
"Hanya satu buah abadi,,, mampu memberikan terobosan satu ranah kultivasi,meningkattkan penyempurnaan inti elemen,memperkuat kekuatan spirit pada tingkat lanjutan,meperluasa jaringan akar jiwa,Dentian,meridian.... meanciptakan aura agung,dan.... aiiisssssss...... ini terlalu berlebihan" desah Ruo, yang seakan ragu pada catatan yang telah dia baca sebelumnya, lalu memilih menyudahi pikiran dan keluar dari Ruang arsip misi sekte awan.
"Nona... terimakasih dan maaf telah merepotkan" ucap Ruo pada wanita muda penjaga ruang arsip.
"sama sama senior,,, mmm..... senior,,, apakah senior sudah akan pergi sekrang"
"Ya nona,,,,, urusanku telah selesai di sini.. "
"Senior,,, maaf kalau junior lancang,, bolehkah aku tau nama senior,,, " ucap malu malu wanita penjaga itu.
"aahh.... itu, tak apa Nona.... "
"Namaku Ruo,,, Jiang Ruo nona,,, nona sendiri... "
"Nama junior A Ying,,, senior... "
"Baiklah, Nona Ying,,,,, kalau tak ada hal lainnya,,, aku permisi... "
"mmm... senior Ruo,,, apakah senior Ruo salah satu anggota Divisi PSAP... "
"Ya nona Ying,,, kebetulan aku salah satu anggota dri Divisi itu... "
"Senior,,, apa aku boleh meminta tolong pada senior... "
"eh..... " Ruo menyipitkan mata dan meaikkan sebelah matanya curiga.
"ah.... bukan, senior... ini bukan seperti yang Anda pikirkan....."
"Lalu.... " tanya Ruo
Buuuzzzzzzz..............
Blaaaaaaaarrrrrrrrr..............
Tubuh A Ying, tiba tiba memancarkan cahaya kekuningan yang menyilaukan.
yang membuat Ruo menutup matanya dengan lengan tanganya.
"kk... kau,,,,,, siapa kau Nona... "
Ruo terkejut dengan A Ying, yang berubah dari penampilan sebelumnya.
"Senior,,, maaf mengejutkan senior,,, Junior adalah ras elf"
"elf..... " Ruo tertegun,,, dia baru kali ini bertemu sosok elf.
__ADS_1
"mengagumkan.... " gumam Ruo, melihat satu kecantikan yang luar biasa jauh melebihi semua wanita yang dia temui, bahkan dari adiknya Yao Xue.
"aissss....... " Ruo mencoba membuang perasaan berlebihannya.
"Baiklah nona,,,, apa yang bisa kulakukan, sekiranya aku memang bisa, akan kulakukan namun jika sebaliknya,,, aku hanya akan meminta maaf padamu" ucap Ruo.
A Ying,mendekat perlahan pada Ruo,, lalu menyerahkan sebuah gulungan kulit hewan pada Ruo.
"Senior,,,, jika kebetulan senior melewati wilayah perbatasan wilayah ras elf, mohon sampaikan surat ini pada penjaga wilayah,,, dan juga perlihatkan ini" A Ying, kembali memberikan satu lencana pada Ruo.
"Nona,,, kalau hanya ttg ini,,, bukankah mudah bagi nona untuk melakukanya sendiri.... "
"yaa.... hanya saja, aku akan sulit untuk kembali lagi ke tempat ini.... "
"Nona,,,, kenapa kau memilih tinggal di wilayah manusia dari pada di wilayahmu sendiri"
"Senior.... saat ini, hanya Patriak dan Senior lah yang tau identitasku.... lalu, kenapa aku memilih tempat ini..... karna peraturan yang berbeda,,,, di sini, tiada batasan bagiku untuk mempelajari apapun,,,, berbeda jika berada di wilayah elf, semua serba di batasi,,, dengan segala persyaratan rumit"
"aisssss....... aku baru tau informasi seperti itu,,, baiklah nona, akan aku simpan surat ini,,, namun aku tak bisa menjanjikan apapun"
"tak apa,senior.... lagi pula, surat itu untuk orang tuaku. "
"mmm..... " Ruo mengangguk dan melangkahkan kakinya
"greeepppp..... " tiba tiba A Ying memegang tangan Ruo. dan kembali mengejutkanya,Ruo menatap kembali kecantikan luar biasa itu.
"aiisssss..... bikin deg degan saja" ucap Ruo sambil menggelengkan kepala, dan berlalu pergi meninggalkan A Ying.
"hehe.... " A Ying, trsenyum menatap punggung Ruo.
'ibu.... dialah yang ku pilih'
ucap A Ying dalam pikiranya.
Ruo kini kembali ke aula sekte dan begabung dengan yang lainya... namun dia menatap wajah semua petinggi sekte awan.
"Patriak, dan para tetua.... apa hubungan kalian dengan sekte Jiang"
Ruo langsung menanyakan pertanyaan krusial.
"Sekte Jiang.... "patriak terperangah dengan pertanyaan Ruo.
" Maaf anak muda,,, aku tak mengerti dengan maksud anak muda... " tutur Patriak He.
"Sudah kuduga, kalian tidak mengetahui hubungan leluhur kalian dengan sekte Jiang,,, " Ruo lalu menghampiri patriak He, dan menyerahkan satu catatan pada patriak.
__ADS_1
"Patriak,,,,, silahkan baca catatan itu"Ruo menyerahkan catatan dan kembali ke tempat duduk.
Ruo dan yang lain,kemudian menunggu patriak He selesai membaca catatan kuno yang di berikan Ruo tadi.
wajah patriak He, berubah ubah ketika membaca catatan trsbut, entah informasi apa yang ada pada catatan itu.
"Anak muda,,,sedikitpun,aku tak pernah mendengar atau membaca informasi seperti yang ada pada catatan ini" ucap Patriak He, sesaat setelah selesai membaca catatan itu.
"Junior paham patriak,,, sama dengan anda, dengan nama ku yang adalah Jiang Ruo,akupun selalu di kaitkan dengan sekte Jiang,,, hanya yang berbeda dari catatan itu,,, leluhur anda adalah salah satu dari Tiga pendiri Jiang,,, yang artinya... leluhur anda berada di alam selanjutnya, dan yang mengetahui keberadaan mereka hanyalah sekte Jiang.... " tutur Ruo.
yang membuat semua orang sangat penasaran dengan informasi tak lengkap dari penuturan Ruo.
"Biarlah anak muda,,,, kami takan mengklaim hal itu pada sekte Jiang, hubungan baik, merupakan hal yang cukup bagi sekte selemah sekte kami"
Patriak He, tak trlalu perduli dengan informasi krusial itu,karna dia khawatir hanya akan menimbulkan kesalahpahaman.
"Patriak,,,,Leluhur Qian Shan merupakan Satu dari tiga orang hebat,yang seperti anda sudah tau dari catatan itu...."
"Itu benar anak muda,,,, hanya saja, kami adalah generasi selanjutnya dari beberapa generasi yg sudah sudah,,, kami bahkan mengetahui informasi ini darimu anak muda... "
"Patriak,,,, dalam catatan itu,sejarah mencatat leluhur Jiang Nan, Qian Shan dan Xiao Ru, yang mendirikan Sekte Jiang,,, Selanjutnya,klan Qian, dan Klan Xiao hanya sebagai pilar bagi sekte Jiang tersebut...."
"Sekarang, Junior ingin bertanya..... apakah di alam Dou Xing ini, ada klan dari dua nama itu... "
"Deggggghhhhhhhhh..........
semua orang, akhirnya paham dengan maksud Ruo.
" Ya Patriak,,,,,,, aku yakin klan Qian dan Xiao masih berdiri kokoh di alam langit,dan sekte Jiang pasti mengetahui semua hal itu... "
"Patriak,,,, dari catatan itu pula, junior menjadi sangat yakin, tujuan Junior pun berada di sana.... "
"Namun,,,, Junior sudah memiliki komitmen dengan Divisi PSAP,sebelum misi dari Divisi PSAP trcapai, aku menunda tujuanku sendiri.... "
"Patriak,,,,, Bergabunglah dengan Divisi kami,dan mari kita beranttas sekte aliran hitam sebelum bencana yang ada dalam catatan itu benar benar terjadi.."
Semua petinggi saling pandang satu sama lain mendengar ajakan Ruo.
"anak muda,,, jumlah murid kami lebih dari lima juta, apa tidak merepotkan... "
"patriak,,,anda hanya perlu bertanya pada mereka, ajak mereka yang mau bergabung, dan sisanya tetap mengurus kepentingan sekte" ucap Ruo memberi solusi.
"Baik,,, akan aku lakukan.... " Patriak sebenarnya merasa senang bisa bergabung dengan Divisi yang sangat di segani oleh semua sekte di wilayah manusia.
Patriak lalu mengumpulkan seperempat murid di pelataran luar,dan menyampaikan rencana sekte untuk bergabung dengan Divisi PSAP.
__ADS_1
.............................