
Jia Yi,benar benar menjadi dewi perang dengan busur cahayanya,terlebih An Yu bersama yang lain sllu memberikan ruang tembak sekaligus melindunginya.
Belum lagi kebringasan pasukan Divisi dan pasukan serigala angin semesta yang mengacak acak barisan tempur dari pasukan iblis.
Tetua Feng Shuk dengan pedang kembarnya tak terhentikan, begitu juga dengan komandan Wei Bo,, yang keduanya bermandikan darah dari ratusan iblis.
Tetua Feng Shuk slalu membabad kaki lawanya terlebih dahulu sebelum pedang lainya memenggal kepala.
Tak terhitung pasukan iblis yang mengurung pergerakanya,namun bukanya tertekan, tetua Feng justru tersenyum.
"Hahahaaa,,,, semakin banyak dari kalian, semakin cepat pula untuk membunuh kalian!! " ucap Feng Shuk sambil memyerang lawan dan membelah tubuhnya.
Komandan Wei Bo tak mau kalah,, dia pun menambah tensi pertarunganya, agar dapat menumpas lebih banyak pasukan iblis.
"Tetua Feng?! apa kau mau bertaruh?? " teriak Wei Bo pada tetua Feng Shuk.
"hahhh.... kau akan kalah jika menantangku komandan Wei!! " Feng shuk memperingati komandan Wei.
"kita akan lihat nanti tetua!! " timpal komandan Wei.
"mmm.... " angguk Feng shuk, lalu melanjutkan pertarunganya,dan mulai menghitung semua korban korbanya.
Kesertaan Ruo dan pasukanya seperti pembakar semangat seluruh anggota sekte cahaya dewa, setiap dari mereka adalah inspirator di medan pertempuran,yang menganggap kematian adalah hal yang tak perlu di takuti.
Duo Yao seperti pelindung dari udara, Pasukan Lang,seperti benteng pertahanan di barisan depan bersama Divisinya, belum lagi empat Jian,lalu ada Liu Fei, Xin Hu,Luan Di,juga para petarung hebat yang saat ini melawan ratusan jendral iblis,yaitu Qian cs dengan Tiga lelhur serta patriak Wong.
Hua cs,yang telah menemukan ritem pertarungan mereka, telah sanggup mengobrak abrik pasukuan iblis secara acak,merek memimpin seluruh murid sekte cahaya dewa.
Di tengah sengitnya pertempuran,,,
DEMMMMM..........
Zao Xun,dengan kekuatan bintang jendralnya menembakkan serangan luar biasa di tengah ratusan jendral iblis yang sibuk menyerang Qian cs.
Mendapat serangan dari pihak lain,, beberapa dari jendral iblis terpental jatuh di kerumunan pasukan iblisnya dgn luka parah.
"Zao Xun...? " Gumam Ruo.
"Hahahahaaa,,,, anak muda!!kelak, kau harus mengingat apa yang aku lakukan hari ini baik baik!! " ucap Zao Xun.
"mm.... " Ruo mengangguk senang, melihat Zao Xun yang menjadi lawan, kini mau bergabung dengan kelompoknya.
"Kau Wuji, bukan?? " Zao Xun sedikit menoleh ke arah Wuji, yang sibuk menghindari puluhan serangan jendral iblis.
"aisss..... siapapun anda, aku memang Wuji"
"sudah!!! jangan ganggu kesenanganku!! cari kesenanganmu sendiri!! " tutur Wuji pada Zao Xun.
whoossss....
__ADS_1
Buakkk.....
Wuji mendapat kesempatan untuk menghajar habis habisan salah satu jendral iblis yang lengah.
"Cakram Ghuang!!? "
Slaasssshhhhh......
BOMMMMM........
Satu lagi jendral mati, oleh Wuji.
___________
Satu hari berlalu,dengan pertempuran yang makin bertambah sengit, meski pasukan iblis sudah kehilangan lebih dari ratusan ribu pasukanya,, namun jumlah itu seakan tidak mengurangi jumlah mereka yang ratusan juta.
Ruo yang dari hari pertama hanya mengamati, di hari kedua dia mulai bergerak jauh ke tengah, dengan tujuan memancing Panglima iblis Bao Fang, yang dari hari kemarin, Bao Fang sama sekali tidak bergeming.
"Tetua Feng!! lihatlah!!spertinya pemimpin muda sudah gatal dan ingin mengambil bagian!! " tutir Komandan Wei.
"hahahaaaaa,,,, kita akan melihat sesuatu yang sangat menarik!! " timpal tetua Feng Shuk.
"Divisi PSAS!!!! jangan kendurkan serangan!!!! jadikan tempat ini adalah tempat pembantaian ras iblis!!! " teriak tetua Feng.
"uurrraaaa,,,, uurraaaa,,, uurrraaaa"
swooossss......
DEMMMM.........
Shiuuuuuuu................
Bunyi lesatan anak panah dari busur cahaya menerjang gempuran dari pasukan iblis.
Blaaaaarrrrrrr..............
Panah cahaya membuat jalan bagi pasukan Divisi, untuk merangsek lebih ke tengah, begitupun dengan pasukan Lang,yang dengan bengis mengobrak abrik musuh musuhnya.
Ruo yang sudah bersiap di atas udara, dia segera mendapat serangan yang datang dari jendral jendral iblis yang lain.
"Duri landak semesta... "
Slappppp..... slappppp..
Jutaan duri landak semesta, menyambut kedatangan puluhan jendral iblis yang mengarah padanya.
DUARRR........
Tak ada yang selamat dari Duri landak semesta, puluhan jendral iblis tewas seketika.
"Gila...ini benar benar gila,, tidak di sangka, anak muda itu menyimpan kekuatan yg sesungguhnya" Zao Xun, yang tempo hari sempat bertarung dengan Ruo, tidak habis pikir dengan kekuatan yang sesungguhnya dari Duri landak semesta milik Ruo.
__ADS_1
Selesai dengan puluhan jendral iblis, Ruo kembali menatap ke bawah.
"Formasi semesta,segel benua... " Ruo menggerakkan jarinya.
Buuzzzzzz...............
Formasi bentukan Ruo, langsung mengurung ribuan iblis yang berada di bawahnya.
"Ledakkan!!!! "
DEEEMMMMMMMM...... ..
Dentuman yang sangat sangat keras terdengar oleh seluruh pasukan kedua kubu.
Bukan hanya ribuan iblis yang meledak, namun akibat dari formasi semesta, Ruo menciptakan lubang besar di tengah pasukan iblis.
Ruo beberapa kali menyerang menggunakan formasi yang sama, yang akhirnya,menarik perhatian dari Panglima iblis Bao Fang.
"pemuda itu cukup menarik!! " ucap Bao Fang.
"Tapi ini masih pemanasan" lanjutnya, kemudian Bao Fang kembali memeperhatikan jalanya pertempuran.
Ruo sendiri sudah mengubah seranganya dengan mengendalilan Duri landak semesta, agar lebih cepat mengurangi jumlah musu musuhnya.
Dengan santai,, Ruo meledakan tubuh iblis, yang hal itu menarik minat pasukan Lang, yang semakin banyak memakan inti iblis, dan membuat pasukan Lang semakin kuat dan beringas.
_____________
Seminggu sudah, pertempuran berlangsung, dengan korban yang tak sedikit dari kedua belah pihak.
Sudah puluhan ribu, murid sekte cahaya dewa tewas dalam pertempuran itu, namun belum juga terlihat kegentaran di wajah mereka.
Ketiga Leluhur juga sudah mendapatkan banyak luka di seluruh tubuh mereka, namun tekad mereka tak menyurut justru ketiganya semakin bersemangat.
"hahahaaa,,,, Saudar Lin, saudari Nian,, Sudah ratusan tahun kita tidak merasakan pertempuran yang memuaskan sampai datang hari selama seminggu ini" Leluhur Jin, cukup bersemangat tanpa menghiraukan luka lukanya.
"kau benar saudara Jin,, percuma kita berkultivasi jika semua kekuatan tidak berguna untuk sesuatu sperti hari ini" timpal Leluhur Lin.
"Aku seperti melucutkan semua belenggu ribuan tahun,dan bersiap terbang bebas tanpa beban! " tukas lelhur Nian.
"Lihatlah!!! semua hal yang kita bangun, tiada sia sia!! baik tetua maupun seluruh murid, mereka begitu semangat dan tak terlihat gentar" lanjut Leluhur Nian.
"Ya,, kau benar saudari Nian!! dan kita akan selalu berhutang budi pada penduduk alam langit, terutama pada Junior Ruo dan pasukanya" tutur Lelhur Jin.
"Mm...... " kedua lelhur lainya mengangguk setuju.
"sekarang, kita angkat kembali senjata kita!!! perlihatkan pada semua murid murid kita, bahwa kita adalah dewa dari cahaya dewa!! "
"heyyyaaaaaa........... "
BOOOMMMMMMMMMM.............
__ADS_1
Qian cs,tersemangati oleh pembicaraan ketiga leluhur, yang meski tak lagi terhitung luka yang di dpat oleh ketiganya,, namun semangat tempur mereka tak mengindahkan itu semua.
_____________