Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Lamaran


__ADS_3

Di sekte poenix,,, saat ini baik Matriak para tetua dan para petingginya,berkumpul.... mereka semua di buat sangat terkejut oleh kedatangan para penguasa wilayah barat Kekaisaran Qin,terlebih ada Patriak Li ikut serta di antara rombongan penguasa itu... semua orang di gedung utama sekte poenix di buat sibuk, menyiapkan segala sesuatu untuk menghormati sekaligus menjamu Kaisar Qin dan lainya.... stelah selesai perawatan saling sapa, semua orang yang hadir berbincang santai,.


"Matriak An,,, pertama, kami berterimakasih karna sekte poenix mau menerima kunjungan kami" kaisar Qin mulai menyampaikan maksudnya..


"Dan mengenai kunjungan ku, serta kelima raja yang lain,, memang bukan tanpa maksud"


Matriak mendengarkan penyampaian kaisar dengan serius.


"kami sudah mendengar sebelumnya dari patriak Li, bahwa beberapa murid sekte Lembah Angin, sering berkunjung ke sekte poenix anda,,, dan salah satu maksud kunjungan kami adalah untuk memastikan hal itu" ucap kaisar.


"ah... itu, informasi yang di sampaikan patriak Li, memang benar yang mulia" Matriak An membenarkan


"beberapa kali, mereka hanya berempat dan kemudian, beberapa kali termasuk kali ini, mereka datang ber enam, yang mulia" jelas Matriak An Nui


"lalau,,, jika boleh saya bertanya,adakah hal lainya yang mulia" Matriak An memberanikan diri menanyakan poin maksud dari kaisar.


"begini matriak,,, ke enam pemuda itu, salah satunya adalah putra mahkota Kekaisaran Qin dan lima pemuda lainya adalah para pangeran dari kelima kerajaan di wilayah barat"


"apaaaaa...... "


matriak, para tetua dan petinggi, di buat berdiri karna saking kagetnya.... mereka sama sekali tak pernah mengira, bahwa identitas ke enam pemuda yang sering berkunjung ke sekte poenix memiliki identitas yang luar biasa.


"ah... maaf yang mulia... kami sangat terkejut"


Matriak langsung menyadari sikap konyolnya dan kembali duduk.


"tidak apa apa Matriak" kaisar memaklumi sikap Matriak An


"Dan untuk perihal maksud kedua,,, kami ingin bertemu dengan murid murid, yang menjadi alasan anak anak itu berkunjung kemari, Matriak" lanjut sang kaisar


"emmm.... " matriak berpikir sejenak


"" Baik yang mulia,,, "ucap matriak menyanggupi


" tentu Yun,,, tolong panggil murid murid yang di maksud tadi" Matriak meminta salah satu tetua untuk memanggil murid murid trsbt.


sedangkan,,, para murid wanita yang di maksud itu sedang berlatih bersama dengan Qian cs.


"Yu'er.... latihan hari ini kita cukupkan" Qian Qin menghentikan latihan dan segera mereka mengakhiri latihan mereka.


"Anyu,,, Shin Ru,,, Lian Mei, lin jiali Wu Lan, , dan Ong Tien,,,, kalian berenam di minta menghadap oleh matriak.... dan untuk nak Qian dan lain,,,silahkan lanjutkan kegiatanya" disaat pasangan muda mudi itu hendak beristirahat, Tetua Yun datang dan meminta mereka menghadap matriak, merekapun urung untuk istirahat dan memilih mengikuti tetua Yu.


"saudara Qin,,, tumben, matriak memanggil mereka semua" tanya heran Wuji.


"ehmmm.... tapi biarlah, tak perlu di pikirkan, sekarang lebih baik kita berkeliling saja" ajak Qian Qin.


Di aula sekete, enam murid wanita, sudah menghadap,, ke enamnya di buat bingung, dengan berkupulnya semua petinggi sekte, juga para tamu sekte yang tak lain Rombobgan kaisar.

__ADS_1


"kami menghadap Matriak,,tetua dan para tamu sekte... " ucap ke enam murid melakukan peradatan....


kaisar dan lima raja, saling pandang... kemudian tatapan, mereka alihkan pada ke enam murid wnita sekte poenix.


"yang mulia, menurutmu yang mana calon menantu anda" bisik Raja Wu pada kaisar.


"aiissssss.... mana ku tau, memangnya menurutmu, yang mana calon menantumu" kaisar balik meminta Raja Wu untuk menebak.


"aku juga tak tau yang mulia" cletuk raja Wu


"kelakuan mu sama saja seperti wuji kecil" kaisar merasa kesal dengan kekonyolan raja Wu.


"saudara Zhang,,, kalau menur...... "


"tidak aku tak tau... " jawab raja zhang cepat memotong pertanyaan raja Wu.


"hehhh..... lebih baik aku tanya langsung saja" gumam raja Wu.


"An Yu, dan yang lain... perkenalkan..... beliau beliau ini adalah Orang tua dari Nak Qian dan yang lainya" matriak mengenalkan kaisar dan lima raja sebagai orang tua gege mereka.


"Degghhhh" jantung mereka langsung berdetak cepat, mendengar ucapan Matriak... mereka mendadak salah tingkah.


melihat ke enam murid wanita di depan mereka salah tingkah Raja Wu berdiri.


"perkenalkan,,, nama orang tua ini Wu Tok, orang tua dari Wuji" raja Wu tak ingin membuat keenam murid itu bertambah salah tingkah, lalu satu murid wanita maju dan menangkupkan tangan.


lalu yang lain menyusul mengenalkan diri, dan pada akhirnya baik kaisar dan lima raja mengenal calon menantu mereka. dan meminta mereka agar mengambil tempat duduk.


cukup lama, mereka berbicara pada ke enam calon mennatunya, dari menanyakan identitas keluarga ataupun yang lainya.... kaisar dan lima raja, tak peduli dengan status keluarga mereka, karna yang terpenting,,, kelak, mereka bisa menjadi pendukung pertama bagi anak anak mereka. terlebih, anak mereka menginginkan wanita yang ada di depanya sebagai pendamping hidup.


"baiklah,,, mengenai kalian saya rasa sudah cukup,,,, dan An Yu, aku cukup senang kamu mau menerima Qin Qian, apa lagi kamu merupakan putri dari Matriak An Nui" ucap kaisar Qin pada calon menantunya.


"Dan mengenai identitas gege kalian,,, mereka adalah para pangeran dari lima kerajaan di Kekaisaran Qin" ucap dengan nada tegas kaisar Qin sambil menatap semua murid wanita


"An Yu,,, Qin Qian putraku adalah putra mahkota Kekaisaran Qin" kaisar Qin menatap lembut An Yu...


"ma... maksud..... "


"yah... aku adalah kaisar Qin, dan mulai hari ini, aku memintamu untuk memanggilku ayah kaisar, karna hari ini juga, atas nama Qin Qian putra mahkota Kekaisaran Qin aku kaisar Qin melamar mu untuk putraku"....


" Deggghhhh"


Matriak dan seluruh petinggi, mematung dan tak bisa menggerakkan tubuh mereka.


sementara An Yu, meskipun dia sangat terkejut, namun An Yu merasa sangat bahagia dengan lamaran kaisar Qin untuk putranya Qian Qin.


setelah kaisar mengajukan lamaran, kelima raja pun, sama... mereka mengajukan lamaran pada pasangan anak anak mereka.

__ADS_1


lama menunggu jawaban, akhirnya Matriak sudah bisa menenangkan diri.


"Yang mulia,,, meskipun hal ini sama sekali tak bisa ku duga, namun ini adalah hal terbaik bagi kami terutama bagi murid murid kami..... dan saya sebagai Matriak,Ibu dari An Yu,,,, juga mewakili orang tua kelima murid lainya menerima lamaran kaisar dan kelima raja pada Putri putri kami" dengan bibir bergetar seakan sudah tak bisa menahan tangis bahagianya, Matriak An Nui, menerima semua lamaran dari kaisar Qin dan kelima raja... setelah selesai dengan lamaran... ke enam murid wanita di minta untuk menjemput calon suami mereka masing masing.


di tempat Qian cs berada.... mereka sedang bercanda ria,seprti biasa,,,,


"Saudara, kenapa mereka lama sekali" Wan Li bertanya


"mungkin ada hal yang benar benar penting" sahut Liu Baik


"apa kita kembali saja ke kediaman" usul Bai Huang


"tentu kita akan kembali, tapi tunggu mereka datang dan setelah itu kita pamit" ucap Qian Qin.


"naaaahhh.... itu mereka datang" tunjuk wuji ke arah An Yu dan lainya.


"Wu gege,,, apa Wu gege sudah lama menunggu kami" tanya Shin Ru pada wuji


"eehhhh..... "


"tadi Shin Ru memanggilku apa"


tanya wuji keheranan


"Wu gege"


jawab Shin Ru dengan malu malu.. kemudian Wu ji menyentuh kening Shin Ru dengan tanganya


"baik baik saja" gumam Wuji, saat menyentuh kening Shin Ru yang tak panas atau dingin.


"Wu gege kenapa" Shin Ru kebingungan dengan kelakuan Wuji


"ahh.... tidak tidak... tidak apa apa"


'kenapa Shin Ru tiba tiba memanggilku gege, yah' pikir wuji


dan bukan hanya Wuji yang di buat heran, namun kelima saudaranya pun sama heranya dengan pasangan mereka masing masing.,, berfikir dari pada penasaran Qian Qin menanyakanya pada An Yu.


"Yu'er,,,, kenapa kalian semua tiba tiba memanggil kami Gege" tanya Qian Qin


"enggggg...... " An Yu memainkan jarinya dan masih malu menjawab.


"Laaaahhh..... kamu kenapa" Qian Qin tambah di buat penasaran dengan sikap malu malu An Yu


"itu.... itu,,,,, karna Ayah Gege dan ayah saudara saudara gege tadi datang berkunjung dan melamar kami" An Yu masih memainkan jari jarinya


"Apppaaaaaaa"

__ADS_1


ke enam pemuda itu spontan berdiri mendengar penuturan jujur dari An Yu.


__ADS_2