The Endless System

The Endless System
Ch 21 — Terus Menaklukkan Monster


__ADS_3

Tohrei dengan mudahnya mengalahkan raja kobold dalam duel. Para kobold yang menyaksikan begitu tercengang melihat pemimpin mereka kalah hanya dalam dua serangan.


“Sungguh tidak dapat dipercaya! Raja telah dikalahkan oleh manusia itu!” Seorang kobold berkomentar mengenai kekalahan raja kobold.


“Akan merepotkan jika kau pingsan sekarang. Apa yang bisa kulakukan agar kobold ini bangun ya?” Tohrei bertanya kepada sistem tentang solusinya. Kemudian sistem menawarkan sebuah pil yang dapat membangunkan raja kobold dari pingsannya. Tohrei pun membeli pil itu.


Tohrei langsung memasukkan pil itu kedalam mulut raja kobold. Seketika tubuhnta bercahaya sesaat sebelum raja kobold bangun dari keadaan tak sadarkan diri. Dia membuka matanya perlahan-lahan.


“Ukh..., rasa sakit apa tadi itu...?” Raja kobold bergumam ketika baru saja bangun. Dia sama sekali belum menyadari bahwa Tohrei ada di dekatnya.


“Selamat pagi ‘raja’ kobold, bagaimana rasanya pingsan sesaat?” Tohrei berkata dihadapan raja kobold dengan senyum lebarnya.


“Uwakh!” Teriakan aneh keluar dari raja kobold. Dia mundur beberapa langkah dengan cepat dari hadapan Tohrei.


“Kurasa tadi adalah kekalahanmu, jadi tepatilah kesepakatan kita.”


“Kurasa kau benar..., kuh..., baiklah akan kutepati kesepakatan itu, raja ini tidak akan pernah mengingkari kesepakatan yang telah dibuat.” Raja kobold mengatakannya dengan sedikit berat hati.


‘Tidak kusangka aku kalah begitu mudahnya oleh seorang manusia.’ Batin raja kobold.

__ADS_1


Raja kobold berlutut di hadapan Tohrei, para kobold disana begitu terkejut melihat tindakan raja mereka.


“Mulai sekarang, aku berserta seluruh pengikutku akan menjadi bawahanmu. Kami akan patuh dibawah perintahmu.”


[Anda berhasil menaklukkan kobold king beserta pengikutnya! Anda mendapatkan 1.000 poin tukar!]


“A...apa?! Apa yang dikatakan raja?!” Tentu mereka tersentak kaget mendengar ucapan raja mereka. Tidak dapat dipercaya, raja yang mereka anggap tak tertandingi kalah oleh seorang manusia dan mau menjadi bawahannya.


“Kalian dengar itu kan? Mulai sekarang kalian semua adalah bawahanku.” Tohrei melirik ke para kobold yang menyaksikan.


“Yang......yang benar saja! Apa yang anda lakukan raja?!”


“Tenang saja, kalian akan kuperlakukan baik jika tidak memberontak. Sekarang masuklah kalian semua ke dalam inventoryku.” Tohrei menghisap semua kobold berserta desa ini masuk ke dalam inventorynya. Itu terjadi begitu cepat hingga para kobold tidak sempat bereaksi.


Tohrei menemukan berbagai monster, dia bertemu orc dan goblin lagi. Namun diantara goblin itu tidak ada satu pun yang merupakan blessing goblin dan hanya ada chaos goblin. Tohrei menawarkan kepada chaos goblin untuk menjadi pengikutnya. Namun mereka begitu keras kepala dan menolak tawarannya, oleh sebab itu ia menghabisi mereka.


Untuk para orc, beberapa menerima tawarannya namun ada juga yang menolak dan harus berakhir dibunuh. Kini Tohrei akan memulai pertarungan dengan monster lain, yaitu fierce bear. Monster itu adalah beruang yang memiliki ukuran yang besar dan sangat ganas. Tohrei saat ini sedang menghadapi satu.


Fierce bear yang ia hadapi melesat ke arahnya dengan begitu cepat. Namun Tohrei juga segera menggunakan skillnya.

__ADS_1


“! !” Tohrei menciptakan sejumlah pedang yang dikendalikan oleh telekinesis. Pedang-pedang itu ia lesatkan ke arah monster beruang itu.


Fierce bear menghindari dan melewati pedang-pedang itu dengan gesit sambil tetap bergerak ke arah Tohrei. Tanpa disangka pedang Tohrei yang sudah terlewati beruang itu berbalik arah dan menyerangnya kembali dari arah belakang.


Fierce bear semakin dekat dengan Tohrei dan pedang yang ia kendalikan belum dapat mencapai beruang itu.


“Rasakan ini!” Fierce bear itu berteriak sambil mengayunkan cakarnya ke arah Tohrei.


Namun Tohrei dengan senyum tipis mengeluarkan pistol gandanya, yaitu Celerize XZ(Ch 11). Di dalam pistol itu terdapat peluru yang sudah diberikan serpihan star stone yang sangat kecil. Dia mengarahkan kedua pistolnya itu ke arah fierce bear. Sebelum beruang itu berhasil melesatkan cakaran, keempat peluru berisi serpihan star stone sudah menembus tubuh beruang itu.


Seketika fierce bear tumbang dan terjatuh ke tanah. Dia tidak dapat bergerak karena kini seluruh tubuhnya lumpuh. Yang ia bisa lakukan sekarang hanya berbicara dengan suara yang samar. “Ukh..., sialan kau manusia...,”


“Bagaimana? Kau masih ingin menolaknya?” Tohrei berjongkok di hadapan fierce bear.


“Cih baiklah, aku akan menjadi pengikutmu.”


Fierce Bear itu mau-tidak mau harus menerima kenyataan bahwa ia telah kalah dan harus tunduk pada yang lebih kuat darinya.


“Pilihan yang tepat, sekarang sembuhlah dan masuk ke dalam inventory.” Tohrei menyembuhkannya dengan skill healing lalu memasukkannya ke dalam inventory.

__ADS_1


“Sekarang biar ku cek sisa monster yang harus ku taklukkan.” Tohrei memeriksa peta. Ternyata monster yang harus ia taklukkan masih cukup banyak.


“Hah...., ternyata masih banyak ya? Aku harus segera menyelesaikan ini.” Tohrei menghela nafas.


__ADS_2