Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Menuju Sekte pedang Angin


__ADS_3

"Paman,,, bagaimana paman tau informasi ttg ayah sebanyak itu" Ruo merasa,bahwa kedekatan paman Ling dan ayahnya tak biasa.


"Hehhh... " Paman Ling membuang nafas


"Dulu,,, hubungan ayah dan ibumu mendapat pertentangan dari sekte Ling yang ada di daratan Zurhen.... " Paman Ling kembali menjedah, dan menatap Ling Su Yuan.


"Intinya,,,, semua informasi tadi,aku dapat dari Jiang kun,, Ruo'er" Paman Ling, lebih memilih tidk menceritakan.


"Ibu,,,, bagaimana menurut ibu" Kini Ruo mengalihkan pertanyaan pada ibunya.


"Entahlah anakku,,,,selama ini, ibu kira ayahmu berada di daratan Zurhen,,, semenjak Jiang Gege meminta ibu pergi ke Benua Zen ini" Air mata Dewi Langit menetes.


"Ibu telah gagal,,,, gagal menjadi istri yang baik bagi Jiang Gege, juga gagal menjadi ibu yang baik bagimu anakku" Ling Su Yuan, hanya bisa meremas jemarinya dan menahan tangisnya.


Ruo mendekat, dan memegang tangan ibunya...


"Ibu,,, Ruo'er tau, semua ini adalah rencana ayah,,,, bagaimanapun,ibu sudah menjalani bakti pada ayah, dan menuruti permintaan ayah" Ruo mencoba menenangkan ibunya.


"Ibu tidaklah gagal,,, menjadi istri maupun ibu ku,,, lihatlah Ruo'er sekarang,ini semua adalah bagian dari hasil apa yng di persipakan oleh rencana ayah"


"Ibu dan Ruo'er,,, sama tidak taunya ttg keberadaan ayah,,,, sekarang, biar menjadi tugas Ruo'er yang menjemput ayah, walaupun harus pergi ke alam yang lebih tinggi"ada ketegasan dalam ucapan Ruo, ada semangat seorang anak yang memiliki tekad kuat, untuk menyatukan keluarganya.


Ruo lalu kembali menatap paman Ling.

__ADS_1


" Paman,,,, jika aku boleh tau, adakah jalan untuk pergi ke alam atas itu" Tanya Ruo tanpa ragu.


"Emmmmm....... " Paman Ling seperti enggan menjawab,untuk beberapa saat, dia berfikir.


"Di daratan Zurhen,sangat mustahil..... Namun,aku yakin hanya satu orang yang tau ttg cara menuju alam itu" Ujar paman Ling.


"Siapa paman..... "


"Leluhur kaisar Zen.... " Cletuk paman Ling.


"Apaaaa.... Leluhur kaisar" Ke enam sahabat sangat terkejut, namun berbeda dengan Ruo.


"Jadi leluhur kaisar Zen.... " Gumam Ruo


"Ibu.... Kebetulan aku mendapat undangan dari leluhur kaisar Zen, beliau ingin bertemu muka dengan Ruo'er" Ucap Ruo


"Benarkah, nak" Ling Su Yuan, antusias.


"Emmmm..... " Ruo mengangguk


"Aissss........ Lagi dan lagi,kenapa selalu kebetulan" Wuji seperti terseret dalam lingkaran takdir dari sosok Ruo.


"Kau kenapa saudara Wu... " Tanya Qian Qin.

__ADS_1


"Tidak,,,, tak ada apa apa" Tutup wuji


"Ibu,, paman Ling, dan Bibi Yin.... Besok Ruo'er akan ke sekte pedang angin,dan akan bersama patriak Jian untuk memenuhi undangan leluhur, sekalian Ruo'er akan menanyakan cara untuk pergi ke alam atas" Ucap Ruo memutuskan rencananya.


"Yaa.... Sebaiknya Ruo'er tanyakan langsung pada leluhur kaisar" Ujar paman Ling.


"Dan juga,,, sebenarnya, paman sesikit heran... Baru kali ini paman mendengar, leluhur kaisar mengundang seseorang secara pribadi dan ingin bertemu muka" Paman Ling merasa penasaran dengan maksud dari undangan leluhur kaisar.


"Entahlah paman,,,, yang Ruo'er tau, undangan trsbt di sampaikan langsung pada patriak Jian melalui utusan... Dan reaksinya sama seperti paman,semua orang di sekte pedang angin merasa heran, sekaligus senang" Ruo'er menyampaikan.


mereka melanjutkan obrolan sampai malam hari,baru setelah nya mereka semua memilih istirahat.


Waktu bergulir ketika malam berganti pagi, Ruo dan sahabatnya sudha bersiap untuk pamit.


"Ibu, paman Ling, Bibi Yin,,,, kami pamit sekarang.. " Ruo cs menangkupkan tangan.


"pergilah,,, dan tetap berhati hati... " paman Ling, mengizinkan Ruo cs.


"emmm.... kami pergi" selesai peradatan, mereka melesat meninggalkan kediaman Ling Su Yuan.


"saudari Yuan,,,, keponakan benar benar persis seperti saudara Jiang,, dari sikap, kekuatan dan lainya" puji paman Ling pada Ruo


tak ada jawaban dari sang Dewi langit, sebaliknya,,, dia pun memilih masuk ke kediaman dan menuju kamar pribadinya.

__ADS_1


__ADS_2