
“Huh? Tidak ada apapun disini ...” Tohrei, saat ini berada di lantai keempat, tepatnya di sebuah ruang kosong yang megah tanpa seorang pun di sana terkecuali dirinya.
“Apa aku harus mencari jalan atau semacamnya?” Tohrei awalnya ingin menggunakan analisa dari sistem, namun sebuah pemberitahuan muncul di kristal yang dia punya.
[Kau harus menunggu 4 pemain lain untuk menyelesaikan lantai keempat. Akan muncul sebuah golem besar yang harus masing-masing peserta kalahkan. Empat peserta tercepat akan lolos ke babak berikutnya.]
“Jadi aku harus menunggu yang lain ya?” Tohrei merasa mungkin mereka melakukan ini agar pertandingan berjalan lebih adil walau pun rasanya tidak terlalu berguna bagi Tohrei.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya empat peserta lain sudah tiba. Peserta yang lain sudah diberitahu informasi yang sebelumnya diberikan kepada Tohrei, sehingga mereka tahu apa yang harus mereka lakukan.
Tohrei, tentu saja menjadi yang pertama lolos dengan sangat cepat. Lalu dia disusul oleh Eriana. Rinkumi dan Jason mampu sebagai yang ketiga dan yang keempat. Walau mereka berdua dalam kondisi yang buruk karena memakan ubi itu dengan cara yang salah, mereka tetap mampu mengatasi golem.
Akan tetapi hal itu berbeda untuk Miruno, dia gagal karena tidak bisa mengatasi golem lebih cepat dari yang lain.
Dengan begitu babak ketiga telah berakhir. Peserta yang lolos dari babak itu diantaranya adalah Tohrei, Eriana, Rinkumi, dan Jason.
Besok merupakan babak semi-final dan final, sehingga turnamen ini akan segera berakhir.
***
Keesokan harinya, babak keempat dimulai, dengan kata lain adalah semi-final. Lawan akan diberikan secara acak oleh panitia turnamen.
Pertandingan pertama adalah Jason melawan Rinkumi. Lalu akan dilanjutkan dengan pertarungan kedua yaitu Tohrei melawan Eriana.
Pertarungan pertama sangat sengit, kekuatan Rinkumi dan Jason hampir setara. Namun ketika mana yang dimiliki Jason telah turun drastis, Rinkumi dengan gesit mendorongnya keluar arena sehingga dialah yang menjadi pemenang pertandingan itu.
Lalu selanjutnya adalah pertarungan antara Tohrei dengan Eriana.
“Rei ... bertarunglah dengan serius kali ini ... karena aku akan menggunakan kekuatanku hingga hatasku.” Eriana mengatakan itu tepat saat pertarungan dimulai.
“Ya ... akan aku tepati itu.”
“” Seketika sebuah sinar keluar di bawah kaki Eriana dan membuat seluruh kekuatan mengalir di tubuhnya.
“Dia ... menggunakan sihir bintangnya kali ini?”
Spell itu adalah spell yang dipinjamkan oleh spirit kontrak yang dimiliki Eriana. Dia sudah tahu resikonya namun dia sudah terlalu lama menatap Tohrei dari belakang, setidaknya dia ingin bisa sedikit setara ... walau hanya sebentar.
__ADS_1
Pertarungan dimulai. Tohrei tidak menyangka bahwa serangan yang diberikan Eriana dangat berdampak kuat, pantas saja dia meminta Tohrei untuk mengeluarkan seluruh kekuatannya.
Eriana menyerang dengan sangat cepat, seolah dirinya merupakan sebuah cahaya yang berusaha memancarkan terangnya ke ujung semesta.
‘Dia tidak main-main!’ Tohrei kini benar-benar akan serius.
Akan tetapi, Tohrei bisa melihat bahwa jika diteruskan maka tubuh Eriana tidak akan bisa menahan kekuatan bintang, walau itu hanya setara dengan serpihan star stone.
‘Aku hanya perlu mendorongnya keluar arena, dengan begitu tidak perlu aja kerusakan lebih!’ Tohrei baru saja memikirkan itu namun Eriana tanpa jeda mendekati Tohrei dan menyerang.
Absolute avoidance berhasil mengelakkan serangan Eriana. Tohrei bergegas menggunakan time slow agar pergerakan Eriana melambat, namun efeknya tidak terlalu berdampak.
Tohrei menyentuh Eriana, memindahkannya dengan Teleportasi menuju ke ujung arena. Tohrei segera mendorong pelan Eriana keluar arena, sehingga kemenangan jatuh ke tangan Tohrei.
Eriana merasa terkejut, disaat yang bersamaan efek berserk yang ada dalam tubuhnya menghilang.
Tohrei harusnya senang ketika clowner sudah menyatakan dirinya sebagai pemenang, namun dia segera turun dari arena dan menghampiri Eriana.
‘Kondisinya sangat parah!’ Dalam tiga menit Eriana bisa saja meregang nyawa, Tohrei tak habis pikir kenapa Eriana melakukan ini.
Efek dari spell itu membuat tubuh Eriana seolah terbakar karena kecepatan yang terlampau gila.
“”
Tohrei melambatkan waktu sehingga waktu yang tersisa bisa menjadi lebih lama. Tohrei segera menggunakan heal namun tidak terjadi apapun.
[Karena menggunakan skill healing tanpa henti secara berturut-turut, Skill healing berevolusi menjadi skill Light Magic, kemungkinan 0.1%]
“Evolusi? Apa dengan begitu kini aku bisa menyembuhkan Eriana?!” Tohrei segera menyembuhkan Eriana dengan Light Magic.
Tohrei merasa bersyukur dengan begitu luka Eriana sedikit pulih. Namun terdapat masalah lain disini, yaitu kerusakan pada kolam mana yang Eriana miliki.
Kolam mana, seperti namanya merupakan sumber dari mana yang dimiliki seseorang. Jika kolam tersebut rusak maka mana yang ditampung akan bocor dan kemungkinan besar tidak bisa menggunakan sihir kembali.
“Bahkan skill ini tidak bisa menyembuhkannya ... sistem, aku tahu kau punya solusi! Jangan hanya diam saja!” Tohrei masih mencoba tenang karena sistem pasti tahu sesuatu.
[Memang ada satu item yang bisa menyembuhkan kolam mana, namun harganya terlampau mahal, apa anda tetap akan membelinya?]
__ADS_1
“Sebutkan saja apa item itu dan harganya!”
[Anastasi Elixir
Informasi :
Sebuah elixir yang dibuat oleh alkemis legendaris dari galaksi lain. Elixir ini mampu menyembuhkan kerusakan apapun seolah orang yang mengkonsumsinya terlahir kembali.
Harga : 2500 Point]
“2500 point? Itu ... memang agak mahal tetapi aku masih mampu membelinya! Sistem, tukarkan poin ku!”
[Pembelian berhasil!]
Tohrei langsung mendapatkan elixir itu dan memberi langsung ke mulut Eriana disaat dia masih dalam kondisi tak sadarkan diri.
“Apa itu sudah berefek?”
[Kolam mana terpulihkan! Mana yang dimiliki bertambah! Level naik drastis! Batasan tubuh manusia terlampaui!
Nona Eriana telah dalam kondisi terpulihkan sepenuhnya.]
“Huft ... syukur lah. Aku akan repot memberitahu Empress kalau dia tahu apa yang terjadi padamu kalau tidak kusembuhkan.” Tohrei menghela napas karena akhirnya Eriana terpulihkan. Namun Tohrei masih saja bingung mengapa Eriana tiba-tiba mengambil tindakan ceroboh seperti itu.
***
“Ini seperti yang beliau inginkan bukan? Dengan begini Eri akan menjadi lebih kuat. Tetapi bagaimana beliau bisa tahu?”
Star spirit, spirit yang berkontrak dengan Eriana saat ini sedang berbicara sendiri di dalam spirit world melihat keadaan Eriana saat ini.
Apa yang dia lakukan adalah memengaruhi Eriana sehingga dia bisa menggunakan spell berserk. Spirit queen memerintahkannya seperti itu walau sebenarnya sang star spirit sendiri enggan menyakiti kontraktornya.
Namun, hasilnya kini efek yang ditinggalkan berserk menghilang karena Tohrei. Ini seolah spirit queen sudah tahu bahwa ini akan terjadi.
Sang star spirit pun tidak bisa berkata apapun lagi. Umur spirit queen tidak bisa diukur oleh spirit manapun di spirit world, orang-orang menyakini bahwa spirit queen terlahir ketika awal penciptaan semesta, namun itu belum bisa dibuktikan karena sang spirit queen sendiri tidak pernah mengiakan hal itu.
***
__ADS_1
“Aeritia, apa bantuanku sudah cukup?” Spirit queen saat ini duduk di tahta seorang diri, namun dirinya seolah berbicara dengan seseorang.
[Itu sudah cukup, dengan begini gadis yang menjadi reinkarnasi star entity itu bisa bertambah kuat, dia bisa secara perlahan berdiri di samping master ...]