Sang Penguasa Alam Semesta

Sang Penguasa Alam Semesta
Chapter 23, Apakah ini Akhirnya?


__ADS_3

  Aku beradu kekuatan dengan Shield Time milik Kurumi. Sepertinya Kurumi memiliki kemampuan pelindung yang sudah dikuasai oleh matanya sehingga aku tidak tahu kapan itu digunakan. Aku pun turun dari bagian teratas jam roh, mendarat di kaki jam roh dan bilang, "Kita bertemu lagi ya... Kurumi.",


"Kau benar. Tapi ini akan menjadi makam mu!" Jawab Kurumi. Dia mengarahkan pistolnya ke arahku dan menembak ke arahku. Portal itu, mengeluarkan peluru sangat banyak saat Kurumi menembak dengan pistolnya. Menurutku, itu bekerja jika Kurumi menembakkan pistol nya saja. Aku mencoba menghindari semua peluru Kurumi dengan berteleportasi dan itu berhasil.


Berbeda dengan milik Sei, milik Kurumi tak bisa di arahkan atau dikendalikan. Tapi yang merepotkan ya adalah jumlahnya yang begitu banyak. Aku ragu kalau aku bisa mendekati Kurumi. Tapi Kurumi membelah menjadi 2 sifat itu karena kematian ku. Aku tak bisa tinggal diam karena itu!.


Aku berlari, mendekati Kurumi dengan menebas pelurunya. Cara berlari ku lebih lambat dari biasanya karena kalau aku berlari cepat, kemungkinan aku akan terkena pelurunya. Peluru itu kecil sehingga susah dilihat saat berlari cepat.


Aku menebas, terus menebas peluru Kurumi yang tiada habisnya. Setelah itu aku mendapatkan kesempatan pergi ke atas. Aku meloncat ke arah peluru yang berada di bawah kakiku sebagai pijakan. Aku melompat dari peluru yang menjadi pijakan kakiku dan melakukan hal yang serupa. Terus menerus hingga atas.

__ADS_1


Aku tak menganggap ini mudah, karena pelindung milik Kurumi yang sama menyebalkannya dengan pelurunya. Aku gagal lagi dan jatuh lagi.


Aku melakukannya berulang, lagi-lagi gagal dan terjatuh. Terus melakukannya, walaupun akhirnya terus menerus gagal. Itu karena pelindungnya. "Tunggu? Eh? Kenapa aku marah kepada pelindungnya? Bukannya itu karena aku lemah? Aku harus! Menjadi!LEBIH KUAT LAGI!." pikirku dan diakhirnya, aku gagal lagi.


Aku mencoba untuk berdiri tapi tak bisa "Kenapa ini? Badanku merasa berat. Tak bisa di angkat." pikirku,


Tiba-tiba, aku mengingat janji yang ku buat dengan Anna. di sanalah aku mulai berpikir kalau ini bukan akhir dari Sakamaki Nakano!.


Aku menjawab perkataan Kurumi, "Tidak. Masih belum!",

__ADS_1


"Kau memang keras kepala ya!" kata Kurumi,


"Terima ini! Unlimited Arrows!" kata Kurumi. Dan banyak peluru yang menghujaniku.


Aku menusuk Excusifer ke tanah sehingga itu berdiri di tempat. Aku mengeluarkan peluru yang dapat menyegel Kurumi, dan disitulah, aku mendapatkan sihir baru. Aku menggenggam sebagian peluru sehingga sebagiannya keluar dari genggaman tangan kiri ku. Aku meletakkan tangan kananku di sebagian pelurunya. Aku baru saja menyadari kalau aku bisa saja mengeluarkan sihir tanpa mengucapkan mantera.


Aku menarik bagian depan peluru layaknya tali. Tetapi, peluru itu berubah menjadi pedang emas, dengan tulisan Levatein di bagian atas pedangnya. Mungkin itu namanya. Aku tidak peduli dengan namanya, tapi jika ini bisa membuat Anna kembali ke tubuh aslinya maka akan kulakukan dengan pedang ini!.


Karena pedang Levatein lebih ringan dibandingkan pedang Excusifer, aku dapat mengayunkannya lebih cepat lagi. Dan aku dapat menebas semua peluru yang datang ke arahku. "Lumayan juga, tapi..." henti Kurumi. Tiba-tiba datang sebuah peluru yang entah berasal darimana menembaki ku. "Kekuatanku tak hanya itu, Kemampuanku juga dapat mempercepat kecepatan peluru hingga ke kecepatan cahaya." lanjut Kurumi. Aku terkejut, karena itu adalah kekuatan baru yang dia kuasai setelah aku mati. "Ini sudah berakhir.. Kamu kalah untuk pertama kalinya, Nakano. Awalnya saat pertama kali bertemu dengan mu, kukira kamu memiliki kekuatan yang sama seperti dulu. Tapi, kekuatanmu ini... sangatlah lemah daripada dirimu yang dulu. Istirahatlah, Nakano. untuk selamanya. Aku akan menyampaikan salam mu padanya sebelum dia mati." kata Kurumi. Apakah ini akhirnya? Apakah ini akhir dari segalanya? Apakah yang kulakukan selama ini... sia-sia?

__ADS_1


__ADS_2