Sang Penguasa Alam Semesta

Sang Penguasa Alam Semesta
Chapter 138, Kehidupan baru...


__ADS_3

"Dan begitulah cerita terjadinya big bang 2." kataku sembari menutup buku.


Ruangan kelas dimana ada banyak murid disana duduk mendengarkan ceritaku. Salah satunya berbicara tentang ceritaku.


"Eh?! *Sense**i** pasti mengarang cerita lagi..." kata salah satu murid,


"Hmm... Bagaimana ya...".


Lalu ada satu murid lagi disana bertanya tentang big bang 2 atau apapun itu.


"Lalu, apa yang menyebabkan big bang itu? Dan bagaimana bisa terjadi?" tanyanya,


"Entahlah... Sensei juga tidak tahu.",


"Kalau begitu, apakah cerita itu karangan sensei atau bukan?",


"Itu cerita asli. Tetapi percaya atau tidak terserah kalian, ini hanyalah cerita omong kosong.",


"Kalau begitu kenapa diceritakan?" tanya murid yang berbeda,


"Hmm... Entahlah... kenapa ya? Mungkin karena bosan saja?",


"Ehh...? Sensei bercanda lagi!".


Kami tertawa lepas disana.


"Tidak tidak.. Hanya saja sensei merasa kalau ini harus diceritakan kepada kalian dan lagi daripada suasananya tegang lebih baik mencairkannya bukan? Sekalian melepaskan pikiran kalian guna melepaskan stres.",


"....".


Suara bel disana berbunyi menandakan kalau jam pelajaran habis dan waktunya pulang. Aku yang mendengar itu langsung menutup pembelajaran.


"Baiklah kalau begitu, ini waktunya pulang. Kalian boleh pulang sekarang..".

__ADS_1


Semuanya langsung berdiri dan mengambil tas mereka. Salah satu murid perempuan berkacamata disana mendatangiku.


"Hei Sensei... Kapan-kapan bolehkah kami mendengar ceritamu lagi?" tanyanya.


Tiba-tiba satu murid laki-laki yang mengomentari ku pertama kali muncul dari balik pintu.


"Ya ya.. Ceritanya seru walaupun cuman karangan... Kapan-kapan ceritakan lah cerita asli yang benar-benar terjadi..".


Aku tersenyum ke arah mereka berdua.


"Baik baik. Aku akan mencari cerita dalam hidupku yang nanti akan aku gabungkan menjadi cerita karangan.",


"Heehh?! Karangan lagi?! Aku bosan!",


"Ya ya. Aku akan menceritakan cerita tentang hidupku, yah mungkin kalian hanya akan mendengar suara curhatan guru saja.",


"Tapi itu lebih baik daripada cerita buatan... mungkin...",


"Baik.",


"Sensei jaga diri ya.. aku pamit!" kata mereka berdua.


Sekarang hanya aku dan diriku sendiri di ruangan kelas dengan sinar sore matahari. Aku pergi ke ruang guru yang tak jauh dariku dan mengambil tasku.


"Ah... Karazuna-Sensei..." kata seorang guru perempuan disana.


Aku melihat ke arahnya, rambut berwarna hitam dengan baju guru yang normal ditambah senyuman manisnya yang terpapar di wajah, aku bertanya kepadanya.


"Ada apa?",


"Tidak.. tidak ada... Hanya saja.. mau pulang bareng?",


"Ide bagus. Arah rumah kita sama kan?",

__ADS_1


"Ya...",


"Tunggu aku akan merapihkan barang bawaan ku dulu.",


"Ya.. aku juga mau beres-beres dulu sekalian..".


Aku tersenyum lalu merapikan mejaku dan memasukkan barang yang perlu aku bawa pulang seperti hp dan yang lainnya, dan juga meninggalkan barang dimeja yang tak perlu dibawa pulang.


Harus aku akui hidupku sekarang ini lebih baik dari sebelumnya... Aku tak tahu apa cahaya yang membakar habis itu dan sekarang juga aku belum melihat para tunanganku seperti Tohka atau yang lainnya. Dan guru yang berbicara dan mengajakku pulang aku tahu dia siapa? Dia Kurumi... Totsuka Kurumi... Tetapi sayangnya... entah kenapa dia tak mengingat masa lalunya.. Biarlah.. setidaknya aku berhubungan dengannya walaupun sekarang hanya sebatas teman kerja. Walaupun begitu aku lega bisa melihat wajahnya lagi. Tetapi aku tak tahu dengan yang lainnya.


Dunia yang aku tinggalin sekarang ini adalah bumi dalam alam semesta yang selalu aku cari, Bimasakti. Aku gak tahu apa yang terjadi pada Bimasakti dulu tetapi yang aku tahu dia telah mengalami perjalanan yang amat panjang dan melelahkan. Di duniaku sekarang kemajuan teknologi tak perlu di anggap remeh dan juga disini ada sihir walaupun bisa dibilang sihirnya lemah dari saat aku hidup sebelumnya..


Oh iya.. aku lupa memperkenalkan diri. Aku Sakamaki Nakano, tetapi sekarang dikenal juga Karazuna Taki. Aku adalah guru yang paling populer disini karena tak hanya hebat dan handal dalam membimbing murid aku juga memiliki cara agar murid menyukai jam pelajaran ku dengan tak memaksa mereka untuk terus belajar. Aku memiliki alasan tersendiri salah satunya agar tak ada yang stres saat belajar atau susah memahami karena kepenuhan informasi.


Kehidupanku sekarang lebih baik dari pada sebelumnya. Banyak hal yang berubah disini, dan lagi aku juga dianugerahi kekuatan yang bisa dibilang besar di duniaku saat ini. Aku tak menyesal hanya saja aku rindu dengan yang lainnya. Aku tak tahu kabar mereka tetapi walaupun aku ketemu mereka kemungkinan mereka juga takkan mengingatku.


"Karazuna-Sensei, ayo.",


"..." aku menjawab mengangguk.


Aku berdiri dan berjalan keluar dari sekolah dan mengobrol santai, hangat dengan Kurumi.. Maksudku Asuna-Sensei... Kawaki Asuna, itulah nama Kurumi sekarang.


Kurumi disini kelihatan senang juga.. Yang lainnya tentu bahagia bukan? Aku hanya bisa berharap dan mungkin beberapa dari kami hidup lebih cepat dariku.. Kalau sudah begitu aku tak bisa menolong lagipula aku sudah tak memiliki mata waktu... sama seperti Kurumi saat ini, tak memiliki mata waktu.


Di kehidupanku ini aku tak memiliki tujuan apapun. Aku bahagia dengan hidupku sekarang. Semuanya damai dan tentram yah walaupun kadang-kadang monster datang menyerang tetapi murid dari sekolah aku mengajar sangat kuat sehingga aku sendiri yakin akan ada banyak masalah yang datang dan akan semakin besar dan akan ada generasi masa depan yang akan berhadapan dengan itu. Heh... semoga saja aku terlibat...


Inilah hidupku sekarang, tak ada yang spesial sebagai guru yang mengajar di sekolah ternama. Aku sebagai Sakamaki Nakano, berharap generasi yang aku maksud tadi segera datang dan aku bisa bertarung menjadi guru mereka yang mendukung karena..... Aku sedang bosan...




Yeah... Inilah akhirnya... maaf kalau endingnya menggantung juga karena aku sendiri ingin melanjutkan novel ini. Nanti novelnya akan menceritakan tentang apa saja yang terjadi kepada Alam Semesta Bimasakti! Tunggu aja ya... mungkin novel ini akan dibuat soalnya novel ini juga masih tahap perencanaan. Dan satu info lagi aku akan Hiatus dari dunia novel untuk waktu yang tidak sebentar, sekitar \+6 bulan. Ini semua karena aku masih berumur 13 menuju 14 tahun dan tentu ada banyak pekerjaan sebagai orang yang masih sekolah di SMP. Jadi begitu ya... tunggu aja novelnya.. aku Hiatus juga sambil merencanakan lanjutan novelnya. Jadi ya... terimakasih telah membaca novel ini dan selalu stay tune terus disini. I'm so apreciated it. Bye~~

__ADS_1


__ADS_2