
Tiga hari berlalu setelah pertempuran besar yang melibatkan sekte Lembah Angin, Kultivator bebas, para peserta turnament dn Lung serta anak buahnya, juga yang lainya...
kini,nama sekte Lembah Angin dari Kekaisaran Qin, sangat terkenal.,, terlebih sosok pemuda yang bernama Ruo...dan juga enam sahabatnya, Turnament,yang sejatinya tengah di gelar dari sehari yang lalu, di batalkan, oleh kesepakatan dari lima Kekaisaran.... selama berlangsungnya turnamen,,, hanya satu kaisar yang belum pernah menghadirkan diri.... yaitu kaisar Jiang yang notabene adalah tuan Rumah,,,, semua hal di limpahkan oleh Jendral Wei sebagai penanggung jawab penuh.
sebenarnya dari hari pertama empat kaisar datang keempatnya menanyakan kaisar Jiang, namun selalu di jawab bahwa kaisar Jiang tengah melakukan latihan tertutup untuk naik Ranah kultivasi.... hanya, di luar dari urusan turnamem, Jendral Jiang tetap tak memiliki kuasa... sebagai contoh, ketika terjadi pertempuran di hari lalu, Jendral Wei merasa tak memiliki kuasa untuk membantu dalam pertempuran itu.
Kaisar Jiang, di nilai tak memghormati empat penguasa lainya,,,, namun, ke empatnya memilih tak perduli, mereka baru akan memberi surat somasi berstempel Ke 4 kaisar sekaligus, setelah kaisar Jiang keluar dari latihan tertutupnya....hal itu, yang menjadi perbincangan 4 kaisar saat ini di kediaman Patriak Li.
"saya rasa,,, mengenai kaisar Jiang kita cukupkan sampai di sini saja"
ucap kaisar Hong, yang sudah tak tertarik membicarakan sosok kaisar Jiang.
"ya saudara Hong benar,,, lagi pula, turnament ini pun gagal untuk di lanjutkan" tutur kaisar Dong.
"patriak Li,,, bagaimana dengan anda,,, " tanya kaisar Shong pada ptriak Li.
"yang mulia,,, kami tidak masalah, melihat situasi, memang Turnament sudah sepatutnya di batalkan"
"lalu mengenai Kaisar Jiang, saya pribadi,,,, sangat tak pantas untuk ikut campur" jelas patriak Li.
"ehm...kami mengerti patriak Li" ucap kaisar Dong
"dan juga patriak,,, jika patriak mengizinkan, aku ingin menggunakan jasa beberapa murid dari sekte Lembah Angin yang Anda pimpin" lanjut kaisar dong.
"maksud yang mulia" patriak sedikit tertarik dgn minat kaisar Dong , sedangkan yang lain mendengarkan.
"aku ingin, beberapa murid dari sekte lembah angin,melatih putra mahkota dan anak anak para petinggi Kekaisaran, serta para putra bangsawan Kekaisaran Dong"
kaisar Dong menyampaikan keinginananya, pada patriak Li.
"untuk perjanjian kesepakatan, nanti kita akan bicarakan kembali" tawar kaisar dong,, dan ternyata, Kekaisaran Shong dan Hong, memiliki minat yang sama dengan kaisar Dong,.
"Yang mulia,,,, ini adalah keberuntungan untuk sekte lembah angin kami,,, Saya siap melakukan kerjasama, dan secepatnya saya akan mengaturnya" patriak Li, memyanggupi kerjasama dgn 3 Kekaisaran.
puas berbincang bincang, para penguasa dan petinggi itu kemudian di arahkan ke jamuan makan.
sementara, di tempat lain.... Ruo sedang bersama Liu fei dan Lung serta anak buahnya....
__ADS_1
"Senior,,,, tugas senior, aku nyatakan sudah selesai,,, dan formasi segel pengikat jiwa kalian semua sudah aku lepaskan,,,,, sekarang, senior dan yang lain sudah tak memiliki kekangan lagi" ucap Ruo pada Lung.
"pemimpin,,,, dengan atau tanpa segel, kami akan tetap menganggap anda sebagai pemimpin kami, mengikuti pemimpin dan menjadi bagian dari sekte lembah angin sekarang adalah tujuan kami" tegas Lung, membuat Ruo salut dengan Lung dan anak buahnya.
"senior,,, sebenarnya, aku masih memikirkan energi besar yang menyerangku terakhir kali, dan aku merasa seperti akan ada kekuatan besar lain yang akan muncul.... " Ruo menyampaikan unek uneknya, pada Lung
"memikirkan itu, seperti aku harus membuat persiapan,,, senior Lung, maukah kau membantu ku" tanya Ruo pada Lung
"tentu pemimpin,,, tentu aku dan yang lain akan selalu siap untuk membantu pemimpin" Lung senang, Ruo akhirnya meminta bantuanya.
" senior,,, aku ingin membentuk pasukan khusus, yang akan aku latih secara langsung"
"Deggghhhh"
jantung Lung, terguncang mendengar rencana Ruo.
"mak... sud, pem... mimpin" Lung terbata bata...
"ya,, senior.... anda beserta seluruh anak buahmu, akan ku latih sebagai pasukan khusus... yang beraviliasi langsung dengan sekte Lembah Angin"
"tidak.. tentu saja kami tidak keberatan pemimpin" ucap Lung
"jika seperti itu, selanjutnya kita akan membangun markas yang di peruntukkan menjadi tempat kalian" Ruo mulai berfikir..
"engg.... pemimpin, bagaimana kalau kita manfaatkan bekas markas dari aliansi" Lung menyampaikan usulanya
"ah.... benar juga, baik,,,,, kita manfaatkan bekas markas aliansi itu"
Ruo tersenyum karena mendapatkan solusi dari kendala pertamanya
"Terimalah ini,,,, " Ruo memberi satu cincin ruang pada Lung
"senior,,, di dalam cincin itu, ada banyak pil, yang sudah aku susun... serta sebuah lencana paviliun elang perak, senior berkunjunglah kesana, dan jual semua pil pil itu,jika senior mendapat kesulitan, tunjukkan lencana itu dan temuilah senior Gua Ma, gunakan hasil semua hasil penjualan itu untuk merenovasi markas bekas aliansi"
Ruo menuturkan tujuanya...
"satu lagi,,,, bawalah semua keluarga senior dan juga anggota yang lain, aku yakin,,, kalian semua sudah lama tidak bertemu dengan keluarga kalian"
__ADS_1
Lung tak henti hentinya, di buat kagum oleh Ruo, yang sangat detail memikirkan segala hal... yang tidak melulu mementingkan rencananya, tapi juga memikirkan semua orang yang terlibat dalam rencana itu sendiri.
"sekrang, senior boleh pergi... dan ajaklah beberapa dari anggota yang lain untuk menemani senior" pinta Ruo.
"Baik pemimpin,,,, aku akan segera menyelesaikan tugas pertama dari rencana pemimpin... " Lung pun pergi meninggalkan Ruo.
melihat Lung pergi,,, Liu Fei, menghampiri Ruo,dan membawakan ya secangkir teh... dan mulai berbincang bincang.
Para kaisar dan petinggi saat ini telah selesai menikmati perjamuan...
"ehmmm.... Patriak, dimana Qin Qian dan yang lain" kaisar Qin menanyakan keberadaan putra mahkotanya
"eee... anu,,, yang mulia.. .. " patriak seperti bingung menjawab pertanyaan kaisar Qin
"ada apa patriak" kaisar Qin merasa heran dengan sikap patriak Li
"Putra mahkota dan yang lainya sedang berkunjung ke sekte poenix"
mau tak mau, patriak tak ingin berbohong pada seorang kaisar. karna bagaimanapun, jika seseorang terbukti berbohong pada seorang kaisar, maka akan mendapat hukuman berat.
"sekte poenix,,,, memangnya ada keperluan apa mereka kesana" patriak yang tak cukup dengan satu jawaban, kembali bertanya.....
"Yang mulia,,,, aku rasa Qian Qin menemui calon menantu anda" patriak di buat sangat serba salah...
"apaaaa,,, calon menantu, " kaisar terkejut dengan penuturan patriak Li, juga lima raja sama terkejutnya.
"benar yang mulia" patriak meyakinkan kaisar kembali....
"selamat saudara Qin,," tiga kaisar lain mengucapkan selamat pada kaisar Qin, yang sebentar lagi akan memiliki menantu....
"yang mulia,,,, bagaimana kalau kita ke sekte poenix, dan langsung saja kita melamar pasangan anak anak kita" usul raja wu,,, dan kaisar memikirkan usulan itu...
"hehehee...... baik,,,, mari kita kesana dan kita langsung melamar pasangan anak kita,,,, dan kita lihat, seperti apa reaksi mereka ber enam... " ajak kaisar Qin yang akhirnya setuju dengan usulan raja Wu..
"hahahahahaah"
kaisar Qin dan kelima raja tertawa membayangkan wajah anak anak mereka... tak lupa kaisar juga mengajak patriak Li, sementara tiga kaisar tak mau terlibat dengan kegilaan kaisar Qin dan lima rajanya.
__ADS_1