
Keesokan harinya. Aku bangun dan menyadari bahwa hari ini adalah hari untuk membawa Anna ke tubuh aslinya dan membawa Kakakku kembali ke rumahnya yang sebenarnya. Aku tidak tahu siapa dia tapi karena ini adalah permintaan pertama Ibuku padaku, maka aku akan memenuhinya.
Aku berangkat, dengan Excusifer yang kubawa di pinggang ku, menuju ke Tenda paling besar dari semua tenda lainnya. Tenda itu dijaga oleh 2 penjaga yang berada di samping pintu masuknya. Aku masuk ke dalam dan aku melihat orang\-orang sedang sibuk membuat rencana. "Selamat pagi, Nakano." Kata Anna,
"Selamat pagi." Balasku.
Anna menunjukkan kelingkingnya yang menandakan kalau aku harus menepati janjinya apapun yang terjadi.
"Yosh! Sesuai rencana yang kemarin kita buatkan?" Tanya Ayahku,
"Ya. Kita akan melakukan ini sesuai rencana yang kita buat kemarin. Kalian ingat tugas kalian?" Tanya Anna,
"Ya." Jawab kami semua,
"Kalau begitu, ayo kita mulai permainannya." Kata Kami semua.
__ADS_1
Semuanya kecuali aku dan Anna pergi keluar Tenda dan bersiap untuk bertempur. "Hampir waktunya. Nakano? kamu siap?" tanya Anna,
"Ya. aku siap." Jawabku,
"Pastikan kamu menepati janjimu!" kata Anna,
"Dan juga.... pastikan kamu pulang hidup-hidup!" Kata Anna,
"Kau mengkhawatirkan ku?" Tanyaku,
"Te-Tentu saja bodoh! Kau kan... Suamiku dimasa depan nanti..." kata Anna dengan suara yang semakin mengecil,
"L-lupkan saja!" kata Anna. Tiba-tiba ada suara Terompet berbunyi yang menandakan kalau sekarang waktunya... pertempuran,
"Sepertinya sudah waktunya ya. Nakano, Berjanjilah untuk tidak hilang kendali dan kembalilah hidup-hidup." kata Anna dengan nada gelisah,
"Ya. Aku berjanji." kataku dengan mata tajam ku yang menandakan kalau aku benar-benar serius akan menepatinya,
__ADS_1
Anna berdiri dari kursi, "Kalau begitu, Ayo.. kita menangkan pertarungan ini." katanya.
Aku berdiri dari kursi dan keluar dari tenda.
Saat di medan pertempuran, semuanya berusaha keras membasmi pengganggu yang menghalangi jalan kami menuju kemenangan. Aku mencari tahu dimana Kurumi dan saat itu juga aku menemukannya. Dia sedang berdiri di Roh Jam, Big Bang, membunuh semua musuh yang ada di depan matanya. membunuh mereka dengan suatu sihir yang mirip dengan sihir milik Sei. Berbeda dengan milik Sei, milik Kurumi hanya bisa mengeluarkan peluru atau anak panah tapi jumlahnya dalam satu portal bisa melebihi satu senjata dan kecepatan menembaknya melebihi apa yang ku perkirakan. Dan saat itu juga, aku mendapatkan salah satu potongan memori yang kucari tentang Totsuka Kurumi.
Totsuka Kurumi adalah orang yang berasal dari pedesaan, dia dibenci oleh semua orang di desanya. Aku bertemunya saat berumur sekitar 8 tahunan dan dia juga berada di umur yang sama denganku. Aku membawanya pergi dari desanya. Yang terjadi pada desa itu adalah, desa dihancurkan olehku kurang dari 2 menit. Kurumi tidak menunjukkan wajah ketakutan, melainkan rasa takjub. Mungkin karena itu dia dibenci desa ini.
Aku membawanya pergi, dia sangat manja. Dia sangat bahagia saat berada di dekatku. Karena ini kah yang membuat Kurumi lebih depresi ketimbang kedua istri ku yang dulu saat aku mati mengorbankan nyawaku demi dunia seperti yang Anna katakan?. Dia menganggapku sebagai cahaya bagi kehidupannya. Dia bahkan tidak peduli apapun yang kulakukan asal aku bahagia. Dan karena itu kah aku tidak bisa mengkhianati kepercayaan nya padaku.
Aku mengerti sekarang. Sihir milik Kurumi yang menjadi andalannya adalah Unlimited Arrows.
Aku melihat ke arah Kurumi dan berjalan ke hadapannya. Kurumi menembaki dengan sihir Unlimited Arrows miliknya. Tapi itu meleset semua. Aku menggunakan sihir Teleport Automatic tanpa kubilang mantera nya, itu terjadi karena Mata Waktu milikku ini. Aku sepertinya mulai menguasainya.
Aku mencoba menyerang Kurumi, melemparkan pedangku ke arahnya dan berteleportasi. Aku mencoba menebas di bagian badannya, tetapi di halang oleh Shield Time miliknya. Hasilnya, aku berada di udara dan beradu kekuatan dengan pelindung milik Kurumi. Sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang cukup memakan waktu. Tapi aku harus mengalahkannya sebelum Mata hari terbenam agar aku tak hilang kendali.
Menurut Anna, Sifat buruk Kurumi akan tersegel jika mata waktu miliknya tertusuk oleh peluru yang dia berikan padaku dan juga, aku akan mudah kehilangan kendali diri saat malam hari. Dimana malam itu akan menjadi malam merah di mata orang yang menjadi sasaran ku. Sepertinya ini akan menjadi pertarungan tersengat yang pernah aku hadapi selama ini.
__ADS_1