
"Dia hanya bercanda, seharusnya kamu tertawa bukan jatuh cinta."
Ucup membalikkan badannya melihat ke arah Lea. Lea juga melihat ke arah Ucup, dia melihat ke arah pakaian yang Ucup kenakan. Ucup memakai baju kaos oblong berwarna pink, baju kaos oblong berwarna pink tersebut merupakan kado ulangan tahun yang Lea berikan kepada Ucup.
"Abang udah lama di sini?" tanya Lea.
"Baru kira-kira lima menit yang lalu," jawab Ucup.
"Apakah baju yang pakai hadiah ulang tahun dari aku?" Lea yang menujukkan jari-jarinya ke baju yang Ucup pakai.
"Iya, bagaimana menurut Lea?" tanya Ucup.
"Abang terlihat tampan memakai baju itu, aku senang abang mau pakai baju pemberian aku." Lea yang tersenyum, dia begitu bahagia saat melihat Ucup memakai baju kaos oblong berwarna pink yang merupakan hadiah ulang tahun yang dia berikan kepada Ucup.
"Hehehe, Lea bisa saja." Ucup yang tersenyum mendengar perkataan Lea.
"Btw, abang mau ngapain kesini?" tanya Lea.
"Abang mau ngajak Lea malam minggu, Lea maukan pergi malam minggu dengan abang?" tanya Ucup.
"Mau, tapi aku ganti pakaian dulu ya abang," jawab Lea.
"Iya, abang pulang kerumah ngambil motor dulu ya Lea," kata Ucup.
Lea yang berjalan buru-buru masuk kedalam rumahnya. Ucup yang melihat Lea berjalan terburu-buru, dia hanya bisa menggeleng kepalanya melihat tingkah Lea seperti itu. Setelah itu Ucup berjalan pergi meninggalkan rumahnya.
Ucup sudah sampai di halaman rumahnya, saat Ucup sudah sampai di halaman rumahnya dia tidak melihat motornya berada di halaman rumahnya. Ucup berjalan ke arah rumahnya, saat dia sudah tiba di depan rumahnya.
Tok.....Tok......Tok
"Assalamualaikum ayah ibu." Ucup yang sedang berdiri di depan pintu rumahnya.
"Walaikumsalam." Ibu yang mendengar suara ketukan pintu lalu dia berjalan ke arah pintu tersebut. Ibu yang sudah berdiri di depan pintu tersebut lalu dia membukakan pintu tersebut.
Ceklek......Ceklek
"Ibu motor aku mana?" tanya Ucup.
"Di bawa adek, Apa adek tidak ngomong ama Ucup?" tanya ibu.
"Tidak ibu." Ucup yang wajahnya terlihat sedih setelah mengetahui motornya di bawa Zai.
"Ibu kira tadi adek udah ngomong ama Ucup." Ibu yang tidak tega melihat wajah Ucup yang berubah menjadi sedih.
"Ayah kemana ibu?" tanya Ucup.
"Pergi kerumah temannya,ada apa Ucup?" tanya ibu.
__ADS_1
"Aku udah ngajak Lea pergi malam minggu, terus kalau begini kami pergi naik apa ibu?" Ucup yang terlihat binggung setelah karena tidak ada motor untuk mengajak Lea.
"Sebaiknya Ucup kembali ke rumah Lea, ngomong ama Lea kalau motor Ucup di bawa oleh Zai." Ibu yang memberikan saran kepada Ucup untuk kembali kerumah Lea.
"Baiklah ibu, kalau begitu Ucup pamit ke rumah Lea." Ucup menyalim punggung tangan ibu.
"Hati-hati, jangan pulang malam-malam Ucup," kata ibu.
Ucup yang sedang berjalan kaki menuju ke arah Lea, sepanjang perjalanan menuju ke rumah Lea Ucup sedang berpikir cara menyampaikan kepada Lea bahwa motornya di bawa oleh Zai.
Akhirnya Ucup sudah sampai di depan gerbang rumah Lea yang sudah terbuka, Ucup berjalan kaki melewati pintu gerbang rumah. Saat Ucup berjalan kaki menuju ke arah rumah Lea.
Pintu rumah Lea terbuka lalu dia berjalan keluar dari rumah dengan memakai baju kaos oblong berwarna pink dengan motif bunga. Lea yang sudah sampai di depan teras rumahnya melihat ke arah Ucup yang sedang berjalan kaki ke arah rumahnya.
"Abang kok jalan kaki?" Lea yang menghampiri Ucup yang sudah berada di dekat teras rumah Lea.
"Motor abang gak ada." Ucup yang melihat ke arah Lea dengan wajah yang terlihat sedih.
"Emang motor abang kemana?" tanya Lea.
"Dibawa Zai, sekarang abang binggung mau ngajak Lea pergi malam minggu naik apa?" tanya Ucup.
" Gimana kalau kita pergi malam minggu naik motor aku?" Lea yang melihat ke arah Ucup.
"Emang boleh kalau kita pergi malam minggu naik motor Lea?" Ucup yang merasa tidak enak dengan Lea.
"Boleh, abang maukan?" tanya Lea.
"Iya, aku ambil kunci motor aku dulu." Lea yang berjalan masuk ke dalam rumah nya.
Ucup sedang mengendarai motor Lea, sedangkan Lea duduk di belakang Ucup. Kondisi jalan raya yang terlihat begitu padat dan ramai karena banyak orang-orang yang ingin pergi malam minggu. Sehingga menimbulkan kemacetan di jalan raya.
"Abang kita mau kemana?" Lea yang sedang duduk di belakang Ucup.
"Gak tahu, abang belum pernah pergi malam minggu." Ucup yang melihat ke kaca spion motor Lea, dia kaca spion motor tersebut terlihat wajah Lea.
"Apa ini pertama kalinya abang pergi malam minggu?" Lea yang di buat penasaran dengan perkataan Ucup.
"Kalau sama cewek iya." Ucup yang tersenyum.
"Hahahaha, pasti abang bohongkan?" Lea yang tertawa, dia juga tidak percaya ama yang Ucup katakan .
"Tidak, apa Lea pernah jalan malam minggu ama cowok?" tanya Ucup.
"Teman cowok atau pacar abang?" Lea yang keningnya berkerut setelah mendengar pertanyaan Ucup.
"Apa Lea pernah jalan malam minggu ama pacar Lea?" tanya Ucup.
__ADS_1
"Gak pernah abang," jawab Lea.
"Apa Lea udah punya pacar?" tanya Ucup.
"Lea Jojoba abang,"jawab Lea.
"Apa itu Jojoba Lea?" Ucup yang keningnya berkerut setelah mendengar perkataan Lea.
"Jomblo-jomblo bahagia abang," kata Lea.
"Oo....ternyata itu kepanjangan dari Jojoba," kata Ucup.
"Apa abang Ucup udah punya pacar?" tanya Lea.
"Joker," jawab Ucup.
"Jomblo Kere ya abang?" tanya Lea.
"Bukan Lea," jawab Ucup.
"Terus apa dong abang? aku gak tahu," tanya Lea
"Jomblo keren Lea," jawab Ucup.
"Hahahaha, kalau keren kenapa jomblo abang?" Lea yang tertawa terpingkal-pingkal mendengar perkataan Ucup.
"Abang belum mau pacaran Lea," jawab Ucup.
"Bilang aja kalau belum ada cewek yang mau jadi pacar Ucup," kata Lea.
"Hehehe, itu Lea tahu." Ucup yang tertawa setelah mendengar perkataan Lea.
"Kenapa cewek gak ada yang mau jadi pacar abang?" tanya Lea.
"Abang belum kerja Lea," jawab Ucup.
"Apa hubungannya kalau abang belum kerja?" Lea yang sedang berpikir setelah mendengar perkataan Ucup.
"Abang itu gak punya uang, jadi mana ada cewek yang mau jadi pacar abang," kata Ucup.
"Tapi abang itu ganteng," kata Lea.
"Lea lihat abang ganteng dari lubang pipet ya?" tanya Ucup.
"Aku lihat abang secara langsung ganteng," jawab Lea.
"Sekarang abang tanya ganteng abang atau Zai?" tanya Ucup.
__ADS_1
Lea yang terdiam sambil membayangkan wajah Zai dan wajah Ucup. Lea masih bingung menjawab pertanyaan Ucup ganteng Ucup atau Zai.
...~ Bersambung ~...