
Sihir naga(Dragon Magic), itu adalah sihir yang hanya bisa dimiliki ras naga. Dragon Magic adalah salah satu sihir yang sangat sulit dimengerti. Itu karena Dragon Magic memiliki hukum yang berbeda dengan sihir pada umumnya.
Hukum dalam Dragon Magic disebut Dragon Law, sebuah hukum alam yang memperbolehkan naga untuk melawan hukum alam lain. Namun tentunya hanya segelintir hukum yang bisa dilawan Dragon Law. Setiap dragon law berbeda-beda tergantung penggunanya, begitu pula sihirnya.
Ini bukan pertama kalinya Ifrit melihat dragon magic. Dia pernah melawan seekor naga dan itu sudah sangat-sangat lama. Namun dia sama sekali tidak lupa tentang dragon magic sang naga. Maka dari itu jika dia melihat dragon magic dari naga lain maka dia tak merasa asing.
Namun, bagi orang yang tak pernah melihat dragon magic, mungkin akan sulit untuk tahu bahwa serangan yang dilancarkan Ryui adalah sihir naga.
Tohrei yang melihat dari kejauhan merasa familiar dengan skill yang digunakan Ryui. Dia merasa pernah melihat skill itu.
Ifrit memberi serangan balasan, kobaran api besar keluar dari pedang Ifrit. Kobaran api itu memiliki panjang yang menjulang tinggi. Segera, Ifrit mengayunkan pedang dengan kobaran api itu ke arah Ryui.
Ryui meremehkan serangan Ifrit, dengan sengaja tak menghindar. Ryui hanya tersenyum tipis dari balik topengmya.
‘!’ Sebuah perisai dengan ukiran naga tercipta. Perisai itu melindungi Ryui dari serangan Ifrit.
‘Itu tadi juga sihir naga! Dia tak main-main! Maka aku juga tak akan main-main!’ Ifrit mengeluarkan api yang lebih kuat.
Ifrit mengeluarkan kobaran api dengan merah gelap di seluruh tubuhnya. Kobaran api itu membentuk menjadi seperti seekor phoenix yang siap memangsa lawannya.
“Api Phoenix? Ini baru namanya serius!” Ryui melesat maju ke arah Ifrit. Tangan kanannya yang berlapis gauntlet secara tiba-tiba memunculkan aura hitam yang anehnya tidak gelap melainkan sangat terang.
Ifrit menangkis serangan Ryui dengan pedangnya. Kakinya sedikit bergerak mundur karena dorongan yang diberikan Ryui.
“Tapi sayangnya, sihirku mampu melawan apimu.” Ucap Ryui tepat di depan Ifrit.
Api phoenix, api yang sangat kuat karena mampu melenyapkan sihir lain. Jika pun itu adalah sihir air yang sangat kuat, api phoenix tak mampu dipadamkan.
Akan tetapi, dragon magic milik Ryui berbeda. Itu karena—
“” Sebuah pukulan Ryui lancarkan menggunakan tangan kirinya ke arah Ifrit.
—Dragon Magic milik Ryui mampu melawan hukum dari kekuatan api phoenix.
Secara mengejutkan pukulan itu mampu mengenai Ifrit dan melemparnya jauh dan membuatnya menabrak tembok arena.
Api phoenix milik Ifrit memudar setelah dipukul oleh Ryui. Namun kini api itu mulai kembali stabil dan tak mengalami penurunan lagi. Ifrit segera kembali berdiri, tak ada luka di tubuhnya kecuali di bagian dimana Ryui memukulnya.
__ADS_1
‘Apa itu dragon law miliknya? Api phoenix ku tak mempan!’ Yang bisa Ifrit lakukan saat ini hanya bertahan, dia masih punya kartu andalan lain namun itu beresiko karena akan dilihat oleh para penonton.
Ryui kembali menyerang, dia melesat ke arah Ifrit dan memberi serangan dengan menggunakan gauntlet di tangan kanannya. Ifrit segera menahan serangan itu menggunakan pedangnya.
Ifrit tak bisa terus menahan serangan tersebut, maka dari itu ia berubah menjadi api dan menghilang.
‘Huh kemana dia?’ Ryui melihat ke belakang namun tak menemukan apapun.
Namun, dari atas langit Ryui, Ifrit muncul dan mencoba menebasnya dari atas. Akan tetapi Ryui mampu menghindarinya dengan reflek yang cepat.
Ifrit yang tak mendapatkan targetnya kini jatuh dan mendarat dengan sempurna. Dia menatap tajam ke arah Ryui, hanya terfokus padanya.
‘Nampaknya tak ada pilihan lain.’ Batin Ifrit, dia secara tiba-tiba menciptakan sebuah kubah api.
Kubah api itu menutupi setengah wilayah arena bertarung. Para penonton yang melihat kubah itu merasa heran karena kemunculan kubah itu.
‘Sebuah kubah api? Sial, aku tidak bisa menentukan keadaan di dalamnya!’ Wasit yang mengawasi pertandingan merasa khawatir dengan kelanjutan pertandingan ini.
“Apa yang terjadi disana?” Ikumi merasa khawatir sekaligus penasaran dengan keadaan Ifrit dan Ryui.
“Apa yang sedang dilakukan Ifrit?” Gumam Tohrei, dia mencoba memeriksa keadaan di dalam kubah menggunakan area detectionnya.
***
“Apa ini? Kenapa kau tiba-tiba membuat kubah?” Ryui bertanya tanpa alasan yang kuat, dia hanya penasaran sedikit.
“Kau akan segera tahu alasannya.” Ifrit menghunuskan pedangnya, dari pedangnya itu keluar sebuah api yang tak memancarkan cahaya. Api itu menciptakan hawa dingin yang kuat, itu adalah Api Hitam.
“Jadi itu alasannya? Menarik!” Ryui tersenyum lebar melihat api hitam itu. Dia tak asing dengan api itu.
Api yang dalam melahap segala materi. Api ini tidak dapat melahap non-materi namun kemampuannya melahap materi sungguh cepat. Api ini tidak akan padam kecuali oleh penggunanya sendiri. Tidak seperti api pada umumnya, api hitam memiliki hawa dingin yang menusuk.
Api ini bisa disebut juga Inferenna Flames. Di dunia ini api hitam sangat langka bahkan tak ada satu pun penggunanya di zaman ini. Ifrit merasa sedikit heran tentu karena seharusnya pengguna sihir api hitam sudah tak ada. Namun melihat Ifrit menggunakan api hitam tersebut, Ryui menjadi lebih serius.
“” Ratusan ahaya bulan tercipta dan menjadi padat. Cahaya-cahaya bulan itu melesat ke arah Ifrit dengan kecepatan yang tinggi.
Ryui menggunakan sihirnya sebagai pengalih perhatian, dia bergerak menuju Ifrit selagi Ifrit sibuk.
__ADS_1
Ifrit segera menggunakan api phoenixnya untuk melenyapkan sihir bulan itu. Api phoenixnya lebih efektif membakar sihir tentu kecuali sihir naga milik Ryui.
Ryui sudah sampai di hadapan Ifrit begitu ia selesai menangkis sihir bulan. Ifrit yang tak sempat menghindar terhempas karena pukulan Ryui.
Ifrit tak membiarkan dirinya terus terhempas, ia mendaratkan kakinya di tanah agar tak terhempas lebih jauh.
Baru saja mendarat, Ryui kembali menyerangnya dari jarak dekat. Akan tetapi, tidak seperti sebelumnya, Ifrit sudah menyiapkan serangan.
Dari atas Ifrit secara tiba-tiba tercipta bola api hitam yang cukup besar. Bola api hitam itu menghadang Ryui untuk menyerang Ifrit.
Ryui mampu menghindadi api hitam itu, akibatnya tanah tempat sebelumnya terpijak kini hancur termakan oleh api hitam.
Melihat api hitamnya tak mengenai Ryui, Ifrit segera menarik api hitamnya agar tak merambat terlalu jauh.
Mereka terus melanjutkan pertarungan sengit mereka. Kedua pihak mengelami kerugian, namun yang paling terpojok adalah Ifrit.
Hampir sejam pertarungan berlangsung dan 30 menitnya adalah waktu pertarungan mereka di dalam kubah api. Para penonton hanya bisa menunggu hasil pertarungan tanpa melihat apapun.
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya kubah api itu menghilang. Pemenang dengan jelas terlihat.
Ifrit terlutut dengan luka dan mana yang terkuras hampir habis. Sedangkan itu Ryui dengan luka tak separah Ifrit masih berdiri walau terlihat sedikit membungkuk. Ryui cukup kesulitan menghadapi api hitam milik Ifrit.
“Berapa sebenarnya... Monster rank mu?” Tanya Ifrit dengan suara yang pelan dan sedikit terbata-bata.
“SS rank, tapi nampaknya aku masih terlalu lemah untuk dianggap X rank. Bagaimana denganmu?” Jawab Ryui dengan napasnya yang sedikit memburu.
“Huh pantas saja, aku hanya SS-rank monster spirit awal. Nampaknya aku masih harus berlatih.” Ucap Ifrit sebelum kemudian tak sadarkan diri.
“Pemenangnya adalah Ryuu!” Ucap sang wasit melihat keadaan Ifrit yang tak sadarkan diri. Tak ada protes apapun dari penonton jadi dia langsung menyatakan pemenangnya.
‘Tunggu, apa?! Jadi dia seorang spirit? Kenapa selama ini aku tak sadar?!’ Ryui terkejut mendengar penyataan Ifrit yang mengatakan kalau dirinya adalah SS-rank spirit.
Namun yang lebih mengejutkan adalah, Ifrit hanya SS rank dan ia adalah X rank yang mana memiliki tingkat lebih tinggi dan superior. Namun dia masih bisa tetap kewalahan melawannya.
‘Nampaknya pondasiku masih terlalu lemah sebagai X rank.’ Batin Ryui yang sedikit kesal.
Selama ini Ryui berpikir bahwa Ifrit hanyalah seorang manusia yang lumayan kuat makanya dia sedikit heran bagaimana bisa Ifrit menggunakan api hitam. Spirit Api SS-rank, tentu tak heran jika saja dia mempunyai api hitam.
__ADS_1