The Endless System

The Endless System
Ch 27 — Mengumpulkan Para Monster


__ADS_3

Ketika Tohrei dan kepala desa sedang berbicara, para goblin sudah berkumpul. Mereka bertanya-tanya untuk apa mereka dikumpulkan disini.


“Maaf jika saya tidak sopan, apa yang harus kami lakukan disini Tuan Tohrei?” Tanya salah satu goblin yang penasaran.


“Kepala desa akan menjelaskannya nanti, untuk sekarang akan ku pindahkan kalian.” Tohrei berniat menggunakan Switch.


Sebenarnya bisa saja Tohrei memindahkan mereka tanpa mengumpulkan mereka, namun itu membuat mereka akan terpencar. Maka dari itu Tohrei lebih memilih mengumpulkan mereka terlebih dahulu agar para goblin tidak terpisah-pisah.


“” Tohrei menggunakan skillnya ke semua orang disana. Dengan juga mengandalkan area detection, dia bisa berpindah dengan lebih luas.


Seketika mereka terpindah ke dekat kediaman Tohrei. Atau lebih tepatnya di dekat para direwolf yang Tohrei perintahkan.


Para direwolf langsung mengenali Tohrei dari baunya sebelum mereka melihat langsung sosoknya. Mereka langsung berbalik dan berlutut dihadapan Tohrei.


“Itu cukup.” Mendengar ucapan Tohrei, para direwolf berhenti berlutut.


“Sekarang, akan ku keluarkan mereka.” Tohrei mengarahkan tangannya ke depan.


Dalam menjawab puluhan hingga ratusan monster muncul dari kehampaan. Mereka dikeluarkan dari inventory Tohrei. Para bawahan Tohrei langsung waspada begitu menyadari keberadaan mereka.


“Kalian, hadang mereka jika melawan.” Tohrei mengatakannya tanpa melirik sedikit pun.

__ADS_1


Para bawahannya mengangguk dan mengubah posisi ke siap bertarung.


“Siapakah mereka tuan?!” Sang serigala yang merupakan pemimpin para direwolf saat ini bertanya kepasa Tohrei.


“Mereka adalah para monster yang aku taklukkan.” Tohrei menjawab.


“Apa?!” Sebagian besar dari mereka terkejut. Tentu mereka terkejut, mereka tidak meragukan kekuatan tuan mereka, namun mereka tidak bisa langsung percaya bahwa tuan mereka dapat menaklukkan monster sebanyak itu.


“Ukh..., Dimana ini? Kesadaranku tadi hilang begitu saja.” Salah satu monster yang merupakan kobold bergumam. Dia adalah sang raja kobold, monster yang Tohrei kalahkan dalam duel. Kebingungan terlihat di raut wajah semua monster yang muncul secara tiba-tiba.


Begitu mereka melihat sosok Tohrei, kekesalan nampak terlihat di raut wajah mereka.


“Yo monster-monster kecil! Apa kalian baik?” Tohrei dengan santai menyapa mereka.


“Kau manusia bangs*t!” Seekor basilisk dengan keras menghina Tohrei.


“Hei jumlah kita banyak! Mengapa kita tidak menyerbunya?” Seekor Fierce Bear menyarankan kerjasama.


“Benar! Jumlah kita lebih banyak! Ayo serbu mereka!” Salah satu orc setuju.


“Ayo!” Para monster bergerak menyerang sebagai Tohrei yang menjadi prioritas. Namun sebagian kecil dari mereka hanya diam dan enggan menyerang.

__ADS_1


“Huh! Kalian sungguh bodoh!”


Ifrit dengan cekatan melempar tombak api dalam jumlah yang banyak.


“Sadarlah dimana tempat kalian!” Urashia berteriak sembari memukul tanah dengan keras dan membuat tanah retak. Retakan tanah itu merambat ke arah para monster dan menghancurkan sekitarannya.


“Jangan kesini makhluk-makhluk jahat!” Ikumi dengan sihir anginnya menghempaskan mereka.


Para direwolf dan goblin semampu mereka menahan monster-monster yang setara untuk mereka.


“Jangan biarkan mereka mati! Ingat itu!” Tohrei berteriak memerintahkan mereka.


“Baik!”


Setelah beberapa menit berlangsung akhirnya para monster yang memberontak akhirnya tumbang.


“Sialan...,” Salah satu monster yang tumbang menggerutu.


“Kalian lebih baik dengarkan baik-baik, ada alasan aku mengeluarkan kalian.” Tohrei menciptakan speaker dan mikrofon.


“Tes, tes.” Tohrei mengecek apakah suaranya bisa terdengar jelas atau tidak.

__ADS_1


“Oke, sudah saatnya aku memberitahu ini.”


__ADS_2