The Endless System

The Endless System
Ch 86 — Skenario


__ADS_3

Para penonton tak bisa melihat apapun selain asap hitam yang menyebar dalam arena. Tohrei, Ifrit, dan Ryui masih dalam keadaan tenang. Namun berbeda dengan Urashia, dia terlihat kesal.


“Turnamen ini sangat menyebalkan semakin lama.” Urashia menggertakkan giginya.


‘Asap hitam apa ini? Kurasa terlalu berbahaya untuk menghirupnya.’ Batin Ikumi yang terkejut melihat keberadaan asap itu.


“Ketemu.” Ucap Cresil sambil tersenyum. Ia berhasil menemukan Ikumi.


Tanpa Ikumi sadari, asap itu merupakan spirit milik musuhnya. Cresil memerintahkan Blaince untuk menangkap Ikumi.


Menuruti perintah tuannya, Blaince merubah sebagian asap yang berada dekat Ikumi menjadi wujud awal miliknya. Itu nampak seperti Blaince menggandakan diri.


Klon milik Blaince bergerak menerkam Ikumi, akan tetapi ia dengan cepat tanggap menyadari suara langkah dari belakangnya dan dapat menebas klon Blaince menggunakan pedang angin buatannya.


Namun, Ikumi hanya menebas salah satu dari mereka. Asap-asap itu terus berubah menjadi klon milik Blaince.


Para klon itu menyerang Ikumi secara bersamaan. Untungnya, Ikumi menggunakan skill Area of Effect nya agar dapat menghadang para klon itu sekaligus.


‘!’ Sebuah ledakan angin tercipta di area Ikumi. Para klon yang berusaha mendekat seketika lenyap.


“” Cresil mengakkifkan sihirnya.


Dari bawah bayangan Ikumi seketika keluar sebuah tangan hitam yang mencoba menangkapnya. Ikumi tak menyadari serangan itu hingga ia merasakan dingin menusuk dari punggungnya.


Begitu menyadari rasa dingin yang menusuk itu, Ikumi menoleh ke belakang dan menyadari keberadaan tangan hitam itu. Dengan sigap ia menusuk bayangannya. Seketika tangan hitam itu terlihat membeku sesaat sebelum lenyap begitu saja.


‘Dari awal aku melihat spirit kegelapannya aku bisa menduga bahwa dia juga memiliki skill kegelapan lain dan nampaknya dugaanku benar. Untung saja aku menduga dia memiliki skill semacam ini.’ Batin Ikumi yang merasa senang dugaannya benar. Kini dia bisa menghindari kemungkinan buruk yang terjaid nanti.


Namun, dia tak bisa merasa lega untuk saat ini. Asap hitam masih menyebar di dalam arena, dia harus segera mencari keberadaan Cresil di tengah keadaan yang gelap ini.


‘’ Ikumi mengeluarkan salah satu skillnya, itu adalah skill yang mampu membuatnya melihat melalui angin yang bertiup. Ini adalah skill yang baru-baru ini ia dapatkan ketika masih di Ashfriet.


Ikumi menciptakan dua bola angin sebagai penglihatan untuk wind visionnya. Dua bola angin itu pergi ke dua arah yang berbeda.


Jika dirinya saat ini dalam kekuatan penuhnya, Ikumi setidaknya bisa melihat menggunakan wind vision sebanyak lima penglihatan. Akan tetapi dirinya yang saat ini bahkan cukup kesulitan untuk mengendalikan dua penglihatan.


Ikumi memiliki skill ultimate wind barrier sebagai pelindung jadi dia tak perlu khawatir. Namun untuk jaga-jaga, ia membuat pelindung angin tambahan.

__ADS_1


“Apa? Pelindung?” Cresil menerima informasi dari Blaince. Dia menerima informasi jika Ikumi saat ini menggunakan sebuah pelindung namun dirinya hanya diam tak bergerak dalam pelindungnya sendiri.


“Untuk saat ini aku akan diam, aku penasaran apa yang akan dia lakukan.” Cresil membiarkan Ikumi untuk sementara waktu.


Sementara itu, salah satu bola angin Ikumi bergerak tak jauh dari posisi Cresil. Dalam penglihatan Ikumi, ia dapat melihat posisi Cresil.


Ikumi segera tersadar dari skill wind visionnya. Ia segera mengejar posisi dari bola angin miliknya. Ikumi dapat mendeteksi keberadaan bola anginnya jadi ini membuatnya terasa dimudahkan.


“Huh? Sebuah bola angin? Oh, nampaknya ini adalah milik lawanku.” Cresil mendekati bola angin itu. Dia tak lupa menggunakan skill pelindungnya ketika mendekatinya.


“Halo pria kecil, apa yang kau lakukan disini? Membuat ledakan atau sebagainya?” Cresil berbicara kepada bola angin itu seolah dia berbicara dengan makhluk hidup.


“” Ikumi dengan cepat sampai ke tujuannya. Dia segera melancarkan serangan kepada Cresil.


‘Dia?! Jadi bola angin ini adalah radarnya?!’ Cresil segera mencoba menghindar, dia membuat sihir pertahanan untuk menahan serangan Ikumi.


“” Cresil bukan hanya seorang pengguna dark magic, ia juga pengguna earth magic.


Tembok yang dibuat Cresil hancur berkeping-keping oleh Ikumi. Cresil segera memerintahkan Blaince untuk menyerang Ikumi. Ia meminta Blaince untuk berubah kembali ke wujud semula. Cresil tahu bahwa hanya menyerahkan ini pada klon Blaince hanya hal sia-sia.


Para penonton akhirnya bisa melihat pertandingan dengan normal kembali. Mereka mampu melihat bahwa belum ada satu sisi yang mengungguli lawannya.


Akan tetapi, berkat ultimate wind barrier, Blaince terpental ketika serangannya hampir mengenai Ikumi. Namun hal yang buruk tak terjadi hanya pada Blaince, Ikumi yang saat ini menekan kekuatannya ke tingkat B+ merasakan lelah dari penggunaan skill ultimate wind barrier.


Cresil sejak awal pertandingan memperhatikan skill pelindung Ikumi, dia mencoba menganalisa kelemahan dari skill itu.


“Blaince, terus serang dia.” Cresil ingin bereksperimen dengan skill Ikumi.


Blaince tanpa menoleh langsung menjalankan perintahnya. Spirit kegelapan milik Cresil itu menyerang berkali-kali Ikumi.


Ikumi sering kali menangkis serangan Blaince menggunakan pedang anginnya. Namun terkadang dia lengah sehingga harus mengandalkan skill ultimate wind barrier.


Cresil berhasil menganalisa skill itu, dia kini tahu apa kelemahan dari skill itu. Setelah mengetahui kelemahan itu, Cresil tahu apa yang harus ia lakukan sekarang.


Dikala Blaince dan Ikumi sibuk bertarung, Cresil membuat sebuah mantra.


“”

__ADS_1


Ratusan panah berisi energi kegelapan tercipta. Panah-panah itu melesat begitu cepat ke arah Ikumi. Bersamaan dengan itu, Blaince diperintahkan untuk mundur oleh Cresil.


Ikumi yang segera menyadari serangan itu segera menghindar sebisanya. Namun hasilnya dia hanya mampu menghindari beberapa panah. Sebagian besar panah yang dilancarkan Cresil tertangkis oleh ultimate wind barrier.


Akibatnya mana Ikumi terkuras cukup banyak. Sebenarnya skill ultimate wind barrier mengkonsumsi mana jika terkena serangan. Akan tetapi, ketika berada di S+ rank skill ini hanya memakan sedikit dari mana miliknya walau diserang secara beruntun.


Namun karena Ikumi kini kekuatannya hanyalah sekelas B+ rank maka konsumsi mana dari skill ultimate wind barrier menjadi lebih banyak dari yang seharusnya.


Begitu serangan beruntun dari Cresil selesai, Ikumi sedikit terbungkuk. Tohrei dari bangku penonton memperhatikan.


‘Sistem, berapa rank monster Ikumi dan Cresil saat ini?’ Tanya Tohrei pada Sistem. Tohrei ingin mnegetahui alasan mengapa Ikumi terlihat tidak unggul kini.


[Ikumi saat ini berada di rank B+ dari segi kekuatannya. Mananya berkurang cukup drastis jika dibanding ketika dia berada di S+ rank. Efek dari skill milik Ikumi juga menurun.]


[Sedangkan untuk Cresil, sistem menganalisa bahwa ia berada di rank SS. Spirit miliknya pun tak terlalu tinggi, spirit itu memiliki rank B. Jika dalam level, ia berlevel 305.]


‘Tunggu, apa?! SS?! Bagaimana mungkin? Atau mungkin itu karena rasnya?’


[Ya, rasnya membuatnya begitu kuat. Namun karena rasnya disembunyikan saat ini, kekuatannya hanya setara A+. Ada kemungkinan dia menggunakan kesempatan untuk menunjukkan kekuatan penuhnya.]


Ikumi dari arena menatap ke arah Tohrei. Ia mengisyaratkan untuk meminta telepati.


‘Ada apa Ikumi?’ Menggunakan telepati, Tohrei berkomunikasi dengan Ikumi.


‘Situasiku saat ini sudah terpojok Master, apa yang harus aku lakukan sekarang ini? Aku harus menyerah atau apa aku boleh meningkat sedikit kekuatan ku Master?’ Tanya Ikumi pada Tohrei.


Jika Ikumi meningkatkan kekuatannya, ia hanya akan menambah waktu pertandingan dan membuat lukanya semakin parah. Rank dari musuhnya terlalu tinggi, bahkan jika Ikumi menggunakan kekuatan penuhnya itu hanya akan membuat pertarungan sengit yang bisa berakibat kehancuran.


Pertandingan Ifrit dengan Ryui mungkin tak separah itu karena mereka mencoba meminimalisir kehancuran berlebih sesuai permintaan Tohrei. Namun, bagaimana dengan Cresil? Tidak ada yang menjaminnya.


Tohrei akhirnya membuat keputusan.


Tohrei kini mengerti alasan mengapa sistem memberi misi untuk meminta Ikumi memakai setengah kekuatannya. Itu agar Tohrei dapat berhadapan dengan Cresil. Pertarungan dengan Cresil melawan Tohrei adalah skenario utama disini.


“Apa yang kupikirkan ini benar, sistem?” Tohrei berbisik dengan senyum tipis di bibirnya.


[Anda benar tuan]

__ADS_1


__ADS_2