Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Jadian


__ADS_3

Blaaaarrrrr............


Tak terlalu jauh di udara wilayah sekte cahaya dewa,,, Sebuah kapal terbang keluar dari sobekan ruang.


"Syukurlah!! akhirnya mereka bersedia datang!! " Zao Xun,salah satu orang luar yang di berikan kursi oleh Ruo di aula utama sekte cahaya dewa brgumam dan terlihat senang.


Zao Xun merasakan aura yang akrab datang mendekat ke sekte cahaya dewa,dia kemudian berdiri dari kursinya, lalu memberitaukan bahwa perwakilan dari sekte Elang Surga benua tengah datang berkunjung untuk menjalin kerjasama dengan sekte cahaya dewa dan juga Jiang Ruo.


"Senior Xun? kalau sperti itu?! sebaiknya mari kita sambut kedatangan mereka! " Ajak pateiak Wong Shen.


Merekapun menyambut kedatangan perwakilan Sekte Elang Surga dari benua tengah, kecuali Jiang Ruo dan kedua orang tuanya.


"Ruo'er?? kenapa kau tidak ikut menyambut mereka?? " Shu Ning Yun, merasa heran dengan putranya yang seprti tidak bersemangat.


"Ibu!? mereka adalah tamu seperti kita, jadi lebih baik,kalau patriak dan leluhur sekte ini yg menyambut mereka" tutur Ruo, yang tak ingin melupakan bahwa dirinya pun adalah seorang tamu yang di undang oleh sekte cahaya dewa.


"kau memang benar nak!! ibu bahkan lupa soal itu" ucap Shu Ning Yun mersa bersalah atas kelupaanya.


"Ya,, lebih baik kita menunggu di sini saja"usul Jiang Kun pada istri dan anaknya.


Di sela Jiang Ruo berbincang, Jia Yi menghampiri mereka dengan sikap yang sangat sopan.


" Paman? Bibi?Jia Yi mohon ijin untuk berbicara dengan Ruo Gege"ucap Jia Yi.


"Ruo gege??? " Jiang kun, Shu Ning Yun, bahkan Jiang Ruo sendiri terbelalak mendengar Jia Yi menyebut gege.


"mm.... benar paman, bibi?! apa ada yang salah? " tanya Jia Yi.


"eee.... ah, tida,, tidak,, tak ada yang salah dengan tetua Yi" Shu Ning Yun menyahuti Jia Yia dengan cepat.


Meski Ibu Jiang Ruo itu terheran heran dengan salah satu tetua sekte cahaya dewa itu, yang memanggil anaknya dengan sebutan gege.


"Bibi,, mohon jangan panggil aku tetua!!" pintanya,lalu tanpa aba aba,,, Jia Yi menarik lengan Jiang Ruo yang sedari tadi hanya diam karna kaget.


"Suami ku?? apakah calon menantu kita bertambah satu??? " Shu Ning Yun berkata pelan pada Jiang Kun, dengan mata yang masih memandangi Jia Yi dengan putranya.


"mmm.... dan kita harus bersiap untuk calon menantu lainya, istriku!!! " tutur Jiang kun.


"apaaaaa??? "


________________


Langit sangat cerah,saat Jia Yi dan Jiang Ruo terlibat obrolan di salah satu bangku pada balkon yang menjadi ruangan Jia Yi.


Jia Yi bersikap tak seperti biasanya,gadis cantik itu menatap pemuda tampan di sampingnya tanpa ragu.

__ADS_1


"Apa gege keberatan dgn sikap Yi'er sebelumnya?? " Gadis cantik itu sedikit memikirkan sikapnya namun,yang dia pikirkan saat ini adalah Bagaiman dirinya bisa mendapatkan hati Jiang Ruo.


"Tetu.. "


"ssttt" Jia Yi menempelkan telunjuknya pada bibir Ruo,untuk memotong ucapan Ruo.


"Cobalah memanggilku dengan Yi'er!! " pintanya.


"itu....?? "


"haisss,,, baiklah!! Yi.. Yi'er? "


Jia Yi langsung tersenyum, dan segera meraih lengan pemuda tampan yang ia kagumi.


"Aku masih tak terbiasa dgn ini, Yi'er!! "


"Apa kau tak ingin bertanya?! apakah kau punya pasangan atau tidak?! " tutur Ruo.


"Yi'er tau?? dan Yi'er bahkan sudah meminta izin pada A Raiya"


Jiang Ruo tersentak kaget dengan pengakuan Jia Yi, yang ternyata dia sudah berbicara dgn A Raiya.


"Bagaimana mungkin?? " Ucap Ruo tak percaya, lalu Jia Yi pun menceritakan ttg obrolanya dgn A Raiya.


"Alasanya,,,Yi'er tak bisa menunggu gege melihatku!! karna hal itu tidak mungkin, jadi Yi'er lebih baik mengatakan langsung ttg perasaan Yi'er pada Gege" lanjut Jia Yi.


"Gege pernah jatuh cinta,dan gagal,,, bahkan gege tak dapat melindunginya"ucap Ruo.


" A Nara bukan?? "timpal Jia Yi.


mendengar nama A Nara di sebut,,, Jiang Ruo langsung merubah sikap duduknya lalu menatap wajah Cantik Jia Yi.


" Apa Yi'er yakin mau mendampingi gege ?? "


"mm.... "


"mau melewati segala hal bersama gege?? "


"mm..... "


Whooosssssssss..........


Jiang Ruo memeluk Jia Yi, dan membawanya masuk ke dalam dunia Jiwa.


"ini...?? " Jia Yi tak bisa berkata kata, melihat keindahan alam di dalam dunia jiwa Ruo.

__ADS_1


Jia Yi merentangkan tangan dan memutar tubuhnya, menikmati udara dan energi yang ada di dalam dunia jiwa trsbt.


"Seniornya Long!!? " Jiang Ruo mengirim pesan pada Zhen Long untuk menampakan dirinya pada Jia Yi.


"Grroooooaaaaaaaaaa.......... " Zhen Long memenuhi panggilan pesan Jiang Ruo, dan manampakkan diri dengan wujud naganya.


"Naga??? " Jia Yi terkesima, meski tubuhnya bergetar hebat melihat binatang kasta tertinggi berada di dalam dunia jiwa milik Calon suaminya.


Zhen Long dengan tubuh naga raksasanya berdiri gagah di hadapan Jia Yi dan Jiang Ruo, menatap calon dari muridnya.


"mm.... Beliau adalah senior Zhen Long, dan yang selama ini melatih semua pasukan gege, Yi'er! " ucapnya, lalu Huo Eng muncul dari balik tubuh Zhen Long.


"Hohohooo.... ternyata bocah nakal ini, pintar juga memilih wanita"ucap Huo Eng, yang membuat wajah Jia Yi memerah.


" Beliau adalah Senior Huo Eng,,,, sama Seperti senior Long!! beliau juga adalah guru dari semua pasukan gege!! "ucap Ruo.


" Jia Yi menyapa senior Long dan Senior Eng" Jia Yi memberikan peradatan pada kedua guru Ruo.


"hahahahaa,,,,, bagusss!! ternyata Selain cantik, gadis kecil ini juga memiliki sopan santun"


"Baiklah!!! kami tidak akan mengganggu kalian,, kami kembali sekarang!! " Zhen Long dan Huo Eng kemudian meninggalkan pasangan baru itu yang tengah menikmati kebersamaan mereka.


Jia Yi masih terpana dengan Zhen Long, yang selama hidupnya,,, baru pertama kali melihat wujud dari sosok naga yang sangat perkasa.


Dia semakin kagum dengan lelaki yang berhasil meluluhkan hatinya sejak dia mengirim Hua cs ke alam langit.


Sikap yang di tunjukan Jiang Ruo adalah sikap dari lelaki yang selama ini dia inginkan, karna selain kuat,,, Ruo juga adalah lelaki yang baik dan bertanggung jawab.


Terbukti,, ketika Jia Yi, melihat bagaimana Ruo memperlakukan ke lima muridnya, meski mereka telah bersikap lancang.


Jia Yi, meraih tubuh Ruo lalu melingkarkan tanganya pada pinggang Ruo dari samping.


Sejurus kemudian,,, Ruo pun berlaku sama,,, dia melingkarkan tangan kirinya pada bahu Jia Yi.


"Aku yakin,,, setelah ini, ibu ku pasti akan memaksaku untuk segera meresmikan hubungan kita" Jiang Ruo membayangkan sikap ibunya, yang tak sabar menginginkan seorang Cucu.


"Yi'er tidak masalah dengan hal itu Ruo gege!! "


Pemuda tampan itu hanya tersenyum menerima jawaban dari Wanita cantik yang masih dalam dekapanya.


"Kita akan membicarakanya bersama A Raiya, Yi'er!!? "


"mm,,, tentu saja itu harus!! "


_____________

__ADS_1


__ADS_2