
Ruo dan Liu Fei, menatap jauh keindahan alam langit, kesan berbeda dapat di rasakan Ruo saat ini.
"Kita akan memulai semua dari alam ini Fei'er" Ruo berkata tegas.
whuuuussssss.........
Ruo mengeluarkan, Qian Qin, WanLi, Wuji, Liu Bai, Zhan San,Bai Huang, Jian Cok, Jian Luo, Jian Wewei, Jian Ning, UN Shu.
Kesebelas sahabat Ruo yang baru saja keluar dari dunia jiwa,merasa kaget. mereka merasakan energi alam yang lebih tebal dan murni, membuat semua pori pori mereka di paksa menyerap energi dari alam langit.
Chiuuuuu...........
Dari arah jauh,,, siluet energi berbentuk teratai berwarna hitam, melesat ke arah Ruo dan yang lain.
whuuusssssss...........
Ruo yang melihat jelas siluet energi teratai hitam itu segera melesat meninggalkan semua sahabatnya.
"Aisssss......... baru beberapa tarikan nafas,Suadara kita yang satu itu sudah menyuguhkan masalah" Wuji yang langsung mengerti situasi berkata pelan dan dapat di dengar oleh yang lain.
"kubah semesta.... "
Blaaaarrrrrrr..................
"Perisai Pesona angin semesta... "
Ruo yang tak mau mengambil resiko,segera mengambil tindakan dengan mengurung wilayah demi mengaman kan area,seraya melesatkan serangan sekaligus pertahanya untuk menghalau dan menggedor balik serangan energi berbentuk teratai hitam itu.
Dooommmmmmmmmmm.......
Dua kekuatan energi berbenturan, mengakibatkan kehancuran yang luar biasa.
Ruo berdiri di udara dengan tenang, menatap ke arah asal serangan tadi.
__ADS_1
whusss... whuussss.... whuussss.....
Dua belas pemuda dan pemudi berdiri sejajar dengan Ruo.
"Saudara,,,, apa kalian semua sudah melatih kekuatan Jiwa kalian selama di dunia jiwa" Ruo bertanya, tanpa menilik wajah semua sahabatnya.
"jangan hawatir, saudara.... kami sudah melatih semua yang saudara sarankan" tutur Qian Qin, mewakili semua.
"Ingat,,,, kita menghadapi musuh yang berbeda, dengan kultivasi yang jauh di atas saudara semua,,, saran ku,kita bertarung dengan formasi Dua kaki,satu bertahan satu menendang,,, namun,saudara semua harus menggunakan kekuatan jiwa sebagai kaki yang bertahan,untuk menahan musuh yg berada jauh di atas kultivasi kita,,, sementara,si penendang harus berhasil melumpuhkan dalam satu serangan... dan jangan lupa untuk sllu fokus" Ruo menyampaikan cara bertempur secara singkat menghadapi musuh yang jauh di atas kultivasi para sahabatnya.
Ruo sudah memahami,, bahwa kultivator di alam langit, hanya mengutamakan kekuatan energi dari ranah kultivasi,namun untuk kekuatan jiwa mereka, jauh dari kata setara dengan ranah kultivasi mereka.
Karna hal itulah,,, semua orang yang berada di dalam dunia jiwa Ruo, di tuntut untuk melatih kekuatan jiwa mereka, terlebih.... Ruo sudah mempercepat waktu di dalam dunia jiwanya.
Satu jam di dunia nyata memiliki perbandingan tiga hari di dalam dunia jiwa,hal itu dapat mempercepat pelatihan seluruh penghuni dunia jiwa milik Ruo.
"Saudara tenang saja!!! si tampan ini sllu dapat di andalkan" ucap wuji dengan kepercayaan yang tinggi.
"heii,,,, Saudara Jian Cok, saudara pernah berburu gerombolan semut api belum? " Teriak Wuji pada Jian Cok yang berada di sisi kiri Ruo, bersama tiga Jian dan Un Shu.
"Sekarang mereka datang,,,, bersiaplah!!!! " Ruo meminta semua sahabatnya untuk fokus dan serius.
whuusssss...........
Ratusan orang datang dengan ranah Dewa Suci yang paling Rendah, serta puluhan Dewa Agung.
"Anak muda,,,, di antara kalian, siapa yang bernama Ruo? " salah satu tetua maju dan bertanya pada Kelompok Ruo.
"hehee..... Senior,,, boleh junior bertanya ada keperluan apa senior menanyakan saudara ku" Wuji dengan gaya santai, maju dan bertanya pada tetua di hadapanya.
"Anak muda,,, apakah kau yg bernama Ruo? " tetua itu kembali bertanya yg kali ini pada Wuji.
"Aissss....... senior, bukankah baru saja junior bilang, Ruo itu saudaraku? "cletuk wuji.
__ADS_1
" hohooo.... artinya, aku tak ada urusan dgn mu bocah! "
chiuuuuu..........
Tanpa aba aba,,, tetua itu menyerang Wuji.
Whuuuuunnnnnggggggg.............
Cakram Guang langsung menghalau serangan tetua tadi.
Drreettttttt............
"Belah.... "
sraaaakkkkkk.......... slataappppp....
Cakram Guang, membelah serangan energi tetua yang menjadi musuhnya,lalu melesat ke arahnya.
Duaaaarrrrr........ Boooommmmmm.
Telak......tubuh tetua itu terbelah dua di hantam cakram Guang milik Wuji.
Mata Wuji melotot, mulutnya menganga,,, dia tak menyangka, bahwa Senjatanya dapat membelah kultivator di Ranah dewa Agung.
"Tak mungkin... " semua orang berpikir sama seperti ucapan Wuji.
Cakram Guang,,, adalah sebuah senjata legenda yang asal usulnya masih menjadi misteri,,,entah siapa pemilik asli dari senjata tersebut.
Kelebihan dari senjata Cakram Guang adalah,,,senjata itu akan menyesuaikan kekuatan menurut keyakinan si pemilik,,, dan saat ini, sosok yang paling cocok untuk memiliki senjata trsebut adalah Wuji, yang memang sesuai dengan senjata trsbt,sebagai seseorang yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
"Bajingaaaaaannnnnnn....... "
"Bunuh semua bocah keparat ituuuu"
__ADS_1
Whhhhuuuuuusssssssss...........
.........................,.