Perjuangan Ucup

Perjuangan Ucup
Naik Komedi Putar


__ADS_3

"Selamat berlayar dengan nahkoda baru kamu nona, engkau terlalu manis untuk duduk di sampan yang hanya bermodalkan kayu tanpa atap."


Ucup dan Aska yang sudah berada di dekat wahana komedi putar. Aska yang melihat ke arah wahana komedi putar, dia melihat Zai sedang berdiri berhadapan dengan seorang cewek.


"Kenapa berhenti?" Ucup yang melihat ke arah Aska yang berhenti berjalan.


"Itu Zaikan abang?" Aska yang menujukkan jarinya ke arah Zai yang berdiri berhadapan dengan seorang cewek.


"Iya."Ucup yang melihat ke arah jari Aska.


"Terus siapa cewek yang berdiri di hadapan Zai?"tanya Aska.


"Dari pada penasaran lebih baik, ayo kita kesana!" Ucup berjalan terlebih dahulu meninggalkan Aska yang masih berdiri di situ.


"Abang tunggu aku." Aska berjalan menyusul Ucup yang sudah berjalan terlebih dahulu.


Ucup terus saja berjalan ke arah Zai dan seorang cewek yang berdiri di dekat wahana komedi putar, Ucup mempercepat langkah kakinya ke arah tersebut. Aska juga mempercepat langkah kakinya agar bisa menyusul Ucup.


"Ternyata kamu di sini juga." Ucup yang berdiri di hadapan Zai.


"Eh, kok abang bisa ada di sini?" Zai yang terkejut melihat Ucup yang sudah berada di hadapannya.


"Abang Ucup dari tadi aku cariin." Lea menoleh ke arah sampingnya, dia melihat Ucup yang sudah berdiri di sampingnya.


"Syukurlah Lea ada di sini, tadi abang juga cariin Lea. Maafin abang ya Lea." Ucup melihat ke arah Lea dengan tatapan rasa bersalah.


"Iya aku maafin abang, abang dari mana aja?" Lea yang menatap mata Ucup, dia melihat tatapan mata Ucup yang penuh dengan rasa penyesalan.


"Abang buang air kecil tadi Lea," jawab Ucup.


"Hmmm." Zai yang sengaja berdehem agar Ucup dan Lea menyadari kendaraannya yang berdiri di hadapan Ucup dan Lea.


"Aduh abang jalannya cepat banget tadi." Aska yang sudah berada di samping Ucup, dia merasa ngosngosan karena menyusul Ucup yang berjalan cepat.


"Jadi kamu tahu kalau abang Ucup ada di sini?" Zai yang melihat ke arah Aska yang berdiri di sampai Ucup.


"Aku juga baru tahu Zai, tadi ketemu pas jalan mau kesini," jawab Aska.


"Yang Aska katakan itu benar Zai, kami baru aja ketemu. Abang juga baru tahu dari dia kalau kamu ada di pasar malam," kata Ucup

__ADS_1


"Lea ada di sini juga, wah kebetulan banget dong." Aska melihat ke arah si cewek yang berada di samping Ucup, dia terkejut saat mengetahui bahwa si cewek yang berada di samping Ucup tersebut Lea.


"Apa abang kesini ama Lea?" Zai yang melihat ke arah Ucup.


"Iya," jawab Ucup.


"Bukannya motor abang di bawa ama Zai, terus abang ke sini naik apa?" Aska yang begitu penasaran Ucup bisa kepasar malam dengan mengendarai motor siapa.


"Iya motor abang di bawa nih anak nakal, gara-gara dia abang kesini pakai motor Lea." Ucup berjalan mendekat ke arah Zai, lalu dia menepuk bahu Zai dengan kuat sehingga menimbulkan bunyi.


Plaaakk.......Plaaakk


"Awwww, sakit abang." Zai meringis kesakitan karena bahunya di tepuk oleh Ucup begitu kuat.


"Kamu gak apa-apa kan?" Aska yang langsung mendekat ke arah Zai, dia mengkhawatirkan


bahu Zai yang si tepuk oleh Ucup.


"Udah tahu sakit masih nanya." Zai yang berbicara dengan ketus kepada Aska.


"Coba aku lihat." Aska yang ingin melihat bahu Zai yang di tepuk oleh Ucup.


"Udahlah Aska, dia baik-baik aja kok."Lea yang melihat ke arah Aska.


"Kamu tidak perlu khawatir dengan Zai, kalian sudah naik wahana apa saja di sini?" Ucup melihat ke arah Aska dan Zai secara bergantian.


"Yang belum kami komedi putar dan hantu," jawab Aska.


"Apa kalian mau naik komedi putar?" tanya Ucup.


"Mau," jawab mereka serentak.


"Ya udah kalau bergitu biar abang beli tiket komedi putar dulu." Ucup yang melangkah kakinya pergi.


"Tunggu abang." Aska menghampiri Ucup lalu dia memegang tangan Ucup.


"Ada apa Aska?" Ucup yang berhenti melangkahkan kakinya, dia membalikkan badan lalu dia menoleh ke arah Aska.


"Aku aja yang beli tiket komedi putarnya, gimana abang?" tanya Aska.

__ADS_1


"Apa kamu mau membeli tiketnya?" tanya Ucup.


"Mau abang," jawab Aska.


"Ya udah ini uangnya." Ucup mengeluarkan dompet dari saku celananya lalu dia membuka dompet. Ucup mengambil selembar uang berwarna biru dari dalam dompet tersebut, dia memberikan selembar uang berwarna biru kepada Aska.


"Aku beli tiketnya dulu ya abang." Aska mengambil uang dari tangan Ucup lalu dia berjalan membeli tiket tersebut.


Setelah Aska mendapatkan 4 buat tiket untuk naik komedi putar, dia berjalan ke menghampiri mereka yang sedang berdiri menunggu antrian untuk masuk ke wahan komedi putar.


"Ini tiketnya." Aska membagikan tiket satu persatu kepada Zai, Lea dan Ucup.


"Ya." Zai mengambil tiket dari tangan Aska.


"Yeyeye akhirnya aku bisa naik komedi putar." Lea yang tampak senang saat mengambil tiket komedi putar dari tangan Aska.


"Apa Lea belum pernah naik komedi putar?" tanya Aska.


"Belum," jawab Lea.


"Pantas saja Lea terlihat senang saat mendapatkan tiket komedi putar." Aska yang tersenyum melihat ke arah Lea.


"Terima kasih Aska." Ucup yang mengambil tiket komedi putar dari tangan Aska


"Kasih kembali, abang ini uang kembalian dari membeli tiket komedi putar." Aska menyerahkan selembar uang kertas berwarna unggu kepada Ucup.


"Tidak usah itu buat kamu aja." Ucup memberikan uang kembalian dari membeli tiket komedi putar kepada Aska.


"Aduh, aku merasa gak enak ama abang udah di beliin tiket komedi putar uang kembalian juga gak mau abang terima." Aska yang memegang tengkuk kepala nya.


"Kalau gak enak buat aku aja, sini uangnya." Zai mengambil selembar uang kertas yang berada di tangan Aska.


" Zai itu uang buat Aska kok di ambil." Ucup terlihat kesal saat melihat ke arah Zai.


"Udah abang gak apa-apa, kalau Zai ngambil uang itu." Aska sambil tersenyum menoleh ke arah Ucup.


"Ckckck dasar tuh anak." Ucup yang mengempal tangan karena kesal ama sikap Zai.


Akhirnya sekarang giliran Zai dan Aska untuk masuk kedalam komedi putar tersebut. Zai terlebih dahulu masuk ke dalam komedi putar setelah itu Aska ikut masuk ke dalam komedi putar tersebut. Setelah itu komedi putar bergerak, setelah satu kali putar komedi putar itu berhenti Ucup dan Lea masuk ke dalam komedi putar tersebut. Saat komedi putar tersebut berhenti Zai dan Aska sedang berada di atas.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2