Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
pertempuran 3


__ADS_3

"Jing yu..... "


Gumam Ruo, yang teringat dengan ikan raksasa milik Zi Shen.


"Saudara Wu,,,, bisakah saudara Wu, mengatasi ikan paus,,,,Zi Shen biar menjadi bagianku sekarang"


Ruo meminta Wuji, untuk menggempur pasukan ikan raksasa Zi Shen.


"Ikan...... Kau jangan bercanda saudara,mana ada ikan di sini... " Ujar Wuji.


"Ikuti saja asal serangan bola energi itu,,,, nanti saudara akan tau"


Ucap Ruo, yang masih dengan pengendalian elemen anginya, menekan Zi Shen.


"Ay.. Ay... Kapten,,,, "


Whuuussssss........


"Eh..... Saudara, aku akn membawa salah satu cakram Guang"


Wuji lupa dengan senjata andalanya, yang masih mengurung Zi Shen, kemudian wuji menarik salah satu cakram Guang dengan kekuatan spiritnya.


"Aiiisssss..... " Ruo hanya menggeleng.


Sementara,,, bola bola energi semakin banyak mengarah ke pasukan aliansi...


"Perisai langit..... "


Blaaaaaaarrrrrrrrrrr...........


formasi periasi langit terbentang sepanjang puluhan kilometer,Dewi langit menahan semua bola energi yang sudah memakan banyak korban dari pihak aliansi, dan merusak fokus pasukan menghadapi pasukan Zi Shen.


Trang... Tarang... Clang... Bummm...

__ADS_1


Duartr.... Drreeetttttttt...... Bammmm...


Dua pasukan berjibaku,berusaha menjatuhkan lawan lawan mereka....


Patriak Jian, menyerang pasukan Zi Shen, dengan bringas dan tanpa ampun,,, setiap lawan yang dia hajar, menggambarkan kegeramanya atas rasa malu yang di berikan Zi Shen.


"Jangan ada satupun yang di biarkan hidup,,,,,, Bunuh semuaaaaaa"


Teriak patriak Jian, dengan tubuh, yang sudah tertutup oleh darah musuh.


"Jurus pedang angin...... Badai pedaaaannnggg..... Heeeeyyyyyyaaa"


Whhuuuuuuusssssssss........


Boooooooommmmmmmmmmmmm


Kiloanmeter,pasukan musuh terbabad oleh ribuan pedang energi yang tercipta dari jurus patriak Jian, seranganya membelah garis lurus dan melemparkan ribuan tubuh pasukan Zi Shen.


Deeemmmmmmmmmmm........


Dari pihak musuhpun mereka tak mau kalah,,,,, mereka memberikan serangan yang tak kalah dahsyat,,,,, mengarah ke patriak Jian.


"Sapuan pedang angiiinnnnnnn"


Patriak memutar pedangnya untuk menahan serangan yang mengarah padanya.... Pusaran energi yang berbentuk pedang berputar seperti kincir angin....menghalau serangan dahsyat dari musuh....


Baaaaaaammmmmmmmmmm


Demmmmm Mmm..... Demmmmmm...


"Tcaahhhh....... Whiuuusssssss.... "


Patriak Jian melesat, menerjang ratusan pasukan Jian untuk menyerang orang yang melesakan serang energi padanya.

__ADS_1


"Pedang angin....... Amarah pedaaaannng,,,,, "


Zeeeeeppppppppppp..........


Chiiiuuuuuuuuuuuuuuuu.........


Blaaaammmmmmmmmmmmmm...


Ratusan orang, hancur dan menciptakan hujan darah akibat jurus amarah pedang patriak Jian.


Patriak,tak berhenti terus membabad pasukan Zi Shen...dari jauh, patriak Zi menyaksikan betapa dahsyat serangan patriak Jian saat dia mengamuk.


"Teruslah mengamuk suadara,,,, mereka harus membayar kehormatan mu"


Gumam patriak Zi,sambil menatap betapa mengerikannya serangan patriak Jian.,,,


setelah bergumam, patriak Zi pun melanjutkan pertarunganya.


Dari udara,,, dewi langit, menghujani pasukan Zi Shen,dengan aWan Si de,atau awan kematian,pasukan musuh akan langsung terbakar jika terkena jurus dari awan kematian Ling Su Yuan, karna jurus itu pula lah,,, Ling Su Yuan, mendapat gelar Dewi langit.


Perlahan,musuh mulai berkurang, namun tak sedikit pula korban dari pihak aliansi,,,, Ruo yang belum juga dapat menyelesaikan pertarunganya dengn Zi Shen, meski Zi Shen terkurung oleh cakram Guang dan cincin angin, memang benar, kekuatan Zi Shen, berada satu tingkat di bawah Ruo... hanya saja, berkat Mata Langitnya, Zi Shen seperti bisa memanipulasi ke adaan nya sendiri, hampir mirip dengan ilusi,namun jauh lebih kuat manipulasi yang di ciptakan dari mata langit, ratusan duplikan cakram, yang menekanya pun, masih belum sanggup menggores tubuh Zi Shen, tekanan medan gravitasi angin yang di ciptakan Ruo pun, masih belum cukup mampu,untuk melemahkan manipulasi mata langit, meski di tambah dengan tekanan cincin angin....


"Mata Langit,,,, bukan seperti kekuatan yg di dapat dari latihan" gumam Ruo.


"Apa yang harus ku lakukan selanjutnya" Ruo berfikir keras


"Zi Shen, adalah satu satunya dari milyaran orang di benua Zen, yang memiliki mata langit.... "


"Degggghhhhhhh"


Akhirnya Ruo mengingat satu hal...


"Shung Ning Yun...... "

__ADS_1


__ADS_2