Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Kunjungan Ruo


__ADS_3

Seusai prtemuan,,Ruo meminta salah satu ruangan di sekte cahaya dewa kemudian memilih masuk ke dalam dunia jiwa untuk mengunjungi Dua Gurunya.


Di dalam Dunia jiwa....


"Pak tua Eng?? apa mata ku tidak salah lihat?"


"Maksudmu?? "


"Berbaliklah!!! " Zhen Long dan Huo Eng, sedang bersantai di dalam dunia jiwa Ruo,seperti yg biasa keduanya lakukan untuk menghabiskan waktu dan membuang kejenuhan, selain melatih semua pasukan Jiang Ruo, ketika Ruo datang untuk sekian lama tak berkunjung.


"emm.... kau tak salah lihat ular tua!! dia pemuda tak berbakti itu" timpal Huo Eng, yang memastikan jika yang datang menghampiri keduanya memanglah Jiang Ruo.


"Ada angin apa, dia datang berkunjung?" ucap Zhen Long heran.


"Mungkin kedatanganya untuk meminta maaf, karena dia telah durhaka pada kita, ular tua" tukas Huo Eng, lalu tertawa terbahak bahak karna cletukan Huo Eng.


"Haissss..... apa senior sudah puas menertawai ku?? " Ruo mengeluh pada kedua seniornya yang tak lain adalah leluhur Naga dan dewa kebajikan.


Namun kedua seniornya menutup mulut tak menjawab, bahkan berpura pura membuang wajah mereka ke arah lain.


"hufff..... baiklah,,, baiklah!!! Junior memang salah!! junior minta maaf karena sangat jarang mengunjungi senior!! " Akhirnya Jiang Ruo menyerah dengan kelakuan kedua gurunya yang hanya ingin di panggil senior oleh muridnya trsebut.


"pewfffss..... hahahahaaaa" tawa kedua senior pun pecah kembali, melihat Ruo yang seakan tidak berdaya oleh kepura puraan mereka.


"Sudahlah!! tak usah di pikirkan!! " Zhen long segera bersikap tenang.

__ADS_1


"Sekarang katakan!! apa yang membawamu menemui kami berdua" ucap Zhen long.


Jiang Ruo tak langsung menjawab, dia memilih merenungkan sesuatu untuk bbrapa saat sebelum berkata...


"Apa senior Long dan Senior Eng mengenal Zhui NuShen? " tnya Jiang Ruo, yg prtanyaan itu membuat Eng dan Long sedikit kaget.


"Zhui NuShen?? maksudmu Wanita si pemilik busur cahaya itu?? " tanya Long meyakinkan penasaranya.


"mm... " jawab Ruo dgn anggukan, membuat Zhen Long dan Huo Eng saling pandang, kemudian mendekat pada Ruo.


"Bocah!!! katakan kalau kau tak menyinggung nya??! "ucap Zhen Long.


" mm... "Huo Eng mendukung pertanyaan Zhen Long.


"mmm.... " begitupun Huo Eng.


Ruo membuka mulutnya, merasa aneh dengan tingkah kedua gurunya tersebut.


"eee... " Ruo sulit menjawab Zhen long


"jawab saja pertanyaan ku!! " Zhen long mendesak Ruo agar menjawab pertanyaanya.


Ruo sendiri yang masih merasa heran pada kedua seniornya melihat kekhawatiran di wajah keduanya.


"Tidak,, junior tidak menyinggung tak memimiliki niat buruk apapun pada Zhui NuShen, senior" jawab Ruo. yang kemudian membuat lega kedua gurunya.

__ADS_1


"haizzz..... sukurlah!!! " ucap Zhen long dan Huo Eng bersamaan.


"Senior?? kenapa kalian tak menjawab apa yang aku tanyakan?? " Ruo mengeluh pada gurunya.


"ah.. ituuuuu??? " Zhen long berfikir dan terlihat bingung untuk menjawab.


"Zhui NuShen yah??.. mm...?? " Zhen long masih enggan menjawab.


"haahh,,, baiklah, kalau senior tak ingin menjawabnya, junior pamit sekarang!! " tutur Ruo.


Tak menunggu,, Jiang Ruo langsung lenyap dari hadapan Zhen long dan Huo Eng.


Kedua guru Ruo merasa sedikit bersalah,hanya saja mereka masih ragu untuk mengungkap identitas dari Zhui NuShen.


"ular tua!? kenapa kau tidak nengatakanya saja?? " kata Huo Eng.


"Hei pak tua?? apa kau mau menyalahkanku?? " timpal Long.


"Tidak,,, maksudku bukan seperti itu ular tua!! " kata Eng


"Lalu apa maksudmu?? " tukas Long.


"Haizzz... entahlah!! aku juga sama sepertimu,yang ragu ragu" ucap Eng.


keduanya lalu memilih membahas hal yang lain.

__ADS_1


__ADS_2