
—Kediaman Tohrei—
“Hoo? Tidak kusangka kekuatan mereka semengerikan, ini harusnya sebelumnya aku periksa mereka dengan appraisal.” Tohrei di dalam kamarnya mengawasi pertarungan Ikumi dan Reikami dengan area detection.
Setelah centenia serpent berhasil dibunuh, Tohrei mendapatkan hadiah dari misi.
[Selamat! Anda mendapatkan hadiah dari misi! Hadiah : (1) Skill : Gluttony (2) Skill : Speed Of Sound (3) 1.000 Poin Tukar (4) +100.000 EXP.]
Ada alasan mengapa Tohrei menyuruh mereka untuk membawa mayat centenia serpent. Itu karena dia ingin menyerapnya dengan skill gluttony.
Menurut yang sering ia dengar, gluttony adalah skill yang melahap apapun ke dalam penggunanya. Tohrei ingin menguji cobanya dengan centenia serpent yang dipenuhi racun.
“Oh? Mereka tiba dengan cepat.” Tohrei menyadari bahwa Ikumi dan Reikami sudah sampai kesini sambil membawa mayat centenia serpent yang besar. Tohrei segera pergi menuju ke mereka.
“Master!” Ikumi melambaikan tangannya menyapa Tohrei yang menuju ke arah mereka.
“Kerja bagus.” Tohrei mengusap kepala Ikumi.
“Kau juga bekerja dengan bagus Reikami.” Tohrei menoleh ke arah Reikami.
“Saya berterima kasih atas pujian anda tuan.”
“Oh ya, aku harus memberikan kalian hadiah. Apa yang kalian inginkan?” Tohrei berniat membalas mereka.
“Ikumi mau hadiah apapun asal itu dari Master.”
“Saya rasa saya tidak perlu menerima hadiah.” Reikami merasa keberatan.
“Eh kenapa paman Reikami tidak mau hadiah?” Ikumi keheranan dengan Reikami.
__ADS_1
“Saya merasa tidak pantas menerima hadiah dari tuan Tohrei.”
“Apa yang kau bicarakan? Untuk apa kau keberatan? Aku merasa kau pantas untuk mendapatkan hadiah.” Tohrei malah merasa tidak keberatan.
“Jika itu pendapat anda maka saya akan menerimanya.” Pada akhirnya Reikami menerimanya.
“Tetapi maaf, aku belum menyiapkan hadiahnya, jadi aku belum bisa memberikannya sekarang.”
“Ikumi tidak masalah!”
“Untuk sekarang kalian bebas ingin melakukan apapun.”
“Jika begitu apa saya bisa melakukan perburuan dengan tim pemburu?” Tanya Reikami.
“Jika kau ingin membantu maka kau boleh pergi.” Tohrei mengizinkannya.
“Terima kasih tuanku.” Reikami pamit dan pergi ke lokasi perburuan berdasarkan arahan Tohrei.
“Hm, kalau Ikumi...., Sepertinya Ikumi ingin bersama Master!” Ikumi berkata dengan riangnya.
“Baiklah jika itu yang Ikumi inginkan.” Tohrei tersenyum tipis.
“Untuk sekarang aku akan melakukan sesuatu pada mayat centenia serpent.” Tohrei melihat ke arah mayat centenia serpent.
‘Tetapi sebelum itu aku akan melihat informasi dari skill gluttony terlebih dahulu.’
[Skill : Gluttony
Rank : A
__ADS_1
Tipe : Aktif
Melahap segalanya kecuali beberapa hal di alam semesta ini. Pengguna akan mendapatkan kemampuan yang dimiliki oleh sesuatu yang dilahap gluttony. Namun sebagai efek sampingnya, pengguna akan menjadi rakus.]
‘Ternyata skill ini juga dapat menyalin kemampuan ya? Menarik!’
“Baiklah mari kita coba skill ini!”
“Apa yang ingin Master lakukan dengan tubuh ular itu?” Ikumi menatap penasaran.
“Untuk kujadikan uji coba skillku.” Tohrei mengarahkan tangannya ke tubuh centenia serpent.
“!” Seketika mayat centenia serpent terserap ke dalam tubuh Tohrei.
“Eh? Tidak terjadi apapu—! Aghh!” Tohrei secara tiba-tiba merasa kesakitan.
“Apa yang terjadi padamu master?!” Ikumi segera menghampiri Tohrei.
[Menyalin kemampuan....]
‘Rasa sakit apa ini?! Apa ini karena prosesnya? Atau karena racun dari dalam tubuh centenia serpent?’
[Skill : Poison Resistance diperoleh.]
[Skill : Poison Magic diperoleh.]
[Skill : Ultimate Poison Ball diperoleh.]
[Skill : Fragmentation diperoleh.]
__ADS_1
[Skill : Transformation diperoleh.]
“Apa? Rasa sakitnya hilang?” Secara tiba-tiba kesakitan yang ia rasakan menghilang.