Takdir Dan Cinta Waiters So Ceo

Takdir Dan Cinta Waiters So Ceo
Tawar Menawar


__ADS_3

Keesokan paginya Sean berangkat pagi pagi dari mansion menuju Bandara, Agam juga ikut bersama anak buahnya lagi, beberapa petinggi kantor juga sudah menunggu di bandara


"Pagi bos," ucap Regan yang sudah menunggu dengan beberapa orang lainya, merekapun menganggukan kepala pada Sean


"Pagi" ucap Sean yang baru turun dari mobil


"Apa kondisi anda sudah membaik bos?" tanya Regan


"Baik, aku cukup baik hari ini" ucap Sean yang berperan sebagai Arman


"Oh sukurlah" ucap Regan,


Merekapaun Segera menuju kedalam bandara dengan Sean yang di kawal ketat oleh anak buah Agam, kejadian kemarin memang membuat mereka lebih berhati hati Seakarang,


Setelah melakukan prosedur merekapun langsung menuju jet pribadi Kartina yang berwarna putih berpolet merah yang sudah menanti mereka untuk penerbangan


Merekapun segera masuk kedalam dan duduk di kursi elegan kabin, Sean dan Regan duduk di barisan paling depan, ini kali kedua Sean menaiki jet pribadi ibunya, jadi dia sedikit bisa mengkondisikan dirinya dan lebih rileks ketimbang waktu pertama kali ke kota K tempo hari


Pesawat pun mulai melaju di landasan pacu dan perlahan pesawat itu pun mengudara, perjalanan kali ini tidak menyebrangi lautan Seperti ke kota K (pulau K), karena memang kota SB berada di bagian paling timur di pulau yang Sama dengan kota J, sedangkan kota J berada paling barat, jadi pesawat pun mengudara di atas daratan


Di penerbangan kali ini Elisa tidak ikut, selain dia masih trauma dengan kejadin di kota K, agenda di kota SB juga lumayan banyak, dan mungkin akan memakan waktu beberapa hari, jadi dia pun membantu Kartina saja di kantor


Beberapa jam kemudian pesawat pun landing dengan mulus di bandara internasional kota SB, Sean pun segera turun dan keluar dari area bandara


Begitu keluar dia sudah di tunggu beberapa mobil lagi, namun kali ini Sean hanya melihat ada 2 wanita yang menyambutnya di luar mobil


Dia melihat sosok wanita yang hampir mirip dengan ibunya yang berpakaian formal dan berhijab hitam, itu bibi Irna adik dari Kartina, dan satu lagi sosok imut gadis muda dengan Rambut panjang dan gigi kelincinya yang unik, dengan outfit setelan sweater biru dan celana jeans pendek, itu adalah Intan adik sepupu Sean


"Kak Arman, akhirnya kamu datang juga ke kotanya intan" ucap Intan girang dan langsung menghampiri Sean mendahului ibunya dan langsung memberi salam kepada Sean


"Iya, kamu makin tinggi saja sekarang intan" ucap Sean


"Tentu saja, sebentar lagi juga pasti akan setinggi kak Arman" ucap intan yang tingginya hanya sebahu Sean


"Sudah, jangan ngobrol di sini, kakak mu pasti cape biarkan dia kemobil dulu" ucap bibi irna ke intan


"Bi Irna" ucap Sean yang langsung memberi salam padanya


"Langsung ke mobil saja semuanya" ucap bi irna pada rombongan Sean


"Iya bi" ucap Sean, merekapun bergegas menuju mobil yang sengaja menjemput mereka


Sean pun akan masuk dengan Regan kemobil sedan hitam tapi

__ADS_1


"Kak Arman sini, kamu naik mobil ibu Saja," ucap Intan yang membuka pintu mobil jenis mpv mewah


"Oh baiklah, Regan kamu masuk saja" ucap Sean yang langsung bergegas ke arah mobil bi Irna


Seanpun masuk ke mobil bi irna yang dalamnya cukup lelusa dan cukup elegan itu, tapi di dalam hanya ada lntan saja, sedangkan bi irna duduk di depan di sebelah supir


Sean pun duduk di samping intan "Ayah mu tidak kesini?" tanya Sean


"Pamanmu memilih menunggu di kantor," ucap bi irna sambil menoleh ke arah Sean


"Iya, ayah dan kakaku tidak ikut" ucap Intan


"Oh"


Mobilpun segera melaju beriringan, sepanjang jalan Intan tidak henti hentinya menceritakan apapun yang mereka lewati, dia ternyata memang sedikit bawel, jadi tidak heran kalau intan gampang akrab meskipun ini baru kedua kalinya mereka bertemu, Sean juga jadi merasa tidak jenuh di perjalanan yang lumayan lama itu


Sekitar setengah jam kemudian mereka pun tiba di depan gedung kantor cabanga KARTIN.corp di kota ini


merekapun masuk ke halaman kantor dan turun dari mobil, sementara mobil berlanjut ke parkiran besmen


Sean dan rombongan pun langsung menuju ke ruang rapat yang berada di lantai paling atas, karena memang agenda kali ini adalah Rapat umum tahunan yang di hadiri oleh dewan direksi, dewan komisaris, dirut, dan beberapa pemegang saham di kantor cabang ini,


Tentunya untuk melaporkan hasil usaha buku tahun sebelumnya kepada para pemegang saham, dan menentukan kebijakan perusahaan untuk tahun buku yang akan datang


"Arman, bibi sudah booking hotel terdekat untuk rombongan mu dari kota J, kamu suruh mereka langsung kesana saja untuk beristirahat dulu, besok kita Survei beberapa peruasahaan milik ibumu di kota SB ini, kebetulan ibumu mengirimu, jadi sekalian biar kamu tau perusahaan perusahaan yang bernaung di bawah KARTIN.corp yang ada di sini" ucap bi Irna


"Baik bi, kalau begitu aku langsung ke Hotel saja, tidak ada urusan lain lagi kan setelah ini?" ucap Sean


"Kamu tidak perlu ke Hotel, apa ibumu tidak memberitahumu kalau dia ada Rumah di sini?" ucap bi Irna


"Tidak bi, dia tidak cerita apa apa" ucap Sean


"Oh, mungkin ibumu lupa memberitahumu" ucap bi Irna


"Mungkin begitu bi" ucap Sean


"Baiklah, biar intan saja yang mengantarmu kesana, bibi masih banyak yang harus di selesaikan jadi tidak bisa mengantarmu, tidak papakan?" ucap bi Irna


"Baiklah, tidak papa bi" ucap Sean


Sean dan Rombongan pun langsung turun dari lantai atas perusahaan dan kembali masuk ke mobil untuk di antar ke Hotel


Sementara Sean dan Agam naik ke mobil bi irna untuk ke rumah ibunya yang ada di kota SB ini dengan intan, Kali ini Agam yang mengemudikan mobil ini, jadi di mobil besar ini hanya ada 3 orang saja

__ADS_1


"Kak Arman, apa mau aku kenalin ke teman teman ku nanti?, mereka cantik cantik lho!, kalau mau aku bisa nyuruh mereka untuk kumpul di rumah tante Kartina" ucap Intan


"Kamu ini, ngapain mau bawa teman teman mu segala, yang ada kakak tidak akan bisa istirahat nanti, kakak yakin kalau mereka bawel sepertimu, kamu sendiri saja sudah rame apalagi bawa temanmu" ucap Sean


"Ih kak Arman, kan kali aja ada yang kak Arman suka di antara mereka" ucap intan


"Tidak tertarik, kak Arman sudah ada pacar sekarang" ucap Sean


"Sungguh?, kukira kak Arman masih tidak bisa cari pacar, gimana orangnya cantik tidak? cantikan siapa di banding intan?" tanya intan penasaran, karena waktu penyabutan kepulangan Sean dia tau Sean tidak punya pacar


Sean pun tersenyum, "Tidak tau, mending kamu melihatnya sendiri saja, kak Arman tidak bisa bandingin klaian berdua, kalian sama sama cantik" ucap Sean


"Begitu kah, mana sini lihat Fotonya," ucap Intan


"Mending langsung lihat orangnya," ucap Sean


"Memangnya dia ada di sini?" tanya intan


"Iya , dia di kota ini, dia di perusahan Hendros properti, apa kamu tau?" tanya Sean


"Hendros properti?" intan pun coba mengingat ngingat nama perusahaan itu "Oh iya tau, itu sering aku lewati kalau ke sekolah" ucap intan


"Baguslah kalau begitu, Antar dulu ka Arman kesana ya," ucap Sean


"Boleh, tapi ada hadiahnya gak?" ucap Intan


"Memangnya kamu mau apa?" tanya Sean


"Aku mau......., coklat yang banyak saja!" ucap intan


"Itu tidak bagus untuk gigi" ucap Sean


I: "Kalau Eskrim"


S: "Tidak"


I: "Keripik kentang"


S: "Tidak"


.....................


Mereka berdua terus tawar menawar sepanjang jalan ber ulang ulang, bukanya Sean tidak ingin mebelikanya, dia hanya mengisengi Intan saja

__ADS_1


__ADS_2