Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Keraguan Ruo


__ADS_3

Sore hari,,, Desa Bambu Hitam,wilayah Kekaisaran Qin,Daratan Zhuren.


*


*


Seorang pria paruh baya,yang masih terlihat gagah,punggungnya lebar dan terlihat lengan yang berotot,karna tak mengenakan baju atasan, sedang memotong kayu bakar.


Sesekali dia menggunakan lenganya untuk mengusap keringat yang akan masuk ke matanya.


"krakkk.... krakkkk... krraakkk" bunyi kayu yang terbelah kapak,satu persatu hingga menumpuk menjadi banyak.


"aissss,,,,, sendiri itu,memang tak pernah lengkap" keluh pria itu,yang adalah Paman Guo,dia pun meneruskan memotong kayu yang akan di jadikan kayu bakar.


Paman Guo,tak menyadari... dari satu tempat yang tak jauh darinya, sosok pemuda sedang berdiri memperhatikan kegiatanya.


Ruo,,, yang sebelumnya menggunakan teknik elemen ruangnya,memanfaatkan itu untuk berteleportasi lintas alam,dan ternyata,,, percobaan pertamanya berhasil, membawanya sampai di Rumah masa kecilnya.


"Carilah pasangan paman,,, " Ruo mengirim pesan jiwa pada paman Guo.


Paman Guo yang mendapat pesan jiwa dari Ruo,langsung termangu dengan kapak yang masih terangkat di atas kepalanya.


"aissss.... bocah itu,masih saja mengganggu pikiranku.. " paman Guo menggeleng kepala,dan menganggap suara Ruo hanya pikiranya sendiri.


"Kenapa paman,,, apa Ruo'er perlu mencari pasangan untuk paman? "Ruo kembali mengirim pesan jiwa.


Deggghhhhhh........

__ADS_1


kali ini, suara Ruo membuat paman Guo benar benar tersentak, matanya berkeliling kemanapun.


Ruo yang sebelumnya sudah memasuki dunia jiwa, dan berbicara ttg brbagai hal pada Un Shu,,, segera mengeluarkan Un Shu dari dunia jiwa.


whuuusssss......


Sosok gadis yang sangat cantik,seketika berada di samping Ruo.


" Tuan muda,,,, di mana kita sekarang? "


"Pertama,,, cobalah untuk memanggilku Gege, dan ini adalah Rumah masa kecilku,,, kamu lihatlah! Beliau itu adalah paman Guo,orang yang mendukungku sampai aku menjadi seperti diriku yang sekarang" Ruo menunjuk paman Guo,dan di ikuti oleh mata Un Shu.


"mari kita menyapanya"ajak Ruo pada Un Shu.


Namun,,, yang tak di sangka dalam benak Un Shu,Ruo menggenggam tanganya, hal itu berhasil membuat Un Shu tersentak dan membuat wajah Un Shu memerah.


Keduanya bergandeng tangan,berjalan menghampiri Paman Guo.


Kapak yang di gunakan untuk memotong kayu bakar terjatuh,,,mulut paman Guo sedikit terbuka, matanya sedikit melotot namun terlihat sayu.


Tubuh pria paruh baya yang masih terlihat gagah itu sedikit bergetar, namun tetap diam berdiri tak beralih.


"Ruo'er,,,,, " paman Guo berucap keluh.


"Salam hormat pada Paman Guo" Ruo langsung melakukan peradatan pada paman Guo, begitupula dgn Un Shu.


Paman Guo langsung memegang kedua pundak Ruo,dan juga Un Shu bergantian.

__ADS_1


"Bagaimana perjalananmu Nak? "


"Semuanya lancar paman,, bagaiman dengan paman sendiri? "


"Seperti yang kamu lihat! paman baik baik saja"


"Lalu,,, apa kah kau tau keberadaan ayah mu? "


"emmm.... " Ruo menggeleng


"Namun,,, sudah ku pastikan lokasi keberadaan ayah,,,, hanya saja??? "


"Ada apa Nak? "Paman Guo menemukan keraguan pada wajah Ruo.


" Terus terang paman,,, meskipun,lokasi tempat Ayah sudah ku pastikan,Ruo'er merasa ragu,bahkan merasa kecil dengan kekuatan Ruo'er yang sekarang"Ruo mengadu pada paman Guo.


"Ruo'er,,,, jika kamu mengukur segala sesuatu dengan keraguan,itu sama halnya,kau lupa,,,, bahwa seseorang yang telah melangkah ribuan mil,hanya berawal dari langka pertama.Kau tentu tau,setiap tindakan selalu beresiko,,, Paman Tak percaya jika kau tak berani,paman hanya akan mengira bahwa kau hanya membutuhkan sesuatu yang lain dan paman akan menunggu kau mengatakan hal itu! "


"Ya paman,,, untuk itulah Ruo'er kembali, Ruo'er butuh dukungan, karna Ruo'er merasa kali ini Ruo'er tak bisa sendiri"


"Emm.... kau tau siapa saja yang akan selalu siap berdiri sejajar dengan mu, Bukaaann? " ucap paman Guo


"Ya paman,,, Ruo'er akan mengajak mereka, meski ini memang adalah tujuan ku"


"Kau sudah memutuskan,, maka lakukan! Lalu,,, siapa gadis kecil yang sangat cantik ini? " Paman Guo beralih pandang pada Un Shu.


"Nama junior,, Un Shu paman" Un Shu memgepalkan tinjunya mengenalkan diri.

__ADS_1


"baiklah,,,, mari kita masuk ke dalam Rumah" Ajak paman Guo,lalu ketiganya meninggalkan tempat itu.


........................


__ADS_2