Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta

Panggilan Takdir Sang Kultivator Semesta
Bergabungnya klan Chuan


__ADS_3

"Apakah sudah selesai??? "


"Ya tetua Chuan,,binatang iblis sudah tak terlihat! semuanya sudah di bantai oleh para dermawan itu"


"Syukurlah!!! lalu bagaiman keadaan Xia'er?? "


"Nona muda mendapat luka yang cukup parah,dan saat ini tengah di obati tetua"


"Baguslah,semoga Xia'er kembali pulih secepatnya!!sekarang,,,Tolong antarkan aku berterimakasih pada semua dermawan itu" Chuan Cung, pemuda yang memapah tetua Chuan menuruti permintaan tetuanya.


"Salam,Aku Chuan Shen menyapa para dermawan " ucap Tetua Chuan dengan sopan.


"Salam, senior!! aku Feng Shuk, ini saudaraku Wei Bo, Junior A Lung, Junior Jian Cok, dan pasukan Divisi PSAS" jawab Feng Shuk sekalian memperkanalkan diri serta lainya pada tetua Chuan.


"Divis PSAS?? " ucap tetua Chuan yang merasa sangat asing dengan penamaan pasukan yang di miliki Feng Shuk.


"Ah,, tepatnya, mereka adalah Pasukan Serigala Angin Semesta tetua" tutur Feng shuk lebih detail.


"owh,, aku mengerti,,"


" Saudar Feng,, aku atas nama klan Chuan mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan saudara dan lainya"


"Entah apa yang akan terjadi pada kami, jika tanpa bantuan dari saudara dan lainya" Ucap tetua Feng dengan tulus.


"aahh... anda tak perlu sungkan senior! jika saja bukan karna naluri Serigala angin semesta, juga Junior A Lung! mungkin kami semua takan tau apa yang terjadi di tempat ini" ucap Feng Shuk pada Tetua Chuan, yang wajahnya kini mengarah pada pemuda tampan dari ras manusia abadi itu.


"Anak muda!!aku berterimakasih padamu,dan selamanya klan Chuan berhutang budi padamu" tutur Tetua Chuan yang kembali berterimakasih, sementara A Lung hanya dengan wajah datarnya, karna memang dia sangat membenci ras dewa.


Namun entah kenapa, kali ini hatinya tergerak mengikuti naluri dari Serigala angin semesta tungganganya.


Tetua Chuan yg dapat melihat kesungkanan di wajah A Lung, merasa heran,,, namun dia tak tau ada apa dengan Sosok pemuda gagah di depanya tersebut.


"ah,,, sudahlah senior Chuan!! sekarang lebih baik,mari kita lihat keadaan semua orang! " Feng shuk segera mengalihkan pembicaraan dengan meminta tetua Chuan mengecek keadaan orang orangnya.


Sementara Feng Shuk, Wei Bo, Jian Cok dan A Lung mengikuti tetua Chuan,, Divisi PSAS berjaga di garis wilayah perkampungan tersebut.


"Saudara Zu?? kenapa saudara melamun?? " Feng Cun menegur wakil Feng Shuk,Shin Zu yang tengah asyik melamun.


"ah,, kau ini?! tau saja kalau aku sedang melamun? " jawab Shin Zu.


"Tentu saja aku tau,, memangnya apa yang saudara lamunkan?? jangan bilang sudara sedang memikirkan cara untuk menebus kuda yang pernah saudara bawa pulang dulu,,?! " goda Feng Cun.


"Diam kau sialan!!! kenapa kau selalu mengingatkan ku ttg hal itu??? " bentak Shin Zu yang kesal dengan Feng Cun.


"hahahahaaaaa,,,,,, uhuk,, uhuk,, uhuk" Feng Cun tertawa terbahak bahak sampai terbatuk batuk melihat reaksi Shin Zu,hal itu menular ke pasukan PSAS yang lain dan ikut tertawa.


"Sialan!!! kau lihat!! sekarang mereka semua ikut menertawai ku" Shin Zu di buat geram.


"Haaiiisssss,,,, sebagai wakil dari tetua Feng, komandan Divisi PSAS,,,aku sama sekali tak di berikan wajah"keluh Shin Zu yang meratapi nasibnya.


Feng Cun segera menepuk pundak Shin Zu,berpura pura simpati.


" Siapa yang berani berbuat itu pada mu saudara?? bilang padaku!!aku akan menjadikanya makanan Lang Yin (Serigala tungganganya) "ucap Feng Cun sambil membusungkan dadanya.


" Kau!! tentu saja kau sendiri yang melakukan itu,,, sialan" bentak Shin Zu kesal dengan ulah saudaranya itu,yg kembali membuat gelak tawa seluruh pasukan Divisi pecah.


"Heheheeee,,,, kukira siapa? " dengan wajah tak bersalahnya,, Feng Cun pura pura.

__ADS_1


_________


"Xue'er?? apa senior Feng dan yang lain sudah menyelesaikan urusanya? " setelah berjam jam menunggu, Ruo merasa penasaran dengan keadaan pasukan Divisi nya.


Ruo menanyakan keadaan pasukanya pada Yao Xue, karena Yao Xue dapat melihat dari apa yang di lihat oleh pasukan Serigala angin semesta,melaluinya Ruo dapat mengetahui semua yang terjadi... hal itu hanya di ketahui oleh Jiang Ruo.


"mm.... mereka sudah membereskanya, dan sekarang mereka tengah membantu orang orang yang terluka akibat serangan binatang iblis" jawab Yao Xue.


"apa senior Feng dan Komandan Wei membawa cukup banyak pil pemulihan?? " lanjut Ruo.


"sepertinya iya,,,!! kakak, apa kita perlu menyusul mereka?? " tanya Yao Xue.


"Tidak perlu, biarkan mereka memulai urusan dan menyelesaikanya!! " pinta Ruo.


"Kita akan menunggu sampai mereka kembali, saat ini,,, sebaiknya kita merapikan tempat untuk bermalam" tukasnya.


____________


Di tempat klan Chuan,,, Tetua Feng dan yang lain,kini menikmati waktu dengan sajian teh hangat juga makanan ringan setelah sibuk memberikan penangan pada semua orang yang terluka akibat serangan binatang iblis.


Di gazebo yang biasanya menjadi tempat untuk berkumpul sesama dari anggota klan Chuan, kini di jadikan tempat bagi Feng Shuk bersantai bersama yang lain.


Obrolan demi obrolan menciptakan suasana akrab, hingga mereka tak lagi sungkan bertukar cerita.


Namun ketika giliran A Lung yang di berikan kesempatan berbicara,, semua hanya diam menunggu pemuda yang sedari awal memasang wajah datar itu.


Meski demikian,, Feng Shuk memintanya untuk membuka diri dan mengatakan apapun,agar tak selalu memgganjal dalam hati.


Mendengar Seniornya meminta agar dia mau bercerita, akhirnya A Lung membuka mulutnya....


Deggghhhh.......


Setiap orang dari klan Chuan tersentak kaget mendengar pengakuan A Lung, yang adalah salah satu orang dari ras manusia abadi.


"kenapa tetua??? apa kalian merasa kaget?? " A Lung berkata sinis.


"Pantas saja,Junior terlihat gusar terhadap kami dari siang tadi" Tetua Chun kini mengerti sebab A Lung bersikap datar pada mereka.


"Perlu Junior A Lung ingat!! karna kami memiliki sejarah dengan ras manusia abadi lah, klan Chuan yang sebelumnya sangat di segani di alam dewa tingkat satu ini, kini hanya tersisa kurang dari seratus orang" tutur Tetua Chuan, yang tak kalah membuat A Lung serta lainya kaget.


A Lung merubah wajah datarnya menjadi raut seperti tak percaya dengan penyampaian Tetua Chuan.


"Junior boleh tidak percaya!! namun pada akhirnya,, jika Junior menanyakan sejarah pada siapapun?! Aku pastikan,,, Klan Chuan kami adalah salah satu Klan yang berjuang bersama dgn ras manusia abadi,hingga ke adaan klan kami lebih buruk dari ras manusia abadi itu sendiri" lanjut tetua Chuan.


"Apakah kami sebagai klan Chuan menyesal??? tidak, junior Lung!! kami klan Chuan sama sekali tak pernah menyesal memiliki hubungan baik dengan ras manusia abadi,,, sebaliknya!! kami tetap merasa terhormat " Tetua Chuan dengan menggebu gebu menceritakan kisahnya pada semua orang.


A Lung yang datar,,, entah kenapa terkesan menyesali sikapnya, setelah tau kebenaran dari tetua Chuan.


Whooooossssssss..............


A Lung melesat ke udara....


"aaaaaaaaa.................... " dia berteriak lantang, hingga menciptakan suatu gema suara yang luar biasa.


Aura tubuh abadinya meluap luap, menyelimuti tubunya.A Lung benar benar menyesali sikapnya pada klan Chuan.


Semua orang beralih dari gazebo menatap A Lung berteriak kencang di udara.

__ADS_1


Demmmm..........


A Lung turun dari ketinggian menggunakan kekuatanya,hingga menciptakan lubang pada tanah tempat dia berpijak.


"Aku,,, A Lung,dari ras manusia abadi!! memohon maaf atas sikap dan kelancangan serta tidak tau terimakasih pada klan Chuan!! "A Lung setengah berlutut di hadapan hampir semua orang dari klan Chuan.


" apa??? benarkah dia adalah ras manusia abadi?? "


"Apakah benar?? "


"sungguh?? "


"jika benar??? ini sangat luar biasa"


"Tetua??? apakah benar yang di ucapkan dermawan itu?? " semua anggota keluarga klan Chuan di kejutkan dengan pengakuan A Lung.


Berbagai ungkapan terlontar dari semua anggota keluarga klan, yang semua dari mereka merasa senang dengan A Lung yang adalah seseorang dari ras manusia abadi.


Tetua Chuan segera mendekat pada A Lung, memegang kedua pundak, mengirngnya untuk berdiri.


"Tak ada yang perlu di maafkan!! aku sudah katakan tadi,,, kamilah yang merasa terhormat" ucap Tetua Chuan sambil sesekali menepuk kedua pundak A Lung,seakan bangga pada sosoknya.


"haiisssss...... ada ada saja!! " tutur Feng Shuk yang sedari tadi diam menyaksikan.


"Junior Lung!! lebih baik, ajak mereka bergabung dan menjadi bagian dari kita" usul Wei Bo agar A Lung mengajak Klan Chuan bergabung.


A Lung sedikit tersenyum atas usulan komandan Wei Bo, diapun tak menunggu waktu, mengajak Tetua Chuan serta lainya berbicara.


Dua jam berikutnya,,, Feng shuk, Wei Bo, Jian Cok, melihat A Lung selesai berdiskusi dengan Tetua Chuan.


"Bagaimana junior??? apa mereka mau bergabung?? " tannya Feng Shuk.


"mm.... iya senior,,,mulai sekarang, klan Chuan adalah bagian dari Divisi PSAS" dengan senyum sumringah, A Lung menyampaikan keputusan Klan Chuan.


"Baiklah!!!! apa kah mereka telah bersiap untuk ikut dengan kita sekarang?? " tanya komandan Wei.


"eee..... itu? Putri senior Chuan belum sadarkan diri senior?! " ucap A Lung sedikit ragu.


"Shin Zu?? " Feng shuk memanggil wakil di Divis PSAS nya, yang langsung di sahuti oleh Shin Zu.


"Apa kau masih menyimpan obat penyembuh dari pemimpin muda?? " tanya Feng shuk.


"masih ketua! " jawab Shin Zu.


"Gunakan itu untuk putri tetua Chuan!! " pinta Feng shuk lalu di angguki Shin Zu.


"Mohon di Terima tetua" ucap Shin Zu, sambil menyerahkan satu botol kecil pada Tetua Chuan.


Setelah berterimakasih,,Tetua Chuan bergegas memberikan pil tersebut pada putrinya Chuan Xixia yang masih tak sadarkan diri.


"kita tunggu beberapa saat lagi untuk memastikan manfaat dari pil penyembuh tadi" ujar Feng Shuk.


"Tatua?? apa ada hal lainya?? " tanya Shin Zu pada Feng Shuk


"ya... berlatih lah!!? " ucap Feng shuk tegas.


"haisss.... itu lagi,,,, baiklah?? " tutur Shin Zu sambil meninggalkan ruangan dan kembali pada pasukan nya.

__ADS_1


__ADS_2