Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Aksi Ruo


__ADS_3

Berjam jam Ruo terbang tak tentu arah, karna amarahnya, dia melupakan satuhal sederhana, yaitu lokasi sekte Kalajengking....


Ruo pun, memilih singgah di suatu perkampungan sekaligus untuk sekedar minum.


"Selamat datang di kedai teh kami anak muda,,, silahkan masuk"


"Terimakasih, nyonya.... "


"Apa yng mau anak muda pesan"


"Junior pesan teh, serta makanan ringan saja nyonya"


"Baik... Silahkan di tunggu pesananya"


Pelayan kedaipun pergi mengambil pesanan Ruo...


sementra Ruo sendiri duduk dan memejamkan mata,untuk menenangkan diri.


Tak lama,,, pesanan Ruo datang.


"Silahkan di nikmati hidanganya anak muda" Pelayan itu kemudian hendak pergi namun di hentikan Ruo.


"Nyonya,,,, boleh aku bertanya sesuatu"


"Ah.... Silahkan, apa yang mau anak muda tanyakan"


"Nyonya,,, aku ingin tau dimana lokasi sekte kalajengking"


"Ap...... " Pelayan itu kaget, dan segera menutup mulutnya, seraya melihat ke arah semua pelanggan, yang kini sorot mata mereka tertuju pada Ruo.


"Maaf anak muda,,,, ak... Aku tidak tau"


"Eh... " Ruo menaikkan sebelah alisnya, lalu dia pun melihat ke semua pengunjung kedai.


Tiga orang berdiri dari mejanya, dan menghampiri Ruo.


"Bocah..... Aku tadi tak sengaja mendengar, kau mencari lokasi sekte kalajengking,,,,, apa benar"

__ADS_1


"Benar senior..... Junior sedang mencari lokasi sekte kalajengking"


"Boleh aku tau,,,, ada kepentingan apa kau mau ke sekte kalajengking"


"Kepentingan yah....... Emmm....... Kepentingan ku,,, aku akan membumi hanguskan sekte kalajengking keparat itu" Ucap Ruo, dengan sorot mata yang berubah menjadi sangat tajam.


"Hahahaaaaa......... Bocah, tanah yang pijak, adalah milik dari sekte kalajengking, semua kehidupan di wayah ini,,, sekte kalajengking yang mengatur,,, bocah,,,, semua orang yang berada di sini, mereka adalah bagian dari sekte kalajengking"


"Hahahahahahahahaaaaa"


Semua orang menertawakan Ruo.


"Bagussssss........ Srreeepppp" Ucap Ruo pelan sambil menyeruput teh hangatnya.


Swuuuussssss.............


Cleppppp... Cleppppp... Cleppppppppp


Bruugghhhh..... Bruuuggghhhhhh


Ruo tak hanya tidak bergerak,dia bahkan masih menikmati tehnya.,, namun semua orang yang menertawakanya, ambruk ke tanah dan tewas.


"Bukan... Kami bukan bagian dari mereka" Jawabnya


"Baiklah,,,, namun, junior sarankan segeralah keluar dari wilayah sekte kalajengking sekarang juga" Suruh Ruo.


Mereka semua bergegas lari, setelah Ruo memerintakanya untuk pergi.


"Nyonya,,,,, sekarang, anda tak perlu takut,,, mohon katakan lokasi sekte kalajengking"


Tubuh pelayan itu masih bergetar, penuh keringat... Bahkan dia tak sanggup sekedar menggeser kaki dari tempatnya.


"Anak muda,,, sekte kalajengking masih sekitar 20kilometer ke arah selatan"


"Terimakasih nyonya,,,, dan mohon Terima sebagai biaya kebersihan sampah sampah itu" Ruo memberi koin emas pada pelayan.


Swuuuuusssssssss...........

__ADS_1


Ruo menyudahi acara ngetehnya dan memilih langsung menuju sekte kalajengking.


Dari jarak yang masih terbilang jauh,,,,tembok benteng yang sangat panjang membentang memagari jutaan bangunan di baliknya.


Ruo berhenti tepat di kolong langit di atas semua bangunan itu.


"tranformasi..... "Ruo menggunakan zirah naganya lengkap dengan atributnya.


blaaaaarrrrrrr


"elemen tanah...... guncangan alam.. "


Demmmmmmmmmm...............


Tanah mendadak berguncang,,,,, seperempat dari seluruh bangunan di goyang oleh gempa.....


"elemen angin,,,, badai alam.... "


swuuuuuusssssssss...........


kali ini, badai angin tercipta menggulung semua bangunan yang belum reda dari goncangan.


Di bawah sana,,,, ratusan ribu orang yang tak tau apapun, berteriak dan berlarian, banyak dari mereka tertimpa bangunan,yang mencoba berlari tersapu dan terbawa badai angin, lalu terlempar kembali di tanah dan tewas.


mereka semua belum menyadari, bahwa yang mereka anggap bencana alam adalah akibat perbuatan dari seorang pemuda.


Belum selesai dengan mengguncang tanah dan mengendalikan badai alam nya....


"elemen api...... "


swuuuuuussssssssss..........


Bommmmmmmmm........


duaaaarrrrr........ duuaaaaarrrrrrr....


Elemen api, melengkapi bencana dari seperempat wilayah sekte kalajengking itu.

__ADS_1


setelah tertimpa bangunan dan tanah yang bergejolak, mereka tersapu badai dan terlempar, lalu hangus terbakar dia lalap elemen api,,,, keadaan itu benar benar sangat mengerikan.


..................................


__ADS_2