Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Ruo cs Huo Eng dan Zhen Long


__ADS_3


Tujuh pemuda gagah berdiri sejajar menghadap ufuk barat,menatap indah warna jingga temaram senja.


Tak jauh di belakang mereka,Jun, Lian, Shin, Yui dan Hua menatap takjub ketujuh pemuda hebat itu.


"Aku takan percaya,,, jika saja tak menyaksikan dan mengetahui sendiri, bahwa salah satu di antara mereka adalah pemuda yang bahkan bisa menyatukan kekuatan empat alam sekaligus"tutur Shin.


" Ya,, bahkan, kita yang di anggap jenius dari sekte sebesar cahaya dewa,belum mewujudkan apapun"timpal Lian.


"Beberapa hari ini aku memikirkan ttg maksud dari patriak dan tetua agung mengundang senior Ruo"ucap Jun


"Yang pasti,, kita takan di berikan hak untuk informasi itu" sahut Lian menimpali Jun


"saudari Hua? apa kau percaya,dari tujuh senior itu,,hanya senior Ruo yang belum memiliki pasangan? " bisik Yui pada Hua.


Hua tak menjawab,,, dia hanya tetap menatap punggung Ruo dengan pikiran menerawang jauh.


Sedangkan, ketujuh pemuda yang sedang di tatap Hua dan lainya itu larut dalam perbincangan.


"Apa kalian ingin melihat sesuatu yang menakjubkan" Ruo menawarkan pada ke enam sahabatnya.


"memangnya ada??? "timpal Zhang San


" mmm..... "Ruo mengangguk.


whuuussssss.........


Ruo lalu membawa ke enam sahabatnya memasuki dunia Jiwa, membawa meraka,tepatnya di suatu tempat yang menjadi kediaman Zhen Long.


Deeegggghhhhhhh.........


Baik Wuji dan kelima lainya,,, langsung mematung, seluruh tubuh mereka gemeter, bahkan mereka kesusahan menelan ludah.


"a.. pa... Naga itu nyata" WanLi terbata bata


"ya... Naga itu nyata, dan Nama naga hitam itu adalah Zhen Long" jawab Ruo.


Zhen Long, yang mendapat kunjungan dari Ruo dan enam sahabatnya,mengambil sikap.


Zhen Long yang hanya bisa berbicara melalui pesan jiwa,menyalurkan energi jiwanya agar dapat terhubung oleh semua pemuda yang ada di hadapanya saat ini.


"kenapa dengan wajah dan mulut kalian,anak muda? " Zhen Long sedikit risih melihat wajah terbengong Qian cs.


"a__itu__anu___" Qian cs saling pandang dan tak menemukan kata katanya.


Debbbbb......


Huo Eng kemudian muncul di antara Ruo cs, dengan tatapan aneh melihat wajah dari semua sahabt Ruo yang masih bengong.

__ADS_1


"Bukan kah anda senior Huo?? " Wuji yang meskipun baru sekali bertemu dengan Huo Eng, langsung ingat.


"ah... benar, nama orang tua ini Hui Eng, Junior" jawab Huo Eng.


"apa kalian tidak menanyakan namaku??! " melalui pesan Jiwa, Zhen Long berkata pada mereka berenam.


"maafkan ketidak sopanan junior,,, namaku Wuji" Wuji segera memperkenalkan diri baik pada Huo Eng maupun Zhen Long.


"WanLi"


"Qian Qin"


"Zhang San"


"Bai Huang"


"Liu Bai"


"Aku Zhen Long,, " mereka pun saling mengenalkan diri.


*


*


Beberapa jam kemudian.....


"Jadi seperti itu??? senior,, apa dewa karatan itu memang berada di kursi puncak tertinggi di antara milyaran ras dewa?? " Wuji menanyakan tetng sosok Zuxian Di Shen, setelah mendengarkan semua cerita,,, baik dari Ruo, Huo Eng dan Zhen Long.


Wuji dan yang lain menilik ke arah Ruo, ke enam sahabat itu memiliki kesan tegas.


"Saudara..... sepertinya kita memang harus segera ke alam dewa dan mengambil kembali kehormatan paman Jiang" usul WanLi


"mmmm..... benar kata saudara WanLi" ucap yang lain menyetujui usulan WanLi.


"anak muda,,, aku sarankan kalian untuk ikut bersama kelima pemuda dari alam dewa itu dan mulailah membentuk kekuatan dari sana!!! "


"juga aku sangat yakin,,, bangsa iblis sudah mulai mengganggu ketentraman di alam dewa tingkat satu itu"


"Sementara untuk Junior Ruo,, pergilah ke alam ras abadi jika sudah sampai di alam dewa dan menyelesaikan urusan di sekte itu,, karna aku juga meyakini bahwa Sekte Cahaya Dewa mengetahui lokasi tepat dari dua alam yang sengaja di sembunyikan,,, yaitu alam dari ras abadi dan satu lagi kau akan tau nanti"


"aku mendengar,,, hanya sekte cahaya dewa lah satu satunya sekte yang tak pernah berkonflik dengan ras abadi dan lainya" Zhen Long menyampaikan semua hal yang memang perlu di ketahui oleh ketujuh pemuda yang ada di hadapanya itu.


"Lantas,,, menurut senior, apakah junior harus membawa semua orang bersamaku" tanya Ruo.


"Sebaiknya tidak!!! " tegas Huo Eng, menyela.


"Bawalah mereka yang memang pantas kau pilih!!! sementara yang lain, biarkan mereka ttp di alam langit ini, sampai kau dan lain berhasil membentuk kekuatan di alam dewa" ujar Huo Eng.


"ya,, Huo Eng benar!! barangkali, setelah sampai di alam dewa,,, aku bisa merasakan keberadaan Ras Naga, dan dengan modal lencana yang kau Terima dari Ar Long,,, kau memiliki kesempatan besar menjadikan ras Naga sebagai Sekutu" timpal Zhen Long.

__ADS_1


Setelah obrolan panjang itu berakhir, dengan Ruo yang telah mengambil keputusan,,, mereka bertujuh pamit dan keluar dari dunia jiwa.


*


*


"Saudara,,,kenapa ini masih sore?? bukankah tadi kita berbincang sangat lama? " Wuji merasa heran setelah keluar dari dunia jiwa, yang ternyata waktu di dunia nyata seperti tetap sama,, bahkan wuji masih melihat Jun dan ke empat lainya di tempat semula.


"itu karna perbedaan waktu di sini dan dunia jiwa memang berbeda saudara Wu" jawab Ruo, lalu sedikit menjelaskan.


"Begitu?? "


"Baiklah,,, kalau begitu aku pergi dulu, maklumlah!!!sebagai lelaki tampan,, akan selalu ada wanita yang menunggu di rumah" ucap Wuji dengan nada sindiran pada Ruo.


"Haizzzz..... kau kira hanya kau saja yang di tunggu wanita cantik" timpal yang lain... sementara Ruo hanya memasang wajah masam, mendapat sindiran dari ke enam sahabatnya.


"aahahahahhaaaaa....... sampai jumpa besok saudara" Wuji tertawa puas, melihat wajah masam Ruo, lalu melesat lebih dulu meninggalkan saudaranya yang lain.


Merasa sendiri setelah di tinggalkan semua sahabatnya, Ruo memilih menghampiri Hua cs dan bergabung dengan mereka sekedar berbincang santai.


"Lima hari dari sekarang,,, aku akan ikut dengan kalian! tapi,,, aku akan membawa beberapa saudara saudaraku,, apa kalian keberatan? " tanya Ruo


"Tidak senior,,, kami sama sekali tidak keberatan" jawab Hua


"Baiklah,,, terimalah ini" Ruo memberikan lima botol kecil dan di bagikan pada Hua cs


"apa ini senior?? "tanya Yui


" pergilah ke menara kultivasi lantai lima!! telanlah pil itu, lalu berkultivasilah di sana?!! "Ruo meminta Hua cs meningkatkan ranah kultivasi mereka sebelum berangkat ke alam dewa tempat mereka.


Hua cs yang mengerti,menuruti perintah Ruo, segera mereka menuju menara kultivasi yang berada jauh di bagian utara wilayah sekte Lembah Angin Semesta.


" Semoga kalian berlima memang murid jenius, seperti yang di katakan senior Zhen Long"gumam Ruo, yang lalu kembali ke kediamanya.


*


*


"Bagaimana pendapatmu ttg Jiang Ruo ini, tetua Yi?? " Patriak yang selalu memantau kelima murid sekte nya dari alam dewa terus menerus di buat takjub oleh sikap Ruo, begitupun saat ini,, saat melihat Ruo memberikan pil untuk kelima muridnya.


"Sama sperti anda patriak,,,namun yang lebih mengagumkan adalah,,, kelima muridku mendapatkan banyak pelajaran dalam waktu singkat"jawab Jia Yi yang tak lain adalah guru dari Hua cs.


" Ya, tepat sekali,,, kita patut bersyukur,, Jiang Ruo pada akhirnya mau menerima undangan kita"


"karna,, seperti yang kita tau, kita sangat membutuhkan sosoknya sekarang" Patriak Wong sudah tak sabar menunggu kedatangan Ruo.


"Patriak,,, seperti yang kita lihat,, ternyata bukan hanya Jiang Ruo yang kuat, tetapi ke enam sahabatnya juga memiliki kekuatan yang hampir sama"


"Ketujuh pemuda itu sepertinya memang telah melewati banyak hal bersama,,, jadi wajar jika mereka memiliki kemampuan sama luar biasanya"patriak Wong sependapat dengan Jia Yi.

__ADS_1


" mulai saat ini,,,, jangan menganggu kultivasi kelima murid kita, selama empat hari kedepan!!! dan kita akan kembali memantau setelahnya"patriak Wong memberikan perintah, pada semua orang yang berada di tempat kusus sekte itu.


.......................


__ADS_2