
Sang naga bulan yang begitu marah tidak menyangka dia akan dibuat tak sadarkan diri hanya dalam satu pukulan oleh seorang manusia. Seketika pandangannya pun menggelap setelah menerima pukulan dari Tohrei.
‘Beraninya! Beraninya dia memukulku hingga tak sadarkan diri! Jika aku bertemu dengan mu lagi—!’
“—Aku akan menghabisimu tanpa ampun manusia!” Sang naga bulan melanjutkan kalimat dalam tidurnya ketika terbangun. Dia berteriak dengan begitu kesal tanpa menyadari bahwa wujudnya saat ini sudah berubah menjadi gadis kecil.
“Menghabisi siapa?” Suara itu berasal dari Tohrei yang sedang menikmati sup buatannya sendiri.
Sang naga bulan segera menoleh dan segera melancarkan serangan begitu menyadari bahwa itu adalah Tohrei.
“Kau!!” Naga itu memberikan tatapan membunuh kepada Tohrei. Namun belum sempat menyentuh Tohrei, tubuhnya menjadi lemas dan pada akhirnya dia malah jatuh ke pelukan Tohrei. Seketika semua hasrat membunuhnya hilang begitu saja.
Wajahnya hanya bisa memerah karena malu. Dia tidak bisa bergerak karena tubuhnya saat ini terlalu lemas.
‘Ah sial! Aku baru sadar kalau aku saat ini berada dalam wujud humanoid!’ Naga itu baru saja menyadarinya.
“Hei, tubuhmu itu saat ini terlalu lemah, lebih baik kau istirahat.” Tohrei menaruh supnya lalu membaringkannya kembali ke tempat tidur.
__ADS_1
“Lemah?! Siapa yang kau sebut lemah?! Jika kondisiku prima kau pasti sudah kuhabisi!” Ia berusaha berdiri sambil menunjuk-nunjuk Tohrei dengan kesal.
“Kau membual ya? Tadi saja kau pingsan setelah kupukul sekali.” Tohrei dengan tersenyum tipis menyombongkan dirinya.
“Ka ... kau benar-benar—!” Perkataannya terpotong oleh sebuah suapan sup yang Tohrei berikan dengan sendok. Ia hanya dapat menelan sup itu.
“Lebih baik kau makan ini, dengan begitu seharusnya kau bisa lekas membaik.”
“Aku tidak memerlukan hal seperti itu! Peduli kepadaku tidak ada gunanya!” Dia melipat kedua pergelangan tangannya dan memalingkan kepalanya dengan tak acuh.
“Oh ya, siapa namamu? Kupikir kau memiliki nama. Juga, jika kau belum tahu, namaku Tohrei.” Tohrei bertanya kepadanya.
“Hmmpp! Aku tak punya kewajiban untuk menjawab itu. Aku juga tidak bertanya mengenai namamu!”
“Kalau begitu aku pergi dulu Ryui.” Setelah mengatakan itu Tohrei pergi keluar dan menutup pintu.
Naga itu seketika terkejut mendengar nama yang Tohrei sebutkan. “Tunggu! Bagaimana kau—?!” Ia belum sempat menyelesaikan perkataannya saat Tohrei menutup pintu.
__ADS_1
“Grrr! Dia!” Dia begitu kesal kepada Tohrei.
‘Bagaimana bisa dia tahu namaku?’ Ryui merupakan sepotong dari nama miliknya. Dia memiliki nama lengkap Yuuryui Shitsuki.
“Aku jadi teringat lagi dengan syarat itu..., syarat untuk evolusi.”
Dia berniat untuk berevolusi menjadi true dragon namun itu digagalkan oleh satu syarat yang sebelumnya tidak ia ketahui sama sekali dan dia baru mengetahuinya ketika saat evolusi.
Salah satu syarat untuk menjadi true dragon yanh membuat Ryui kesal adalah : Untuk berevolusi menjadi True Dragon harus memiliki pasangan yang lebih kuat darinya.
Itu adalah syarat evolusi terkonyol yang pernah ia dengar. Orang yang membuat syarat itu di evolusi ini sungguh ingin ia pukul.
“Akh! Aku merasa malas mengingatnya!” Ryui mengacak-acak rambutnya dengan kesal.
‘Apa aku menyerah saja pada evolusi itu? Tidak! Aku sudah berusaha untuk evolusi! Tidak mungkin aku menyerah!’ Ryui memutuskan hal itu.
“Sekarang aku harus bebas dari sini! Tempat seperti ini sama sekali tidak berguna untuk mengurungku! Dia pasti berpikir untuk menaruhku di ruangan ini agar aku terkurung!”
__ADS_1