The Endless System

The Endless System
Ch 51 — Petualangan Dimulai(1st Arc End)


__ADS_3

Beberapa hari berlalu, para hero sudah kembali ke kekaisaran yang mengutus mereka, yaitu Aelion Empire. Mereka memberi laporan yang menurut mereka benar.


Laporan yang mereka berikan menyatakan bahwa hutan itu tidak dikuasai oleh iblis, melainkan seorang manusia tak dikenal. Mereka tak lupa memberikan surat kepada orang yang mengutus mereka, yaitu Empress dari kerajaan ini. Mereka memberi laporan di ruang tahta.


Karena suatu alasan, kekaisaran ini dipimpin oleh seorang perempuan dan bukanlah laki-laki.


Di ruang tahta, terdapat beberapa penjaga yang siaga di sudut ruangan. Di singgasana yang tinggi duduk seorang wanita berambut pirang, ia adalah sang empress.


Di samping kirinya terdapat seorang perempuan pelayan yang ia percayai. Sedangkan di samping kanannya berdiri seorang gadis dengan warna rambut yang sama dengannya. Dia adalah putri empress dan merupakan putri mahkota dari kekaisaran ini.


“Demikian laporan dari menyelidikan kami, apa kami sudah bisa pamit yang mulia?” Mayumi mengakhiri laporannya.


“Tunggu sebentar dulu, apa kalian yakin laporan ini benar? Ku tidak meragukan kalian para pahlawan, tetapi aku menanyakan ini hanya sebagai kepastian yang lebih.” Sesosok wanita duduk di atas singgasana. Ia terlihat anggun dan wajahnya nampak terlihat berkharisma serta mempesona. Dialah sosok Empress kerajaan ini, Mary Anna Viel Aelion.


“Ya, kami yakin dengan laporan kami.” Mayumi mengatakannya mewakili kedua temannya yang juga pahlawan.


Mary mencoba mengidentifikasi perkataan Mayumi dari raut wajah mereka. Wajah mereka mengatakan bahwa mereka tidak berbohong sama sekali.


“Ah, saya hampir lupa, kami mendapatkan suara darinya. Surat ini ditujukan untuk anda.” Mayumi mengeluarkan sepucuk surat dari balik sakunya.


“Penjaga, bawakan surat itu kepadaku.” Mary memerintahkan salah satu penjaga di ruangan.


“Baik yang mulia.” Penjaga itu segera melaksanakan perintah yang diberikan.


Begitu surat sudah diberikan kepada Mary, ia lekas membacanya. Dia membaca dengan teliti.


“Halo! Apa kau tahu siapa aku? Seharusnya mereka sudah memberitahukannya. Aku hanya ingin menyampaikan bahwa : jangan pernah lagi mengintai atau menyelidiki wilayahku ok? Jika tidak menuruti itu kau akan menerima akibatnya.


Aku tidak tahu siapa kau tetapi dugaanku mengatakan bahwa kau adalah pemimpin sebuah negeri, benar? Daripada kau mencoba mengusikku, mengapa kita tidak beraliansi? Kebetulan aku ingin membentuk hubungan dengan wilayah lain. Aku akan sesegera mungkin akan datang ke negeri mu. Balas surat ini kepadaku jika kau sudah membuat keputusan. Dadah!

__ADS_1


Tertanda : The Lord Of Ashfriet Forest.”


Mary tidak dapat mengabaikan isi surat ini. Dia yakin jika orang ini benar-benar kuat dan bukanlah keputusan yang baik jika ia bermusuhan dengannya.


‘Mengapa ibu terlihat serius membaca surat itu?’ Sang putri yang berada di sampingnya terlihat heran melihat raut wajah ibunya ketika membaca surat itu.


Sang putri itu bernama Eriana Viel Aelion. Ia memiliki rambut pirang sama seperti ibunya. Eriana sama mempesonanya dengan ibunya. Dia baru saja menginjak usia 16 tahun.


‘Orang ini perlu diwaspadai.’ Batin sang Empress setelah membacanya.


“Bawa surat ini ke ruanganku, aku akan membalasnya nanti.” Mary meminta pelayannya untuk membawa surat itu.


“Laksakan yang mulia.” Pelayannya membawa surat itu dan pergi dari ruang tahta.


“Kalian sudah boleh pergi.” Mary mengarahkan pandangannya kepada para hero.


“Baik, kalau begitu kami pamit yang mulia.” Para hero memberi hormat lalu pergi.


“Baik ibunda.” Eriana memberi hormat ala bangsawan kemudian pergi dari ruang tahta.


Eriana berjalan keluar dan melalui sebuah lorong begitu keluar. “Huft..., aku begitu lelah..., untuk apa aku terus berdiri di dekat ibunda? Kakiku pegal...,” Sambil berjalan, Eriana mengeluhkan hal-hal itu.


Dia terus berjalan sampai akhirnya berhenti tepat di depan sebuah pintu yang merupakan jalan masuk ke kamarnya. Dia membuka pintu lalu masuk kemudian menutupnya dan setelah itu ia langsung berbaring di tempat tidurnya.


“Hm..., entah kenapa aku teringat orang itu, orang yang katanya penguasa hutan ashfriet.” Eriana bergumam sambil menatap langit-langit kamarnya.


“Rei..., aku merasa seperti orang itu ada hubungannya dengan Rei. Kira-kira sudah berapa lama ya aku tidak bertemu Rei? Aku merindukannya.” Ia terus menyebutkan nama itu sambil membayangkan sosoknya.


“Daripada memikirkan itu kurasa lebih baik melepas penat dengan tidur.”

__ADS_1


***


...Sementara itu di hutan Asfriet, wilayah Tohrei...


Tohrei sedang berkemas mempersiapkan sesuatu ke dalam inventorynya. Dia saat ini berada di ruangan rahasianya. “Yosh, kurasa ini sudah cukup!”


Ia saat ini berniat untuk pergi ke luar hutan bersama Ikumi. Karena yang lain harus mengurus wilayah ini maka yang bisa ia bawa itu terbatas. Tohrei sudah berniat melakukan ini beberapa hari sebelumnya.


Dia lalu keluar dari ruangannya, dia pergi ke gerbang kediamannya. Disana dia bertemu Ikumi, Urashia, dan Ifrit. Mereka nampak menunggu kedatangannya.


Tohrei melambaikan tangan kepada mereka dan seketika mereka menoleh dan menyapa balik.


“Apa sudah siap?” Tohrei bertanya kepada Ikumi.


“Um! Aku sudah siap!” Ikumi menangguk pelan.


“Sayang sekali saya tidak bisa ikut tuanku, padahal saya berharap bisa selalu disamping anda.” Ujar Ifrit.


“Aku akan sangat merindukanmu honey! Andai aku bisa menemanimu!” Urashia memeluk Tohrei dengan sedih.


“Tenang saja, aku akan sering kesini kok. Kalian tenang saja.” Tohrei tersenyum kepada mereka.


“Dan Ikumi, aku juga akan merindukanmu! Aku tidak menyangka kau akan jadi besar secepat ini!” Urashia juga memeluk Ikumi.


“Um tentu.” Ikumi tersenyum kepada Urashia.


“Kalau begitu kami akan pergi, bilanglah pada yang lain kalau kami pergi keluar untuk sementara waktu! Dadah!” Tohrei dan Ikumi pun berjalan pergi sampai melambaikan tangan.


‘Baiklah, mari kita lihat nampak seperti apa dunia luar. Tujuan pertama kami adalah Aelion Empire. Akan kutunggu jawabanmu empress!’ Tohrei sejak awal mengetahui tentang Empress Aelion Empire.

__ADS_1


...~First Arc : The Lord Of Ashfriet Forest{End}~...


__ADS_2