sesungguhnya bukan??"


"" maka hari ini kau akan mendapatkanya!! "sambil memulai serangan kembali pada Ruo, iblis seperti ingin mengecoh Ruo dengan sedikit berkata kata.


Sayangnya,,, Jiang Ruo bukanlah pemuda yang baru, dalam pertarungan dan pertempuran, hal yg di lakukan Panglima iblis Bao Fang tidak berarti apapun.


Meski Panglima iblis Bao Fang berada di ranah bintang kaisar, tahap awal dan Ruo berada di tingkat bintang jendral, yang sejatinya ranah asli dari Ruo sudah melangkah ke ranah bintang raja,,,namun hal itu bukanlah sesuatu yang harus di segani oleh Jiang Ruo yang memiliki tubuh manusia abadi dan semesta.


"Berikan aku pertarungan yang bagus,,, iblis!! " tantang Ruo pada Panglima iblis Bao Fang.

__ADS_1


__ADS_2