Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Misi Dan Tujuan Baru


__ADS_3

"Anak muda,,, katakan pada orang tua ini! siapa yang memberimu lencana klan Naga emas ini? " Hati Zhen Long mulai gusar dan sangat penasaran.


"Senior itu bernama Ar Long" tutur Ruo, lalu menceritakan pertemuanya dengan Ar Long.


"Haizzzsss....... saya yakin, yang kau berikan pada Ar Long itu, adalah inti roh dari naga lain" ucap Zhen Long, setelah mendengar kan penyampaian Ruo.


"Aku tidak menyalahkan mu,,, tetapi jelas,Ar Long yang terlalu terburu buru, menganggap itu adalah inti roh dari leluhurnya Jin Long"


"apa ada yang salah dengan itu,senior "


"Ya,,, karena,keadaan saudara Jin Long,,, sama denganku seperti sekarang, terkekang di suatu tempat"


"Anak muda,,apakah kau pernah bertemu dengan ras dewa? "


"ras dewa? "


"ya,,,ras dewa,apakah kamu pernah bertemu dengan salah satunya"


"tidak senior,,, junior tidak pernah bertemu sekalipun dengan ras itu"


"Junior hanya bertemu dengan beberapa ras lain, seperti Yao,iblis, elf, Qillin, Poenix, dan ras manusia Abadi"


"Apaaaa,,,, kau bertemu dengan ras manusia abadi? benarkah"melihat Zhen Long begitu antusias dengan ras manusia abadi, Ruo menuturkan pertemuannya dgn A Nara, hingga bagaimana A Nara berkorban untuk dirinya.


whusssss......


Zhen Long, membawa paksa dan memasukan kesadaran spiritual Ruo pada tubuh kasarnya.


Ruo bahkan belum sempat membuka matanya,tiba tiba Zhen Long menyayat lengan Ruo.


sreeettt.....


Zhen Long termangu, melihat darah sebening kristal dengan butiran kecil seperti serbuk intan berderak di selimuti energi.


Sayatan Zhen Long tak bisa membuat darah Ruo bahkan menetes. Zhen Long kemudian melihat pada salah satu titik pada Ruo.


"Dunia Jiwa..... " mata Zhen Long kembali beralih ke setiap bagian tubuh Ruo.


"Kau memiliki tubuh semesta? "


"kau juga memiliki berbagai elemen,, kecuali petir"


"Anak muda,,, apa kau tau identitas dari eksistensi kultivator sepertimu? "


"emmm..... "Ruo menggeleng.


"maaf senior,,, junior sama sekali tidak tau"jawab Ruo.


Debbb.......

__ADS_1


Zhen Long membawa Ruo kembali masuk ke dalam dunia jiwa miliknya.namun kali ini dengan tubuh kasar Ruo.


" Beruntung,,,, keberadaan mu,belum terendus oleh dua ras anak muda"


"maksud senior? "


"ras dewa dan ras malaikat... kedua ras itu adalah rival bagi ras manusia abadi sepertimu sekarang"


"Apalagi, kau memiliki tubuh semesta, di tambah berbagai hal luar biasa yang ada pada dirimu,,, aissss..... kau akan menjadi orang yang di perebutkan oleh dua ras itu"


"Anak muda,,, daripada aku menjelaskan.... "


Chiuuuuu.............


Zhen Long menembakkan energi cahaya pada kening Ruo..


"itu adalah berbagai penjelasan yang akan membuatmu mengerti,,, setidaknya, kedepan kau akan lebih berhati hati dalam bertindak"


"Anak muda,,, jika saat ini kau memiliki tujuan,,,, maka segeralah tuntaskan! karna suatu saat, kau akan di sibukkan dengan hal yang lebih rumit"


Ruo masih memejamkan mata, menyerap semua pengetahuan yang di berikan oleh Zhen Long, berbagai informasi di serap oleh otaknya.


"haaahhhh..... " Ruo membuang nafas, dan langsung mengepalkan tinjunya sebagai ungkapan terimakasih pada Zhen Long.


"Jadi,,,, karna senior berada pada pihak manusia abadi,,, hampir semua leluhur dari klan Naga, di kurung oleh dua ras itu? "


"Senior,,, setelah tujuanku tercapai,,, aku akan pergi ke tempat dimana ras manusia abadi itu berada,,,, dan junior, akan memulai sesuatu dari sana"


"emmm.... tapi kau harus ingat,sebelum kau benar benar siap,,,sembunyikan keberadaan mu dari dua ras itu,,, karna jika tidak... kau hanya akan menyebabkan kehancuran bagi rasmu sendiri" Zhen Long berkata dengan tegas berpesan pada Ruo.


"Junior akan mengingat pesan senior,,, dan jika junior sudah cukup mampu,,, junior akan kembali kesini, untuk melepaskan rantai rantai itu senior"


"Terimaksih untuk niatmu anak muda, dan simpan serta seraplah ini jika kau sudah sampai di tempat ras manusia abadi" Zhen Long menyerahkan sebuah kotak kecil, beserta lencana Naga emas sebelumnya.


"Senior,,,, junior mohon pamit sekarang" sekali lagi Ruo melakukan peradatan.


"Pergilah,,, dan tetap berhati hati" tutur Zhen Long.


Debbbbb........


Zhen Long membantu Ruo, keluar dari Dunia Jiwa nya, sekaligus keluar dari kedalaman danau Ning.


Sesampainya di permukaan,sejenak Ruo diam berdiri, matanya masih mengarah pada danau Ning.


"Tak terbayang,,, betapa banyak alam dari luasnya semesta, "


"aku seperti sebutir debu di hamparan padang pasir yang luasnya tak terukur,,,, siapalah aku? selain tekad yang tersemat dan menjadikan ku manusia yg layak"


"Aku hanya sebuah keadaan dri segumpal daging dan tulang,yang bahkan sangat rapuh hanya karena keraguan dan tekanan"

__ADS_1


"Aku hanyalah kelemahan yang berbalut setitik kekuatan,dengan besar kesombongan"


"Aku..... Jiang Ruo,dari daratan Zurhen... tak peduli dri daratan mana aku terlahir,akan ku gantungkan tujuanku pada semesta"


duarrrrr...... duaaaarrrrr


gledek menggelarr seperti menyambut tekad Ruo.


Debbbbb......


Ruo menghilang dari Bibir danau Ning.


*


*


Sekte Gagak Hitam


"Matriak,,, beberapa bulan ini, saya lihat anda sering termenung,,, bahkan anda terlihat sllu tidak tenang" Tetua Shung Gu,mencoba mencaritau apa yang menyebabkan matriak nya sellu termenung,bahkan dlam beberapa hal, dia seperti tak ingin di sibukkan dengan urusan sekte nya.


"entahlah paman,,, aku sendiri tak tau apa yang sebenarnya aku pikirkan" tutur matriak Shung Ning Yun atau Jian Ning.


Tetua Gu, menjadi heran dengan jawaban matriak nya.


"oh ya paman,,,,apakah ada kabar ttg sekte pedang angin atau yang lainya? " tanya Jian Ning mengalihkan pembicaraan.


"Ya, matriak,,,, tiga hari yang lalu,sekte pedang angin mendapat kabar dari sekte Ling, kalau anak dari Dewi Langit, Ling Shu Yuan, datang berkunjung dan menyampaikan beberapa informasi penting, hanya itu kabar dari sekte pedang Angin Yang mereka anggap penting"


"matriak,,,, sebenarnya, siapa sosok anak dari Dewi Langit itu? " Tetua Gu, yang memang tak tau merasa penasaran dengan anak dari Dewi Langit. yang kunjunganya saja di anggap begitu penting oleh sekte Pedang Angin.


"haiizzzsss,,,, paman, paman sebenarnya tau siapa anak Sang Dewi Langit"


"Benarkah? " tetua Gu makin penasaran.


"ya,,, Dia adalah..... "


"Aku,,, Jiang Ruo Tetua" Ruo memotong ucapan Jian Ning, membuat Jian Ning dan Tetua Gu, tersentak dan beralih wajah pada pusat suara.


"Ya Tetua Gu,,, aku adalah putra dari Dewi Langit " Ruo berjalan menghampiri keduanya.


Namun,,,, yang tak di sangka oleh Ruo, Jian Ning berlari ke arahnya dan....


greeepppp.........


Jian Ning memeluk erat Ruo,dan sekarang giliran Ruo yang mulutnya dibuat menganga oleh perlakuan Matriak muda sekte gagak hitam itu.


"gleeuuukkk" Tetua Gu menelan ludah,melihat kelakuan matriaknya. pada akhirnya, dia seperti mendapat jawaban,ttg kenapa dalam beberapa bulan ini, matriak mudanya selalu termenung.


..................................

__ADS_1


__ADS_2