Takdir Dan Cinta Waiters So Ceo

Takdir Dan Cinta Waiters So Ceo
Takluk


__ADS_3

Di Ruangan itu pun tidak ada yang berani lagi berbicara pada Sean, mereka berpikir jika tidak menyetujui Sean untuk mengambil alih kekuasaan, pasti mereka akan di buat menyesal oleh Sean, meskipun hati mereka tidak rela, tapi mereka tidak punya pilihan lain karena kenyamanan mereka sudah ada di organisasi ini, mereka tidak ingin pergi dari organisasi ini meskipun mereka harus di hajar Sean sekalipun


"Ku anggap diam kalian itu sebagai persetujuan kalian, sekarang aku mau tau di mana ruangan ku" ucap Sean


Tiara pun sangat senang karena rencana nya berjalan dengan sangat mulus karena Sean "Mari saya antar" ucap Tiara


Tiara pun mengantar rombongan Sean untuk pergi ke Ruangan pemimpin Redbear, dan mereka pun sampai di Ruangan yang lumayan besar dengan banyaknya Sofa yang terdapat di setiap sudut Ruangan, sedangkan di bagian tengah Ruangan hanya di biarkan kosong dengan lantai yang tertutup karpet mewah yang bermotif indah


Dan ada sebuah singgasana mewah berbingkai emas yang mirip seperti singgasana seorang raja yang berada di level lantai tertinggi, dan di samping bawahnya ada meja kayu solid seperti meja pemimpin kantor pada umumnya


Singgasana Itu pun sangat menarik perhatian Sean, dia cukup tertarik untuk segera duduk di singgasana itu, dia pun berjalan ke arah singgasana tampa di suruh siapapun dan diapun akhirnya duduk di sana dengan bertumpang kaki


Tiara pun mengikutinya dan duduk di kursi yang ada di pingir depan singgasana, "Inilah tempat ayahku duduk dan mengendalikan semua anggota organisasi Redbear, aku harap juga akan melakukan hal yang sama seperti dirinya kelak, tapi aku tidak berharap terlalu banyak sekarang" ucap Tiara


"Apa kau berpikir aku sangat ingin duduk di sini dan melakukan apa yang ayahmu lakukan?, tidak, aku tidak tertarik sama sekali, aku hanya penasaran dengan kursinya saja, bagaimana rasanya duduk di kursi seorang Raja bisnis gelap," ucap Sean


"Ya, aku tau kamu tidak tertarik di bisnis seperti ini, tapi bagiku ini lah hidupku, mungkin aku tidak bisa hidup di tempat lain selain di sini," ucap Tiara, "Jadi, apa kamu bisa meminjamkan setatusmu padaku, aku tidak punya rencana lain selain rencana itu,," ucap Tiara sembari menatap mata Sean dengan penuh harap


"Apa Kamu tau, aku berada di sini saja sudah merasa cukup terpaksa, apalagi harus,......,,"


Sean tidak melanjutkan kata-katanya karena dari arah luar pintu dia melihat semua keluarga inti memasuki Ruangan, dan mereka semua langsung menghadap ke depan Sean


"Master, Saya Dama, saya sebagai ketua senior anggota terdahulu saya mewakili semua anggota untuk menyetujui pengangkatan Anda sebagai pemimpin organisasi, kami siap mengikuti aturan dan tunduk akan perintah Anda" ucap Dama


Sean pun melihat ke arah semua keluarga inti yang berkumpul ini, dan semua istri Goma memadang sinis pada Tiara yag duduk di dekat Sean itu

__ADS_1


"Baiklah, itu artinya aku tidak perlu repot repot menendang kalian satu persatu dari organisasi ini, dan untuk kau dama, jangan coba-coba berpikir untuk melakukan penghianatan, karena cara apapun yang akan kamu pakai, itu tidak akan berguna" ucap Sean yang bisa menebak niat dari Dama


Dama yang merasa dirinya bisa di tebak Sean pun cukup kaget mendengar Sean berbicara seperti itu "Ti tidak master, aku aku akan setia padamu" ucap Dama mencoba meyakinkan Sean


"Bagus, itu pilihan tepat, karena kalau kamu berani membuat pergerakan sekecil apapun untuk berhianat, aku pastikan akan memenggal kepalamu di depan semua Anggota Redbear, dan menggantung kepalamu di depan pintu masuk gedung ini" ucap Sean menggeretak Dama


Dama pun langsung berlutut di lantai, karena merasa takut oleh ancaman Sean ini "Aku aku akan setia, aku bersumpah, aku bersumpah akan setia pada anda" ucap Dama yang gugup karena aura tekanan dari Sean itu sangat mengerikan baginya


"Bagus," ucap Sean, meskipun dia tidak mempercayai sumpah Dama ini, tapi Sean tidak membahasnya lagi


"Satu lagi yang perlu kalian semua ketahui, aku mempercayakan Tiara sebagai wakil ku jika aku tidak berada di tempat ini, tanggung jawab apapun aku percayakan sepenuhnya pada Tiara, jika sampai kalian menentang keputusan Tiara, itu Artinya kalian juga menentang keputusan ku, ini mutlak keputusanku dan tidak bisa di ganggu gugat" ucap Sean tegas


Tiara pun langsung menatap Sean dengan mata yang berbinar, di tidak menyangka kalau Sean akan mengumumkan perwakilannya saat ini juga,


Saudari tiri Tiara yang sudah dewasa juga tidak kalah panasnya dengan para ibu mereka, selain mereka iri karena posisi wakil pemimpin itu di dapat oleh Tiara, mereka juga iri terhadap Tiara karena dia bisa langsung dekat dengan pemimpin baru yang sangat tampan itu, mereka sangat menyayangkan kenapa bukan mereka yang dekat dengan Sean


Ibunda Tiara pun langsung beranjak untuk mendekati putrinya di sana dengan perasaan bangga, Dia pun langsung membungkukan badannya pada Sean


"Master, saya adalah ibunda dari Tiara, Saya merasa tersanjung dengan keputusan Anda untuk menjadikan Tiara sebagai wakil Anda, saya mengucapkan banyak terimakasih untuk kepercayaan anda kepada putri saya" ucap Ratih , Dia tadinya sudah pasrah kalau Tiara tidak akan dapat posisi apa apa di organisasi ini


Sean pun memperhatikan wanita paruh baya dengan rambut pendek dan wajah yang hampir mirip Tiara ini, "Itu bukan apa apa" ucap Sean tidak terlalu peduli


Ratih pun langsung duduk di kursi yang sama dengan Tiara dan langsung memeluknya dari Samping "Bagaimana kamu bisa merayu dia secepat ini, apa sebelumnya kalian terjadi sesuatu? Apa kamu menyerahkan bagian berhargamu padanya?" bisik Rati di telinga Tiara


Seketika wajah Tiara yang putih itu pun menjadi merah padam, karena mendengar perkataan ibunya ini, Ratih memang tidak tau kalau Tiara sudah mengenal Sean dari jauh jauh hari

__ADS_1


"Apa yang mama bicarakan, jangan bicara yang tidak tidak mah, kalau dia dengar dia bisa marah" bisik Tiara juga pada ibunya ini


"Kamu tidak perlu ada rahasia dengan mama, kalaupun kamu memberikan itumu padanya, mamah juga tidak akan marah padamu, karena menurut mamah itu setimpal dengan apa yang Kamu dapat sekarang, mamah malah sangat mendukung mu, buat saja dia takluk di bawah sel*******an mu" bisik Ratih lagi


Wajah Tiara semakin memerah karena telah di sangka sudah melakukan hal yang tidak tidak oleh ibunya sendiri, dia tidak tau harus menjelaskan apa pada ibunya sekarang ini, karena kalau dia meceritakan pertemuan dari awal sampai saat ini dengan Sean, Tiara rasa itu akan terlalu panjang dan tidak mungkin juga dia meceritakannya di sini sekarang


Sementara Sean tidak mempedulikan mereka yang sedang berbisik bisik itu, karena dia memang tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan,


Setelah beberapa waktu Sean di sana, dan satu persatu keluarga inti juga sudah memperkenalkan nama mereka masing masing, Sean pun mulai bosan berada di tempat yang menurutnya tidak menyenangkan ini


Proses pengambil alihan itu juga sudah di sahkan semua anggota, dan agenda pengukuhan Sean juga sudah di tetapkan akan di gelar malam ini,


Dan setelah itu Sean pun langsung beranjak pergi dari Ruangan itu, Tiara pun mengantar Sean sampai ke mobilnya lagi


"Terimakasih untuk bantuan mu, aku tidak tau akan jadi apa aku di keluarga ini kalau kamu tidak membantuku" ucap Tiara


"Beterimakasihlah pada Rania" ucap Sean


"Iya tentu saja,,,, O yah, jangan lupa acara malam ini, semua ketua anggota dari seluruh wilayah negara ini akan hadir, jadi ku harap kamu bisa menyempatkan dirimu satu kali lagi untuk acara pengukuhan mu, supaya mereka mengenal pemimpin baru mereka" ucap Tiara


"Baik, kamu izin saja pada Rania untuk acara ini, kalau kamu tidak dapat izin darinya, aku tidak akan datang" ucap Sean


"Tentu, aku akan menghubungi nya nanti" ucap Tiara


Sean pun segera masuk ke mobilnya dan rombongan Sean pun segera pergi dari gedung organisasi Redbear itu

__ADS_1


__ADS_2