Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Mengadu Domba


__ADS_3

Di hari berikutnya,, Yao Xue berhasil menerobos ke ranah Dewa pertapa tahap puncak,satu ranah di bawah Dewa Suci,berkat buah abadi yang di berikan oleh kakaknya.


Semua hal pada diri Yao Xue pun berubah, baik fisik maupun kekuatan..,, dan yang paling mengerikan adalah,,, sosok Yao Xue benar benar menjadi Ratu Agung bagi seluruh kaum Yao dan Beast spirit.


Yao Xue,dapat memerintah seluruh beast spirit, di semua tingkatan,meski dirinya belum menyadari akan hal itu,dia hanya perlu mengaktifkan energi dari Inti Rohnya.


Namun,,, bisa di bilang,kali ini Ruo melakukan kesalahan fatal karna gegabah menyerap buah abadi tanpa memperhitungkan persiapan terlebih dahulu.


Dan akibat dari penyerapan buah abadi itu,semua ras tak terkecuali... dapat merasakan energi dari buah tersebut, yang mampu menarik minat semua ras.


Duuuunnnggggggggg.........


Duuunnnnnnggggg............


Duuuummmmmmmmm......


Suara gema terdengar di langit wilayah Yao,yang kini menghitam.


"Gawatttt...... " gumam Ruo.


"Xue'er,,, lekaslah kemari" ucap Ruo dengan kehlian barunya,,, yaitu pesan jiwa atau telepati.


weeeessssss........


Yao Xue, langsung berada di sisi Ruo.


"Ada apa kak..... "


"Dengar dan lihatlah.... " pinta Ruo, dan menunjuk ke arah jauh.


"memm.... mereka.... "


"ya Xue'er,,,, kakak sangat ceroboh... "


"Lalu,,,, apa kakak punya rencana... "


"mmmm...... " Ruo menggeleng,,, dia mencoba berfikir keras....


whhuuuuuussssss... whuussss... whuus


tiba tiba tiga sosok menghampiri Ruo dan Xue.


"Ratu,,, paman Sheng,, tetua ng.. " Ruo menyapa ketiga sosok penting wilayah Yao.


"ayah.... " Xue mendekat dan memeluk ayahnya.


"Nak Ruo,,, ada beberapa orang kuat dari beberapa ras, yang mencoba menghancurkan formasi... apa hal itu berkaitan dengan yang terjadi di wilayah manusia... " Tanya Ratu Yao


"Bukan Ratu,,, itu tak ada kaitannya dengan masalah di wilayah manusia... "


"Lalu..... apa jangan jangan... "


"Benar Ratu,,,, yang Ratu rasakan adalah energi yang Ratu mungkin kira" Ruo tak mengatakan langsung ttg buah abadi.

__ADS_1


"Lantas,,, bagaimana kita mengatasi orang orang kuat itu" Yao Sheng kini bertanya


"Paman,,,, biarkan aku yang menemui mereka,,, mohon jaga Xue'er" pinta Ruo, lalu menangkupkan tangan kemudian melesat pergi keluar dari wilayah Yao.


Sesampainya Ruo di luar wilayah Yao, dia menghampiri sosok sosok yang masih mencoba menggedor formasi pertahan wilayah Yao.


"Senior..... apakah kalian tidak bisa mengetuk pintu baik baik" ucap Ruo yang berdiri gagah di udara menatap beberapa sosok.


"Hei manusia sialan,, jangan ikut campur dengan urusan kami... "


"Senior,,, tentunya kalian bukan bocah yang bersikap se enaknya di rumah orang lain bukan" tutur Ruo.


"Bangsat,,,,, apa mau mu manusia sialan"


"Aku hanya mengingatkan,,,, jangan merusak keamanan yang sudah disepakati oleh berbagai pihak di alam ini"


"kalian ras iblis,ras poenik, dan kilin...jika ingin memantik perpecahan, aku akan menghabisi kalian semua... "


Boooommmmmmmm...........


Ruo meledakkan aura kultivasi Dewa sucinya secara penuh,dia memendarkan aura agung.....


"Did.... dia... " ucap sosok dari ras poenix.


"Aku beri kalian kesempatan,,,, pergilah" Ruo menyuruh mereka mengurungkan niat, dan kembali ke wilayah masing masing.


"Manusia,,,, kau boleh saja melangitkan diri,,, hanya saja, kau harus tau siapa penguasa langit yang sebenarnya... "


Blaaaaaaaarrrrrrr........


sosok itu berubah menjadi poenix api yang sangat besar.


Grrooooooaaaaarrhhhhh......


di ikuti kilin dan iblis yang juga merubah wujud mereka.


glegeeeerrrrrr....... glegeeeerrrrrrrr..


pasukan iblis, poenix dan kilin datang dengan jumlah yang tak terhitung banyaknya.....


Blaaaaaaaarrrrrrrrrrrrr..............


formasi pertahanan wilayah Yao terbuka, dan perlahan memperlihatkan milyaran kaum dari ras Yao, dan spirit Beast bersiap dengan segala senjata di tangan mereka.


Ruo melirik pasuka Yao....


"Ratu,,,,melihat kaum ras Yao,,junior jadi mengingat pada Pertempuran Zurhen dulu... "Ruo pun tersenyum pada Ratu Yao Yeyen.


" mm..... "Ratu Yao hanya mengangguk.


" hitung kami juga anak muda.... " Tiba tiba Sosok wanita yang sangat sangat cantik bersuara dari jarak yang masih sangat jauh.


"Elf.... " gumam Ruo

__ADS_1


"Ya anak muda,,,, kau pasti Jiang Ruo bukan... " tanya Ratu elf.


"emmm.... " Ruo mengangguk.


"Putri ku tak salah memilih.... " ucap Ratu elf.


"eh.... " Ruo heran dengan ucapan Ratu elf.


"A Ying,,,, dia adalah putriku Nak Ruo.. "


"A Ying..... " Ruo kemudian teringat pada wanita cantik penjaga ruang catatan di sekte Awan.


"Dan kalian,, tiga ras begundal arogan,apakah kalian yakin ingin memulai peperangan antar ras" ucap Ratu elf penuh ketegasan.


"hohohoooo......... Ratu,kau menanyakan hal yang jelas tak lama lagi jadi kenyataan..... dan harus kau ingat, pantang bagi kami ras iblis, menarik kaki yang sudah melangkah"


ucap sosok iblis yang masih merubah dirinya menjadi raksasa iblis.


"Hei... iblis sialan, apa kau tau identitas pemuda itu..... " ujar Ratu Yao.


"Ratu Yeyen,,,,, identitas tidaklah penting,tapi jika kau memberikan apa yang kami mau,, kami akan menarik diri" ucap iblis.


"Lalu apa yang kau mau.... "


"hahahahaaa....... kau pikir, kami tidak merasakan energi dari buah abadi itu... dan apa kau pikir,kami rela repot repot datang ke wilayah mu tanpa adanya alasan yang pantas.... " lanjut sang iblis.


"aisssss........ iblis sialan,,,,, apa kau mau ini..... " teriak Ruo sambil mengeluarkan buah abadi dari cincin ruangnya...


Seketika semua mata melotot,menatap buah abadi yang berada di tangan Ruo.


"hohoho...... kau sungguh baik anak muda,,, ya benar, itu adalah buah abadi yang kami inginkan.... " ucap sang iblis.


"Ambillah,,,, buah ini tak berguna lagi buatku.. " ucap Ruo lalu melemparkan buah itu ke ketinggian.


whuuuussssss.......


Tangan iblis raksasa mencoba meraih buah abadi itu, namun seketika, buah itu di sambar oleh poenix api, kilin yang melihatnya langsung menyerudug poenix hingga terpental, dan menjatuhkan buah abadi yang sebelumnya berada dalam cengkramanya.


"Bangsat kalian,,,, manusia sialan itu memberikannya padaku keparat... "


"iblis sialan,, kau pikir hanya kau saja yang memerlukan buah ini" sanggah kilin.


"Dua ras menjijikan,,, apa kalian tidak melihat ke agungan ku... haaa" teriak Phoenix api.


Pertikaian di antara ketiganya terjadi, sementara, baik Ruo, ras Yaon dan Elf hanya diam menyaksikan pertikaian ketiganya.


"Bocah ini,,, cukup cerdas ternyata.." pikir elf,pada Ruo yang mencoba mengadu domba ketiga ras.


"Xue'er,,,, tutup kembali formasi wilayah" pinta Ruo melalui telepati pada Xue.


Xue pun menyampaikan pesan Ruo pada Ratu Yao.. dan di angguki.,, sementara, Ruo hanya melihat dengan tenang pertikaian yang sebentar lagi akan menjadi peperangan besar tiga Ras.


............................

__ADS_1


"


__ADS_2