Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Pengorbanan


__ADS_3

Di suatu kekosongan berbias putih...


Zeeeeppppppppp........


"Gege.... " A Nara menghampiri sosok pemuda yang memunggunginya, dengan dua tangan melipat di belakang pinggang.


Pemuda tampan itu hanya berdiri dan menatap ke atas,,, entah apa yang sedang di tatap.


Sosok pemuda tampan itu berbalik wajah,mendengar suara panggilan dari A Nara.


"Nona,,,, siapakah anda... " Sosok itu tak lain adalah Ruo, dia tak mengenali sosok A Nara dalam mode energi abadinya.


"Gege,,, ini Ra'er... " ucap A Nara.


"Ra'er.... " Ruo mendekat pada Nara.


"Bukankah Gege memintamu untuk menunggu Gege di Gua... "


"mmm..... aku memang menunggu gege"


"Lalu.... kenapa Ra'er berada di tempat ini... "


"Greeepppppp...... " A Nara memeluk Ruo.


"Ra'er hanya tak ingin kehilangan Gege"


"Tak perlu hawatir seperti itu,,, gege baik baik saja "


"Gege.... terimakasih..... Terima kasih untuk kenyamanan yang gege berikan pada Ra'er... "


"terimakasih juga,telah memperlakukan Ra'er sebagai wanita terhormat"


"terimakasih untuk segalanya Gege... "


"Gege tak mengerti maksud mu Ra'er"


"Ge..... seperti ucapan mu,,, aku,,,,,A Nara,akan menjadi perisai dirimu"


"Terimakasih.....Gege.....cuppp.. " A Nara mencium lembut pipi Ruo.


Blaaaaaaarrrrrrr..............


A Nara memendar menjadi cahaya..


Whuuuuusssssss........


zeeeeeppppppppppp.... .....


Cahaya dari sososk A Nara itu kemudian kembali menghilang.


"Ra'er... dimana kamu,, Ra'er...... Ra'eeeeeeeeerrrrrrrr" Ruo melesat kesana kemari, mencari A Nara.


Namun, semua hanya kekosongan dengan bias warna putih dan tak ada apapun.


Sedangkan A Nara kembali pada kesadaranya,lalu melepas dekapanya pada Ruo,dan menatap wajah yang kini sudah tak dapat di kenali lagi karna luka lukanya.


"Gege,,,, sebelum ada hari, dimana kau memutuskan menjadikanku masa depan mu..... aku hanyalah kesendirian yang berjalan di luasnya jelaga ilalang yang menghampar... "


"aku hanya sebuah titik,dari sekian banyak huruf "

__ADS_1


"Singkat waktu dengan mu, adalah masa dari ke abadianku,,,, Gege,,,, A Nara,,,selamanya berhutang,masa depan mu" Nara melepas telapak tangan nya pada wajah Ruo,,, kemudian dia bersikap lotus di hadapan Ruo.


Melihat hal itu,,, Patriak Shou dan Yei Xie,, sangat mengerti apa yang akan di lakukan anara.


"Patriak Shou,,, apa kita perlu mencegahnya... " tanya Yei Xie.


"Tidak....kita tak perlu mencegahnya,,, gadis itu sudah memutuskan takdirnya sendiri,,, lebih baik,,, kita kurung wilayah ini dengan formasi pertahanan Dewa " Ujar patriak Shou.


"mmmm.... baiklah, kita lakukan sekarang.... "


"ya..... "


whuuuuuussssss.........


patriak Shou dan Yei Xie, melesat berlawanan arah,,,, mereka mengambil jarak masing masing dua puluh kilometer dari Ruo dan A Nara sebagai titik pusat jarak.


"Jari Langit,, formasi perlindungan alam.... "


Cchhhuuuuuuuuuuwwwwwwww......


Patriak Shou dan Yei Xie, membentuk formasi pertahanan terkuat mereka.


Blaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrr........


Ratusan tangan emas raksasa mengurung luas total wilayah sejauh empat puluh kilometer.


"Baik,,, kita bersiap untuk guncangan dan benturan gelombang energi gadis itu... " ucap Patriak Shou melalui telepati.


keduanya menatap ke arah jauh pada Ruo dan A Nara.


A Nara sendiri kini bersikap tenang....


wuerrr... wueerrrr... wuueeeerrrr.....


Satu jam.... dua jam......tiga jam....


Tubuh A Nara memudar, masuk meresap pada tubuh Ruo.....


whiuuunnnnngggggghhh........


setelah tubuh energi manusia abadi A Nara habis terserap masuk pada tubuh Ruo,,, kini hanya menyisakan bola cahaya yang hanya sebesar kelereng berputar putar di hadapan wajah Ruo.


Zzeeeeeepppppppppp.. ......


Bola energi cahaya itu masuk ke dalam kening Ruo,lalu kembali meresap pada setiap urat, otot, dan aliran darah Ruo.


Sangat jelas terlihat,otot otot yang sebelumnya gosong, kini bercahaya,,,,


Blaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrr............


Whhhuuuuuuuussssssssss............


Tubuh Ruo melesat ke udara, dengan tubuh seperti berakar cahaya,,, matanya masih tertutup.


"ketiadaan adalah ada,adanya ketiadaan karna adanya ada, tak di katakan ada tanpa adanya ada,dan ada adalah ada" gumam Ruo.


"gelap tak di katakan gelap tanpa adanya terang,,, terang tak di katakan terang tanpa adanya gelap,,, tak di katakan terang ataupun gelap tanpa keduanya" Ruo terus bergumam.


Dia memahami hukum hukum dari pengetahuan baru.

__ADS_1


Tak lama, mata Ruo terbuka perlahan....


"heeaaaaaaaaaaaaaaaaaaa"


Ruo berteriak sesaat setelah sadar.


whhhuuuuuusssssssssss.............


Blaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrr...............


Ddeeeeeemmmmmmmmmmm.......


Dwmmmmmmmmmmmmmmmm......


Tanah seluas 40km di guncang dan terangkat ke udara.......


Booooommmmmmmm........


Gelombang kejut terbentur oleh formasi alam jari langit....


Kraakkkkkkkkk........


formasi itu retak,,, Patriak Shou mulai panik.


whuuuusssss.......... whhuuuusssss...


Puluhan tetua sekte jari langit datang dengan segera,,, lalu kembali menyalurkan energi pada keretakan formasi yang di buat oleh Patriak Shou dan Yei Xie....


"Patriak...... siapa sebenarnya pemuda itu" salah satu tetua yang sedang menyalurkan energi pada formasi alam jari langit berteriak pada patriak Shou.


"itu tidak penting,,,, sekarang kbalilah fokus kalau tak ingin benua utara ini hancurrrr" jawab patriak Shou.


whuussss.... whuuuussss.....


yang tadinya hanya puluhan,,, kini patriak dan twtua dari berbagai sekte di benua utara telah sampai pada pusat goncangan yang mereka rasakan sebelumnya.....


"Salam patriak Shou...... apa yang terjadi di sini.... " dia sangat kaget dengan pemandangan yang luar biasa dahsyat di hadapannya dari sosok pemuda.


"patriak Kong,,, tak perlu bertanya lebih baik,,, anda dan semuanya, mohon bantu memperkuat formasi pertahan ini" pinta Patriak Shou pada semua penguasa sekte benua selatan.


" Ulah siapa ini...... "


"hal itu tak penting,,,,, bencana di depan mata,,, kita harus mencegahnya,,, ayo bantu meperkuat formasi Jari Langit"


semua orang akhirnya tak lagi bertanya, mereka memilih membantu memperkuat formasi Jari Langit.


Demmmmmmm.............


Benturan kembali terjadi.....


Wwhhhhuuuuuiiisss................


Sayap sebening cristal tercipta di punggung Ruo,,,


"Aaaaaaaaaaaaaaaa" Ruo kembali berteriak......


Blaaaaaaaarrrrrrrrr...............


Cahaya berderak derak melalui urat uratnya, seperti sedang memperbaiki struktur tubuhnya....

__ADS_1


Boooommmmmmmm....


............................


__ADS_2