The Endless System

The Endless System
Ch 22 — Golden Bear


__ADS_3

Tohrei melanjutkan misinya untuk melakukan penaklukkan. Setelah menaklukkan satu fierce bear, ternyata masih ada fierce bear yang lain. Mereka ada delapan ekor dan Tohrei berhasil menaklukkannya dengan cepat.


Demikian, Tohrei menaklukkan monster lain. Setelah menemui monster yang sama berulang kali, Tohrei akhirnya menemukan jenis monster yang belum ia taklukkan. Kali ini dia menemukan basilisk.


Basilisk itu menyerang dengan racun dan juga taringnya. Namun pada akhirnya dia dengan cepat ditaklukkan oleh Tohrei. Waktu berjalan kembali dan Tohrei menemukan beberapa basilisk lagi. Beberapa lebih memilih mati daripada menjadi pengikut Tohrei dan beberapa menerima tawaran Tohrei.


“Huft..., sepertinya tinggal sedikit lagi ya? Aku ingin ini cepat selesai, sebentar lagi matahari akan tenggelam.” Tohrei menghela napas sambil melihat ke arah matahari yang sudah mau tenggelam.


“Mari kita lihat, berapa monster yang tersisa?” Tohrei mengecek peta hologram dari sistem.


Terlihat tinggal satu titik yang tersisa di peta. “Oh? Tersisa satu, akhirnya aku bisa beristirahat!”


“Eh tunggu..., mengapa titiknya bergerak ke arahku?” Tohrei melihat titik terakhir bergerak ke arahnya. Tohrei pun segera melihat kesekitar dan melihat memang ada yang mengejarnya.


Yang mengejarnya adalah seekor beruang yang seperti fierce bear. Namun dia memiliki sedikit warna keemasan dan lebih besar.


‘Fierce bear yang lain? Tetapi sepertinya berbeda.’ Tohrei segera bersiap menyerang.


Ketika beruang itu sudah begitu dekat, Tohrei memukul dagunya ke atas. Dia menggunakan 100 STR untuk itu. Seketika beruang itu terpental cukup jauh. Akan tetapi beruang itu dengan cepat kembali membenarkan posisinya dan bersiap menyerang lagi.


“Sungguh kuat! Haha! Akhirnya aku menemukan lawan yang sepadan!” Beruang itu berteriak senang.

__ADS_1


“Ada apa dengan beruang ini?” Tohrei bergumam membicara monster beruang di depannya.


‘’ Tohrei menggunakan skillnya untuk melihat status beruang ini.


[Name : None


Tittle : The Golden Beast


Level : 150


Race : Golden Bear


STR : 140


VIT : 120


INT : 50


Sedikit Informasi :


Golden Bear, evolusi dari fierce bear. Kekuatannnya 5 kali lebih kuat dari fierce bear biasa.]

__ADS_1


‘Golden bear kah? Ini menarik, aku bisa menaklukkannya dengan cepat, tetapi akan lebih menarik bermain sebentar dengannya. Yah..., ini adalah monster terakhir, jadi tidak masalah kan?’ Tohrei bersiap bertarung dengan golden bear.


Golden bear itu kembali menyerang Tohrei. Namun begitu golden bear berada tepat di depan Tohrei, ia menghindar begitu mulusnya ke arah samping.


Lalu dengan cepat ia melakukan serangan juga. Tohrei mengeluarkan Celerize XZ dengan wujud pedang. Dengan pedang itu dia menebas golden bear dari bawah ke atas. Tohrei kemudian mundur beberapa langkah. Tebasan yang Tohrei kerahkan membuat tubuh golden bear tergores.


Itu semua terjadi begitu cepat. Golden bear mengerang kesakitan sesaat sebelum sebuah zirah emas melapisi beruang itu.


‘Sebuah zirah emas? Nampaknya ini adalah kemampuan rasnya.’ Tohrei maju ke arah beruang itu. Kali ini Tohrei lah yang memulai serangan.


Tohrei mengeluarkan puluhan tebasan kepada golden bear dengan pedangnya lalu mundur kembali. Asap tercipta setelah Tohrei melakukan tebasan.


“Ini tidak berguna!” Sang golden bear berteriak. Asap di sekitarnya memudar dan memperlihatkan sosoknya yang masih utuh dengan zirah yang masih baik-baik saja.


‘Zirahnya baik-baik saja? Seharusnya emas memiliki daya tahan yang rendah dibanding logam lain, jadi mengapa zirahnya tidak tergores sedikit pun? Sepertinya itu bukan hanya sekedar zirah emas.’ Tohrei tersenyum tipis.


“Kalau begitu bagaimana dengan ini?!” Tohrei melapisi bilah pedangnya dengan sedikit serpihan star stone. Ia kemudian melesat kembali ke arah golden bear.


“Majulah!” Dengan taring dan cakarnya, golden bear ikut maju menyerang.


Tohrei terlihat hanya melesatkan satu tebasan kepada golden bear dan melewati tubuh beruang itu. Waktu seakan berhenti saat itu.

__ADS_1


Secara tiba-tiba seluruh tubuh golden bear dipenuhi luka tebasan. Darah menyembur keluar dari lukanya. Zirah emasnya ikut rusak.


“Berakhir sudah.” Tohrei menyimpan kembali pedangnya ke dalam inventory.


__ADS_2