The Endless System

The Endless System
Ch 121 — Mysterious Book


__ADS_3

Ujian terus berlanjut hingga tiba giliran untuk Tohrei. Tohrei melemahkan kekuatannya sedikit ketika melawan Venoire.


Alasan Tohrei melemahkan kekuatannya adalah agar tidak mempermalukan Venoire. Namun disisi lain Tohrei sendiri merasa yakin jika Venoire tak akan merasa malu hanya karena kalah oleh Tohrei.


Karena seperti yang Venoire ketahui bahwa Tohrei mampu melakukan berbagai hal yang tak terduga.


Dalam ujian ini, Tohrei ingin sedikit mengetes spirit mode. Skill itu belum sekali pun ia pakai sejak Tohrei memperolehnya.


Tohrei mulai melawan Venoire dengan langsung mengaktifkan spirit mode. Tohrei sedikit terkejut karena sesaat ketika mengaktifkan skill, Tohrei merasa mana dalam tubuhnya akan meluap hingga meledak.


Untungnya ketika spirit mode diaktifkan secara penuh, mana dalam tubuhnya kembali normal. Perbedaan yang Tohrei rasakan ketika memakai mode ini adalah tubuhnya tak seperti tubuh pada umumnya.


Tohrei merasa seperti memiliki tubuh yang hampir mirip seperti tubuh Ifrit, tubuh yang bisa menjadi padat maupun astral. Bahkan kini Tohrei memiliki skill tambahan.


Skill tambahan itu adalah Element Manipulation, yang berarti dirinya mampu memanipulasi unsur elemen disekitarnya. Ini sangat berbeda dengan element magic karena element manipulation mampu mengendalikan elemen dan bukannya menciptakan elemen.


Venoire segera meningkatkan kewaspadaan, menyadari ada sesuatu yang tidak biasa dari keadaan Tohrei saat ini.


Tohrei dengan cepat mempelajari mode ini. Secara singkat dengan mode ini dia secara sementara berubah menjadi ras spirit. Namun bukan sekedar spirit biasa yang hanya mampu mengendalikan satu elemen, namun spirit yang mampu mengendalikan 4 elemen dasar.


Pertarungan antara Tohrei dan Venoire cukup sengit karena Tohrei tak memakai skill lain selain yang dimiliki mode spirit. Selain itu Tohrei menekan statnya hampir setara dengan Venoire.


Akan tetapi dalam satu momen, Tohrei secara tak sengaja melepas kontrol pada stat nya sehingga mengalahkan Venoire yang mudah.


Venoire hampir tak sadarkan diri namun dia mampu mempertahankan kesadarannya dan segera dilarikan ke medis.


Teman-temannya hanya bisa terdiam melihat itu. Namun diakhir mereka memberi Tohrei selamat dan pujian karena berhasil mengalahkan Venoire.


Demikian karena Venoire akan absen sebentar maka urusan turnamen antar lulusan akademi akan ditunda hingga 3 hari.


Disisi lain, karena Tohrei sudah selesai dengan misi kelulusan akademinya, maka Tohrei mendapat hadiah atas keberhasilan misinya.

__ADS_1


[Misi dengan judul : Lulus Dari Akademi telah selesai! Anda memperoleh hadiah atas keberhasilan anda!]


[Hadiah :


(1) 1.000 Status Point


(2) Mysterious Book Vol. 1]


“Akhirnya misi ini selesai, jadi sebenarnya buku apa ini?” Setelah memperoleh hadiah, Tohrei dengan penasaran mengambil buku misterius itu dan segera membuka nya.


Tohrei tak menduga apa yang ia temukan dari buku misterius itu. Itu merupakan sebuah manga shounen yang dulu pernah ia baca dan manga itu merupakan volume ke 1.


Ini merupakan salah satu manga favoritnya, bahkan ditulis oleh mangaka yang terkenal. Sejauh yang ia ketahui, manga ini sudah merilis 100 volume namun belum tamat juga akan tetapi masih sangat seru.


Mengingat hal ini, Tohrei menduga bahwa hadiah dari misi berikutnya merupakan volume ke-2 dari manga ini.


Seketika Tohrei menjadi bersemangat untuk menyelesaikan misi karena ingin mendapatkan volume berikutnya.


***


Beberapa hari berlalu, kini sudah waktunya untuk berangkat menghadiri turnamen antar akademi. Turnamen itu akan diadakan di Beastafaria kingdom.


Beastafaria kingdom merupakan kerajaan yang dihuni oleh mayoritas ras Beastman. Kerajaan tersebut juga merupakan salah satu negara besar sama seperti Aelion Empire karena selain karena aspek wilayahnya yang besar, kekuatan militer yang dimiliki oleh kerajaan Beastafaria juga sama besarnya dengan Kekaisaran Aelion.


Akan butuh waktu yang amat sangat panjang untuk pergi ke Beastafaria Kingdom jika dari Aelion Empire. Maka dari itu kedua negera memutuskan untuk membuat gerbang teleportasi antar wilayah keduanya untuk memudahkan transportasi.


Para peserta turnamen dari Aelion Magic Academy memakai gerbang teleportasi itu agar bisa segera menghadiri turnamen.


Walau memang gerbang teleportasi itu sangat membantu, akan tetapi ada efek samping ketika proses teleportasi, yaitu rasa mual yang rasanya seperti terkena mabuk laut. Tetapi jika dibandingkan dengan mabuk laut, ini 5 kali lebih tidak mengenakan.


“Umggg?! Rasanya sarapan pagiku akan keluar lagi!” Harciest mengeluh usai melewati gerbang teleportasi dan segera mencari-cari toilet umum.

__ADS_1


“Ini bahkan rasanya lebih buruk daripada terombang-ambing di kapal.” Keluh Eriana yang berjalan sempoyongan.


“Hm? Apa kau masih kuat berdiri Magreis?” Venoire menanyakan keadaan Magreis karena nampaknya wajah Magreis mulai menjadi pucat pasi.


“Aku... masih... ku..?! Huueek!!” Magreis tidak tahan lagi hingga mengeluarkan isi perutnya keluar.


“Haha kurasa mereka akan trauma dengan gerbang teleportasi.” Tohrei hanya tertawa di samping Venoire karena hanya merekalah yang tidak terpengaruh dengan efek samping teleportasi.


“Selamat datang di Beastafaria Kingdom, kalian pasti adalah perwakilan dari akademi sihir aelion bukan?” Seorang pria tak jauh dari gerbang teleportasi menyambut mereka, dia merupakan seorang ras beastman dari klan Usaginou.


Klan usaginou merupakan beastman dengan telinga kelinci, mereka terkenal sebagai beastman yang ramah dan pandai dalam berkomunikasi.


“Kau tepat, apakah kau pemandu kami?” Venoire nampaknya tahu tentang perihal pemandu ini.


“Ya, saya diminta untuk memandu para peserta turnamen dan pembimbingnya menuju ke penginapan.” Jawab beastman bertelinga kelinci itu.


“Ukh... aku tidak melewatkan sesuatu kan?” Harciest baru saja kembali usai pergi ke toilet.


“Apa kau sudah tidak merasa mual?” Tohrei bertanya kepada Harciest.


“Nampaknya iya, tetapi kepalaku masih terasa berputar-putar.”


“Semuanya, sebaiknya kalian tidak saling berjauhan atau kalian akan tersesat.” Ucap Venoire pada empat muridnya yang ada disini.


Mereka bisa sampai ke penginapan yang pemandu maksud hanya dalam 8 menit. Pemandu itu pamit usai mengantar mereka ke penginapan.


Mereka langsung diberitahu resepsionis perihal ruangan mereka begitu mereka sampai ke bagian dalam penginapan. Mereka semua berada di ruangan terpisah, namun saling berdekatan.


Venoire memperingatkan kepada yang lain untuk tidak berkeliaran keluar karena ras mereka yang tidak wajar jika ada di Beastafaria. Bisa saja ada hal yang tidak diinginkan terjadi sehingga Venoire melarang para murid untuk keluar dari penginapan. Peringatan semacam ini juga disampaikan pada para peserta turnamen dari negeri lain kecuali sang tuan rumah itu sendiri, yaitu Beastafaria Kingdom.


Sebelum pergi ke kamar masing-masing, Tohrei menyampaikan sesuatu. “Aku hampir lupa ingin mengatakan ini, ada yang ingin kubicarakan nanti setelah makan siang, jadi pastikan semuanya datang ya.” Tohrei mengatakan itu kepada semuanya kecuali Venoire.

__ADS_1


Yang lain tidak tahu apa yang ingin Tohrei sampaikan nanti, namun mereka mengiyakan ucapan Tohrei.


__ADS_2