Sang Penguasa Alam Semesta

Sang Penguasa Alam Semesta
Chapter 28, Sei yang Kesepian dan Tawaran yang di Tolak


__ADS_3

"Kalian.... Siapa?" tanyaku kepada Tohka dan Sei,


"Eh? Nakano kamu bercanda kan?" kata Sei.


Aku memutar-mutar belati ku dan mencondongkan itu ke arah Tohka dan Sei. "Kutanya sekali lagi dan jawab dengan jujur! Kalau tidak akan kubunuh. Kalian siapa?",


"Kami ini temanmu!" kata Sei,


"Bohong! Aku tidak pernah mengingat kalian dan juga tidak pernah bertemu kalian sebelumnya!",


"Kami tidak bohong!".


Tohka memancarkan cahaya merah muda secara tiba-tiba. "Jangan-jangan... Tohka juga?!" kata Sei. Rambut hitam Tohka menjadi merah muda, bajunya yang penuh hitam dan biru tua berubah menjadi baju kimono yang agak terbuka. Telinganya berubah menjadi telinga kelinci dan berada di atas kepalanya, matanya yang hitam berubah menjadi merah, serta senjata lemparnya berubah menjadi katana sakura.


Tohka melihat ke kanan dan ke kiri. Dia melihatku. "Nakano Wynox?...",


"Ya benar. Ikumi Wynox.".


Ikumi(Tohka) menangis dan memelukku. "Kau masih berdiri disitu ya?" kataku,


"Eh... umm.. anu....",


"Kali ini aku akan membebaskan mu. Tapi jika kita bertemu lagi... aku akan membunuhmu!".


Aku dan Ikumi berbalik badan dan mulai berjalan beberapa langkah, tapi Sei menghentikan kami berdua. "Jangan pergi! Kumohon... ajak aku juga...",


"Kenapa kami harus membawamu?",


"Aku.... tidak ingin tinggal dalam kegelapan lagi.... Aku akan menjelaskan apa yang terjadi disini... karena itu... JANGAN TINGGALKAN AKU SENDIRIAN LAGI!!". Sei mulai menangis.


"Baiklah... aku akan membawamu pergi.",


"Benarkah?". Aku membalasnya dengan menganggukkan kepalaku.


"Syukurlah... Syukurlah... Aku tidak peduli kalau kamu Nakano Wynox atau Sakamaki Nakano. Aku hanya ingin dibebaskan dari kegelapan.".


Sei menjelaskan semua yang terjadi barusan. "Kalau begitu, Totsuka Kurumi masih hidup ya... Syukurlah." kata Ikumi,


"Kalau begitu ayo ke Totsuka Kurumi." kataku,


"Tunggu jangan sekarang!" kata Sei,


"Kenapa?",


"Kalau kamu keluar dari alam semesta ini... mungkin kamu akan kembali ke Sakamaki Nakano.",


"Mana mungkin.",


"Kemungkinannya banyak!",


"Benar kata... emm anu..",


"Panggil aku Sei saja.",


"Kalau begitu, Sei, panggil aku Ikumi!",


"Kalau begitu tujuan disini apa?" kataku,


"Tujuannya adalah mencari penguasa disini!" kata Sei,


"Merepotkan. Lagian mengapa kita harus menemui penguasanya?",


"Untuk mencari tahu apa yang terjadi dan sejarah alam semesta ini!",

__ADS_1


"Mengapa Sakamaki Nakano bisa bertukar tubuh denganku, Nakano Wynox?",


"Benar!",


"Dia benar Nakano!",


"Dan juga mencari tahu informasi yang ada disini. Karena Sakamaki Nakano yang ada didalam dirimu itu ingin menjadi penguasa alam semesta!",


"Baik-baik. Tetapi apa yang akan terjadi jika Aku dan Ikumi telah menyelesaikan tugas ini dan pergi ke alam semesta lain?",


"Karena kamu telah mati, kamu akan tenang disana dan Ikumi menjadi Tohka kembali.",


"Hanya itu?",


"Ya...",


"JANGAN BERCANDA! perjuangan kami akan menjadi sia-sia nantinya!",


"Tenang dulu Nakano!",


"Maaf... Tapi banyak orang yang telah percaya kepada Sakamaki Nakano.... Jika dia tak kembali. Mereka mungkin akan kecewa dan sedih termasuk Totsuka Kurumi atau Anna, dan mungkin mereka akan memburu kalian.",


"Kenapa mereka memburu kami..",


"Kalian adalah orang yang pernah membuat kekacauan terbesar di seluruh alam semesta dan juga ancaman terbesar disini.",


"Bagaimana ini Nakano?",


"Baiklah aku akan menyelesaikan tugas ini dan mengembalikan Sakamaki Nakano kalian!",


"Benarkah?! Syukurlah...".


Seorang gadis berbaju seperti ksatria datang ke arah kami dan bilang, "Kian bertiga! Datanglah ke tempat sang penguasa alam semesta ini! Dia ingin berbicara kepada kalian",


"Siapa kami itu tidak penting. Ikutlah kami jika kalian memberontak... aku akan membunuh kalian!",


"Aku pernah melihat kalian sebelumnya.... Kamu itu... Oh.. Kamu itu istriku yang ketiga! Artoria!",


"Eh?!",


"Artoria? Itukah kamu?" tanya Ikumi,


"Itu memang benar tapi bagaimana kalian tahu.... Jangan-jangan... Nakano?",


"Benar!",


"Dan... Ikumi?",


"Benar.",


"Kamu masih ingat ya...",


"ya... Dan kamu....",


"Aku tidak ada di kehidupan kalian yang sebelumnya... aku akan menjauh sementara kalian reunian dulu saja." kata Sei yang menyembunyikan rasa sedihnya.


"Ikutlah!",


"Eh—Tapi...",


"Ikutlah! kami tidak akan reunian. Kita akan langsung menuju penguasa alam semesta disini!",


"Jangan memaksakan diri ya... Sei.." kata Ikumi,

__ADS_1


"K-kalau itu mau kalian aku akan menurutinya.",


"Yosh ayo kita bertemu dengan penguasa disini!",


"Ikutilah aku dan prajurit ku." kata Artoria.


Kami berjalan dengan cukup jauh dengan kereta kuda. Setelah beberapa jam, akhirnya kami sampai di sebuah kerajaan dengan pertahanan unggul dan ketat. "Buka Gerbangnya!" kata Artoria.


Gerbang pun terbuka dengan sendirinya. Kami berjalan menuju pintu masuk ke istana. disana ada gerbang dan dua penjaga di kiri dan kanan gerbang. "Buka gerbangnya!" perintah Artoria ke kedua prajurit itu,


"Baik!" kata mereka.


Gerbang pun dibuka oleh mereka dan seorang wanita duduk di singgasananya. "Kami telah membawanya, ibu!" kata Artoria kepada wanita itu. (Ibu? berarti dia juga reinkarnasi sama seperti yang lainnya kecuali Anna?) pikir Sei,


"Selamat datang di istanaku sang penguasa alam semesta disini!" kata Wanita itu,


"Namaku adalah Arthories! penguasa disini!",


"Apakah benar anda itu suka pertarungan?" tanya Sei langsung ke intinya,


"Kau benar. Aku sampai dijuluki sang penggila pertarungan oleh penguasa lainnya.",


"Kenapa Anda melakukannya?",


"Aku mencoba membuat alam semesta yang lebih baik jadi kupikir ini baik.",


"Ini baik? banyak orang mati disini... APAKAH INI YANG TERBAIK MENURUT ANDA?!",


"Beraninya kau!!!".


Aku berjalan ke arah Sei dan melentangkan tanganku kesamping. Arthories mencoba menenangkan dirinya. "Ya ini yang terbaik menurutku." katanya.


Sei mencoba menahan amarahnya dan berhasil. (Kenapa? kenapa aku sangat kesal?) pikir Sei.


"Baiklah aku akan langsung ke intinya saja. Nakano.... Maukah kamu menjadi penguasa selanjutnya disini?" kata Arthories,


"Eh? Apa yang kamu bilang? KAMU MENINGGALKAN KEWAJIBAN MILIKMU KE ORANG LAIN?!" kata Sei,


"Aku ingin Sakamaki Nakano kembali..." kata Sei. Dia mulai menangis. "Sei sebenarnya apa yang terjadi kenapa kamu marah dari tadi?" tanya Ikumi,


"Kalian memiliki masa lalu yang sama, rasanya aku seperti tak diperlukan lagi oleh kalian....",


"Oh begitu... Jangan khawatir. Kami akan mengembalikan mereka berdua, benarkan Nakano?",


"Benar.",


"Karena itu... jangan marah lagi, ok?".


Sei menganggukkan kepalanya. "emm... Ok kalau begitu.",


"Kalau begitu. Apa jawabanmu, Nakano?" tanya Arthories,


"Ku tolak!",


"Kenapa?",


"Yang diinginkan oleh Sakamaki Nakano adalah menguasai Alam Semesta Bimasakti bukan ini, Benarkan Sei?". Aku melihat ke arah Sei.


"Nakano... Ya benar!",


"Oh kalau begitu... Kami harus membunuhmu!",


"Eh?"

__ADS_1


__ADS_2