
Keesokan harinya, aku terbangun di kamarku di Machinery. Aku menjalani pagi ku seperti biasanya, mandi, ganti pakaian, sarapan, dan berlatih dengan Liyu. Aku menjalani pagi ku seperti biasanya. Walaupun begitu, aku tetap mengharapkan sesuatu terjadi. Tak biasanya aku mengharapkan sesuatu seperti ini tetapi entah kenapa tiba-tiba aku ingin sesuatu yang menarik terjadi. Apakah ini salah satu kebiasaan Ayahku yang terbawa saat aku memakai headset nya?
Aku menguap sambil berjalan di lorong dengan jendela besar di samping ku. Kemudian aku berhenti dan menatap keluar jendela. Benar-benar bosan. Aku berharap tinggi kepada masalah. Aku menghela nafas sebelum aku lanjut berjalan.
Aku berjalan sambil menutup mata. Tiba-tiba aku menabrak sesuatu. Aku tak jatuh tetapi aku khawatir dengan yang aku tabrak. Aku membuka mataku sambil meminta maaf.
"Maaf.".
Setelah aku membuka mataku, aku melihat seorang gadis yang amat kukenal, dia Sumiko. Dia memegang kepalanya dan disekitarnya ada banyak buku. Aku melihat salah satu buku dan membaca judulnya, "Teknologi Gerigi". Aku melihat ke buku yang lainnya dan membaca judulnya, "Panduan Cara Mengendalikan Kekuatan Turunan.".
Aku terheran-heran dan setelah itu aku mendengar Sumiko bereaksi kesakitan.
"Aduh..." katanya.
Aku langsung mengulurkan tanganku kepadanya.
"Maaf, kamu baik-baik saja?",
"Ya.. Aku baik—" —Dia terhenti saat melihatku.
Dia menundukkan kepalanya dan berdiri tanpa menerima uluran tanganku dia mengambil buku-buku yang jatuh dan berjalan dengan buru-buru ke arah yang berlawanan denganku.
"Tu—Maaf!" kataku,
"..." tak ada jawaban darinya.
__ADS_1
Dia berjalan dengan buru-buru dan pergi menjauh dariku. Tetapi, ada satu buku yang tertinggal dan ada di depanku. Buku itu kusut dan tak memiliki judul. Aku terheran-heran, buku apa itu? Kenapa tak ada judulnya?
Aku mengambil buku itu dan membalik badan, berniat mengembalikannya kepada Sumiko. Tetapi, dia telah hilang dengan sekejap mata dari pandanganku. Aku memiliki teori yang menunjukkan kalau Sumiko itu.... tak bisa mengendalikan kekuatannya. Tapi buku yang aku pegang memiliki sampul yang kusut yang terbuat dari kulit berwarna coklat ini mirip seperti buku hariannya atau memang buku hariannya?
Aku membuka buku itu dan membacanya:
*1 Februari 134 *Tahun Matahari,
Hati ini adalah hari yang cerah, setelah aku berbincang dengan temanku tentang buku harian, itu membuatku tertarik. Aku memutuskan untuk membuatnya. Kau tahu, menulis buku harian itu memiliki pengalaman yang aneh dan juga menarik. Temanku bilang kalau kamu dapat melampiaskan amarahmu atau apapun yang membuatmu terganggu ke dalam buku harian dengan menuliskannya. Mungkin ini adalah pengalaman aneh bagi yang pertama kali mencoba, tetapi... aku mungkin akan segera terbiasa*.
Ini benar-benar buku harian. Tetapi... aku dapat mencari informasi tentang Sumiko dengan buku ini! Aku kemudian aku membalik halaman dan membaca lagi.
*2 Februari 134 Tahun Matahari,
Aku sekarang bermain dengan temanku. Satu-satunya temanku. Aku sangat bahagia karena ada yang menemaniku bermain. Orang tuaku tak bisa meluangkan waktunya karena kesibukan pekerjaan jadi aku terbiasa sendiri di rumah. Tetapi aku mendapatkan teman! Aku sangat sangat sangat senang*!
*16 Februari 134 Tahun Matahari,
Aku sudah lama tak menulis buku harian sejak 2 Februari. Aku memiliki kabar bagus! Besok tanggal 23 Februari adalah ulang tahun temanku, kira-kira aku akan mengasih dia apa ya?
18 Februari 134 Tahun Matahari,
Ulang tahun temanku semakin dekat! Ibuku dan ayahku akan pulang tanggal 22 Februari, mereka juga bilang kalau mereka akan memperbolehkan ku kemanapun saat di hari ulang tahun temanku! Tetapi... aku masih belum menemukan hadiah yang cocok. Hmm*......
Aku tertawa kecil saat membaca buku hariannya. Kemudian membalikkan halaman dan membacanya kembali:
__ADS_1
*22 Februari 134 Tahun Matahari,
Hari ini orang tuaku pulang! dan lagi mereka membawa seorang anak. Kata mereka dia adalah adikku! Wow! Aku punya adik! Aku sangat senang! Ini adalah hari yang sangat spesial... kedua tentu saja. Besok adalah hari spesial yang sebenarnya! Aku juga telah mendapatkan undangan ulang tahun spesial dari temanku! Oh iya, aku juga telah mendapatkan hadiah yang bagus untuknya! Sebuah kalung yang sama denganku! Besok adalah harinya, aku tak sabar lagi! Adakah yang lebih luar biasa dari ini semua?! Ini adalah hari paling bahagia seumur hidupku*!
Aku tersenyum sendiri saat selesai membaca itu. Aku kemudian melirik ke halaman lain dan membacanya:
*23 Februari 134 Tahun Matahari,
Hari ini.... adalah hari terburuk ku. Ulang tahun temanku awalnya berjalan lancar tetapi semuanya kacau karena sekelompok orang dari GsK. Mereka menghancurkan ulang tahun temanku... dan*......
Kalimatnya berhenti disitu. Aku melihat kalau kertas itu juga kusut karena basah. Apa yang terjadi? Dan GsK berulah lagi? Apa maksudnya? Aku membalik halaman dan membacanya lagi.
*23 April 134 Tahun Matahari,
Sudah sekitar satu bulan aku tak keluar kamar. Orang tuaku pasti mengkhawatirkan ku. Biarlah, aku tak peduli kepada mereka. Aku depresi selama satu bulan ini dan aku memutuskan untuk keluar kamar. Awalnya aku disambut hangat oleh orang tuaku tetapi... lagi-lagi GsK menghancurkan momen itu. Kenapa semua yang berharga bagiku direbut oleh mereka? Apa mau mereka? Aku yakin... Tidak, aku pasti tahu kenapa mereka mengincar ku. Itu pasti karena kekuatan gerigi ini! KEKUATAN SIALAN! KAU MEREBUT SEMUANYA DARIKU!!!! Tidak.... ini bukan karena kekuatan ini. Ini semua karena aku lemah! Aku harus menjadi kuat dari sekarang! Dan aku juga berjanji kalau aku takkan membangun hubungan atau momen yang berharga lagi! dengan begitu, aku takkan kehilangan yang berharga lagi! Aku akan belajar membangun sifat kejam tak peduli apapun*!
Begitu ya... Sumiko kehilangan seseorang yang berharga baginya dan itu hanya satu. Sedangkan aku... aku memiliki banyak orang yang berharga. Bagaimana jika aku kehilangan mereka semua?
Aku menutup buku itu dan tepat saat tertutup, ada suatu benda jatuh. Benda itu adalah kalung dengan sesuatu yang bisa dibuka dibaliknya. Aku mengambil kalungnya yang jatuh dan membukanya. Aku melihat sebuah foto 2 orang anak yang berumur kisaran 9 Tahun. Mereka berfoto layaknya sahabat. Aku melihat wajah Sumiko dan melihat satu orang gadis yang berfoto dengannya. Gadis itu memiliki rambut biru seperti langit sedangkan Sumiko berambut hitam. Hubungan mereka sangat dalam sebagai teman dan sahabat. Aku senang melihat Sumiko tersenyum difoto ini.
Aku menutupnya kembali dan memasukkannya ke dalam buku. Aku menutup buku itu berharap kalau kalung itu takkan ketahuan.
Aku berjalan menuju ke arah sebaliknya berniat mengembalikan buku harian Sumiko. Rasanya salah jika kita membawa buku harian milik orang lain.
*Tahun Matahari: Jenis tahun yang dipakai
__ADS_1
dalam Alam Semesta
Machinery.