Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Pertempuran


__ADS_3

Pasukan Ling, yang di pimpin Ling Su Yuan,,, menjadi pasukan pertama yang berinisiatif menggempur pasukan yang di pimpin Zi Shen.....


Jutaan pasukan Ling, melesat dan dengan aura tekanan yang sepenuhnya mereka gunakan.


Sementara, dua patriak yang masih saling berhadapan, kemudian saling menatap.....


"Jian Feng,,, sekarang, kau mendapat alasan kenapa kami sekte Zi,,, membuang Zi Shen dan mencapnya sebagai penghianat"


"jika saja Dewi langit, mengetahui lebih awal, bahwa daratan Zurhen di invasi oleh Zi Shen beserta pasukanya,,,,,,, kau dan seluruh pasukanmu,takan pernah bisa berdiri di sini saat ini"


"Jian Feng,,,, sekarang, keputusan,,,,ku kembalikan padamu, tapi,,,,, aku patriak sekte Zi, lebih memilih berperang dengan mereka yang pantas di perangi..... "


whhuuuuuuuuuzzzzzzzzzzz.....


Patrick Zi meninggalkan patriak Jian,kembali pada pasukanya.


sedangkan patriak Jian, kini tertunduk lesu dan merasa malu, karna sekte yang di pimpinya telah menampung seorang penghianat yang benar benar layak mendapat gelar penghianat.


"Pasukaaaaaaaaaaaaaannnnnnn"


suara patriak Jian sangat lantang, di penuhi kegeraman pada sosok Zi Shen.


"Kita serang pasukan Zi Shen,,,, dan bergabung dengan pasukan Zi Dan Ling" ucap patriak Jian memberi perintah.


"Serbuuuuuuuuuuuuuu"


"uurrraaaaaaa..... uurrraaaaa.... "


Seluruh pasukan, yang berjumlah lebih dari 700jt orang itu, memutuskan berperang dengan musuh mereka yang sebenarnya, yaitu Zi Shen dengan 300jt pasukanya.


Bisa di bayangkan,,, dampak akibat dari pertempuran berskala kekuatan dari 1M, tersebut.


sedangkan,,,di Kekaisaran,,,,,, kasim hilir mudik, memberi laporan perkembangan pertempuran yang terjadi di pulau naga.


Kekaisaran di buat sangat sibuk,,, mau ikut campur pun, sudah terlambat,,, yang bisa di lakukan pihak Kekaisaran,,,, hanyalah menekan dampak yang akan di timbulkan dari pertempuran besar itu.

__ADS_1


"Berkat Ruo,,,,bocah dari daratan Zurhen itu, musuh sebenarnya dari benua Zen, akhirnya termakan oleh rencananya sendiri" gumam seseorang, yang ternyata adalah Kaisar Zen.


"Duuummmmmmmm"


"Boommmmmmmmmmmmm"


"Blaaaammmmmmmmmmm"


Dentuman,,,, ledakan,,,, getaran,,, guncangan,memporak porandakan pulau Naga,,,, air laut bergejolak menciptakan gelombang ombak, yang sangat besar.


Langit setiap saat berubah warna karna lesakan energi dari 1M lebih ahli.


Ruo kini sedang direpotkan oleh Zi Shen... meskipun ranah Zi Shen hanya berada pada ranah dewa bumi tahap puncak,satu ranah di bawah Ruo,,, namun karna mata langitnyalah, yang membuat Ruo hampir tak bisa menyentuh Zi Shen.


Ruo mengayunkan pedanganya, secara vertikal, ke arah Zi Shen....


"mati kau keparat...... "


"jurus pedang pembalik langit,,,,, sayatan langit... heeyyyyyaaaaaa"


Booommmmmm.........


"bagiku kau seperti siput,,, bocah, jangan berfikir kau bisa mengalahkanku" ejek Zi Shen.


wheeeessss.....


Zi Shen melesat ke arah Ruo, dengan pedang panjang di tangan kanannya.


wessss......


trang.... trang... trang....


keduanya beradu pedang, Ruo menangkis semua sabetan pedang Zi Shen.


"duri landak..... "

__ADS_1


Blaaaaaaarrrrrrrr..........


Ruo menebar duri landak baja anginya, ke segala arah, untuk mengurung Zi Shen.


"hahaaaa..... kau boleh mencoba segalanya bocah,, tapi jangan harap aku memberimu kesempatan untuk menyentuhku.... " Zi Shen mencoba memprovokasi Ruo.


Ruo tak mingindahkan,,, dia terus menggempur Zi Shen.


tcahhhh.... duagghhh... dauaggghhhh..


wuuusss... ... buakkkkkk


Ruo menyerang dengan pukulan, tendangan, sabetan pedang, dan duri landak baja angin... semua keahlian dia kombinasikan,,, namun tetap, tak sekalipun Ruo bisa menyarangkan pukulan dan tendanganya.


bahkan,,,kecepatan duri landak, yang sudah di isi elemen anginpun,seperti tak berfungsi....


"sekarang,,, giliranku bocah... " ucap Zi Shen.


buak... buakkk... duaaaarrrrr... Bommmmmmmm........


Ruo bertubi tubi terkena pukulan dan tendangan Zi Shen, dia hanya fokus pada sabetan pedang, namun tidak dengan serangan pukulan dan tendangan Zi Shen,,, Ruo di kirim jatuh ke tanah, di susul dengan lesatan energi pedang dari Zi Shen.


Whuuuussssss.......


Zi Shen kembali melesat,di berangi serangan energi pedangnya,,,,dia tak mau memberi kesempatan pada Ruo....


"tranformasi.... "


melihat serangan dahsyat yang tepat mengarah padanya,Ruo segera menggunakan Zirah naganya.


Blaaaaaarrrrrrrrrr..........


Boooommmm.... Boooommmmmm


kekuatan energi pedang Zi Shen tertahan, tepat hanya beberapa sentimeter dari Ruo yang baru saja brtranformasi dengan zirah naga.....

__ADS_1


"Cakram Guang...... "


gumam Ruo, yang merasa sangat terkejut, melihat senjata yang menahan kekuatan energi pedang Zi Shen, adalah Cakram Guang.


__ADS_2