
"Jangan insecure mungkin allah memberikan kelebihan pada hati kamu bukan fisik kamu."
Ucup yang melihat perdebatan antara Gustaf dan Feri memutuskan untuk pergi dari taman tersebut. Ucup berjalan ke arah parkiran motor tanpa sepengetahuan Gustaf dan Feri. Ucup meninggalkan Gustaf dan Feri yang sedang sibuk berdebat.
Ucup yang sudah tiba di parkiran motornya lalu dia naik ke atas motornya. Ucup menyalakan motornya lalu dia mengendarai motornya. Ucup melajukan motornya ke arah jalan raya.
Ucup melihat sekeliling jalan raya tersebut untuk mencari warung, karena Ucup tidak melihat ada warung di sekitar situ maka dia memutuskan untuk pergi ke Indomaret yang terdekat.
Ucup melihat indomaret yang berada di depan lalu dia mengendarai motor ke arah indomaret tersebut. Ucup membelokkan motornya ke arah kanan lalu dia sudah tiba di depan indomaret. Ucup memarkirkan motornya di depan indomaret, lalu dia turun dari atas motor tersebut.
Ucup berjalan ke arah indomaret, dia sudah tiba di depan pintu indomaret lalu dia mendorong pintu indomaret tersebut sehingga terbuka. Ucup berjalan melewati pintu tersebut lalu dia bisa masuk ke dalam indomaret. Saat Ucup sudah berada di dalam indomaret di berjalan ke arah lemari pendingin yang ada di indomaret tersebut.
Ucup sudah sampai di depan lemari pendingin tersebut, dia melihat ke arah lemari pendingin tersebut. Dia mencari sebotol kopiko dan sebotol coca-cola di dalam lemari pendingin tersebut. Setelah dia menemukan sebotol kopiko ada di dalam lemari pendingin yang berada di rak tengah. Ucup membuka lemari pendingin tersebut lalu dia mengambil sebotiol kopiko dari lemari pendingin tersebut.
Setelah sebotol kopiko berada di tangan kiri Ucup dia menutup pintu lemari pendingin tersebut. Ucup melihat ke arah lemari pendingin yang berada di sebelah lemari pendingin yang tadi. Ucup melihat ke arah lemari pendingin tersebut, dia melihat sebotol coca-cola berada di rak yang paling atas di dalam lemari pendingin tersebut.
Ucup membuka lemari pendingin tersebut lalu dia mengambil sebotol coca-cola yang berada di rak yang atas. Setelah sebotol kopiko dan sebotol coca-cola sudah berada di tangan kiri Ucup. Ucup melihat ke arah lemari pendingin tersebut dia mengambil sebotol teh pucuk yang berada di rak yang bawah di dalam lemari pendingin tersebut.
Setelah tiga botol minuman yang berbeda berada di tanga Ucup, dia berjalan ke arah tempat keranjang indomaret. Dia mengambil sebuah keranjang tersebut lalu dia memasukkan tiga botol minuman yang berbeda rasa ke dalam keranjang tersebut.
__ADS_1
Ucup berjalan sambil membawa keranjang tersebut. Dia berjalan ke arah rak-rak snack yang ada di dalam indomaret tersebut. Ucup sudah berada di rak- rak snack yang ada di dalam indomaret. Dia sedang mencari kacang dua kelinci pesanan Feri. Ucup melihat ke arah rak-rak snack tersebut sambil mencari kacang dua kelinci pesanan Feri.
Ucup menemukan kacang dua kelinci berada di rak nomor tiga, dia langsung mengambil sebungkus kaca dua kelinci yang berukuran sedang. Ucup memasukan sebungkus kacang dua kelinci tersebut ke dalam keranjang.
Ucup berjalan sambil membawa keranjang di tangan kanannya. Dia melihat-lihat ke arah rak-rak tersebut untuk mencari chitato. Dia tidak melihat ada bungkus chitato di rak tersebut. Sehingga dia berjalan ke arah rak yang berada di sebelahnya.
Ucup yang sudah berada di rak sebelahnya lalu dia melihat ke arah rak tersebut, dia melihat bermacam-macam rasa chitato di rak tersebut. Ucup mengambil sebungkus chitato rasa BBQ, lalu dia memasukkan sebungkus chitato ke dalam keranjangnya.
Ucup berjalan pergi meninggalkan rak-rak snack tersebut. Saat Ucup berjalan pergi dari rak-rak snack. Dia melihat seorang cewek yang sedang berusaha mengambil sesuatu di rak yang paling atas. Si cewek tersebut kakinya sampai berjinjit untuk bisa mengambil sesuatu yang ada di rak atas tersebut.
Ucup merasa kasihan melihat si cewek tersebut yang tidak bisa mengambil sesuatu di rak yang paling atas. Sehingga Ucup berjalan menghampiri si cewek tersebut. Ucup yang sudah berada di samping si cewek tersebut lalu dia mengambil sesuatu yang berada di rak paling atas.
Si cewek menoleh ke arah suara tersebut, saat si cewek sudah menoleh ke arah suara tersebut. Dia terkejut melihat Ucup yang sudah berada di sampingnya sambil memegang sebuah barang yang dari tadi dia coba ambil tetapi dia tidak bisa mengambil barang tersebut karena letaknya yang berada di atas rak tersebut.
Si Cewek tersebut menatap ke arah Ucup tersebut, ini sudah pertemuan mereka yang ketiga kalinya. Pertemuan mereka yang pertama saat si cewek tersebut mencari kelasnya lalu beberapa mahasiswa lain malah menujukkan si cewek tersebut ke arah toilet cowok.
Untung saja saat itu si cewek bertemu dengan Ucup, dia yang mau mengantarkan si cewek sampai di depan pintu kelasnya.
Pertemuan kedua si cewek dengan Ucup tersebut, saat si cewek bersama temannya sedang duduk di bangku yang ada di kantin kampus. Si cewek dan temannya sedang menikmati makan siangnya di kampus tersebut. Ucup dan Feri yang sedang mencari bangku kosong, melihat ke arah si cewek dan temannya. Bangku kosong berada di depan si cewek dan temannya yang sedang menikmati makan siang.
__ADS_1
Ucup dan Feri duduk di bangku yang berada di hadpaan si cewek dan temannya tersebut. Tetapi Ucup tidak terlalu memperhatikan si cewek tersebut sehingga dia tidak tahu dan menyadari keberadaan si cewek tersebut.
Sekarang pertemuan mereka yang ketiga kalinya, si cewek menatap ke arah si cowok tersebut dengan tatapan yang begitu mendalam. Jantung si cewek yang terus saja berbunyi.
Dag.......Dig......Dug
Jantung si cewek yang berbunyi semakin kencang saat dia menatap ke arah si cowok tersebut. Si cowok yang melihat ke arah si cewek yang masih berdiri sambil dim menatap ke arahnya.
"Hei, kok kamu diam aja." Si cowok tersebut yang melambaikan tangannya ke hadapan si cewek tersebut.
Si cewek tersebut yang masih sibuk dengan lamunannya saat bertemu dengan Ucup. Sehingga si cewek tersebut tidak menyadari kalau Ucup sedang berbicara kepada. Ucup yang dari tadi berbicara kepada si cewek tetapi si cewek tersebut tidak merespon yang Ucup bicarakan.
"Ini ambil." Ucup melihat ke arah si cewek tersebut lalu dia memegang tangan si cewek tersebut sambil memberikan barang tersebut kepada si cewek tersebut.
Setelah memberikan barang tersebut kepada si cewek, maka Ucup berjalan pergi meninggalkan si cewek tersebut. Si cewek yang menyadari bahwa Ucup telah berjalan pergi meninggalkan dia.
"Hei, tunggu dulu." Si cewek tersebut berjalan menyusul ke arah Ucup.
...~ Bersambung ~...
__ADS_1