
Selama berhari hari Ruo melakukan perjalanan udara,mencoba melupakan rasa bersalahnya yang masih mengganjal ttg keluarga Pung.
Ruo mendadak menghentikan laju terbangnya, tatkala dari jarak yang masih cukup jauh, ada sosok berdiri melipat tangan di dada dan menatap ke arahnya tenang.
Ruo bersikap sopan menghampiri sosok itu.
"Salam senior... " Ruo menyapa sosok itu
"Emm.... " Sosok itu hanya menganggukkan kepala.
"Senior,,,, apakah senior sedang menunggu seseorang atau ada hal lainya" Tannya Ruo.
"Tidak... " Jawab sosok itu singkat.
"Baiklah kalau begitu,,, junior pamit meneruskan perjalanan" Ruo pun hendak pamit pergi, namun di hentikan sosok itu.
"Anak muda,,, apa kau memang tidak tau, atau pura pura seolah tak perduli,,," Sosok itu mulai menatap tajam Ruo.
"Maaf senior,,, junior tak mengerti maksud dari senior tadi... "
"Aissss....... Anak muda, kau memasuki wilayah kami,,,, wilayah yang sepatutnya manusia tak boleh memasukinya... " Sosok itu menjelaskan kelalaian Ruo, Ruo yang benar benar tak mengerti, hanya bisa menggaruk kepala sambil wajahnya tersenyum bodoh.
"Enggh..... Sekali lagi maaf senior,,, junior benar benar tidak mengerti,,, dan mohon penjelasanya"
"Haahhh.... Baiklah, melihat wajah bodoh mu itu, aku jadi tidak tega..... "
"Siapa namamu anak muda,,, "
"Nama junior Ruo,,, senior.. "
"Nak Ruo,,, ini adalah wilayah dari ras Yao, atau unhuman,,, tpi tunggu dulu,,, apa kau tak juga apa itu Yao" Sosok itu menebak ketidak tauan Ruo lagi.
"Hehee.... Benar senior,junior juga tak tau apa itu Yao... " Ruo cengengesan.
__ADS_1
"Aiiisssss........ sekarang akan aku tebak,,, kau pasti bukan dari alam ini... "
Degghhhh.....
Ruo merasa terkejut dengan ucapan sosok di depanya.
"Sudahlah,,,,, percuma juga aku jelaskan, oh ya.... Namaku Yao Sheng... aku adalah penjaga garis batas wilayah di sini... " Yao Sheng mengenalkan dirinya pada Ruo.
"Yao... Yao... Yao.... " Ruo bergumam dan mengingat sesuatu...
"aaaa...... Senior, aku ingat,,,,,, aku juga punya kenalan dengan nama yang sama,,, namanya Yao Wendhi... Emmm..... Benar, Yao Wendhi" Ruo berhasil mengingat sosok penguasa hutan kematian di daratan Zurhen dulu.
"Yao Wendhi,,,, " Yao Sheng menyipitkan mata dan mengangkat sebelah alisnya.
"Anak muda,,, apa kau yakin nama nya Yao Wendhi" Yao Sheng meyakinkan Ruo
"Junior yakin senior....Kenalanku adalah Yao Wendhi, juga ada Yao Tutung, Yao Yien dan Ya Nying" Ruo sangat yakin menyampaikan.
"Kemana senior,,,, "
"Nanti kau akan tau,,, mari" Ajak Yao Sheng, yg kemudian keduanya pergi.
Yao Sheng mengajak Ruo memasuki istana Yao, Ruo di buat takjub dengan kemegahan istana Yao itu.
"Senior,, apakah ini adalah istana kerajaan Yao kalian"
"ya benar,,,, kenapa anak muda"
"Benar benar luar biasa senior,,,, istana ini berpuluh puluh kali lipat lebih besar bahkan dari istana Kekaisaran benua Zen" kagum Ruo.
"Sekecil itukah istana di alam kalian,,, "
"emmm...... junior pikir, ukuran dan luasnya akan sama," Ruo tidak menyadari, bahwa luas wilayah Kekaisaran benua Zen,sama dengan sekte kalajengking yang telah dia bumi hanguskan,hanya karna kemarahan dia tak berfikir ttg hal itu.
__ADS_1
keduanya memasuki aula istana yang sangat luas,,, puluhan kali lapangan sepak bola luas dari aula kerajaan Itu.
"Salam dan sehat selalu untuk yang mulia Ratu"
Yao Shen melakukan peradatan, begitupun Ruo bersikap sama.
"Yao Sheng,,,, begitu tumben, kau mau berkunjung ke istana,ada hal apa yang menarik minatmu, menemuiku" Tutu Ratu Yao.... Yao Yeyen.
"mohon bicara Ratu,,, saya membawa seorang pemuda yang memiliki informasi tentang keberadaan Pangeran Yao Wendhi"
"Apaaaaaa...... "
semua orang yang berada di aula istana berdiri karna terkejut, tak hanya mereka... bahkan Ruo pun di buat sangat kaget dengan penuturan Yao Sheng.
"Yao Sheng,,,, apa kamu yakin ttg informasi mengenai keberadaan Dhi'er" Ratu Yao sangat senang mendapat kabar itu.,, kemudian mata Ratu Yao bergeser pada Ruo.
"anak muda,,,, apa yang di maksud Yao Sheng itu kamu" tanya Ratu Yao pada Ruo.
"Bebb... benar Ratu" Ruo masih trgagap
"Anak muda,,, katakanlah semua yang kau ketahui" pinta Ratu....
"Baik Ratu,,, namun sebelum aku menyampaikan informasi mengenai saudara Yao Wendhi,,,,, "
"saudara.... kau menyebut anakku dengan saudara..... " ucapan Ruo di potong oleh Ratu Yao
"Benar Ratu,,, Junior memanggil pangeran Yao Wendhi dengan saudara,,, itulah kedekatan kami... " tutur Ruo menjelaskan.
"baiklah,,, sekarang lanjutkan apa yang mau kamu katakan tadi anak muda"
"ah.... benar Ratu,,, jika suadara Yao Wendhi seorang pangeran,,,,,,, lalu apa kedudukan Senior Yao Ming, Ratu" tanya Ruo... dan berhasil membuat semua orang diam tak bisa berkata kata.
...........................
__ADS_1