The Endless System

The Endless System
Ch 37 — Skill : Regnare


__ADS_3

“Sekarang aku harus bebas dari sini! Tempat seperti ini sama sekali tidak berguna untuk mengurungku! Dia pasti berpikir untuk menaruhku di ruangan ini agar aku terkurung!”


“Ruangan seperti ini tidak mungkin bisa mengurungku!” Ryui bersiap menghancurkan ruangan ini untuk kabur.


“Hiya!!” Ryui dengan berusaha memukul tembok namun tak membuahkan hasil. Malahan tangannya menjadi terasa sakit.


Ryui mampu menggunakan berbagai sihir elemen, yang seharusnya ini bisa menghancurkan ruangan ini. Untuk pertama, dia menyerang menggunakan sihir angin.


Sebuah bor angin tercipta dan bergerak mengebor tembok. Akan tetapi tidak membuahkan hasil. Maka dari itu ia menggunakan sihir lain. Dia menggunakan semua elemen dasar namun tidak satu pun membuat retakan pada tembok.


“Hah... Hah...,” Ryui kini merasa lelah setelah menggunakan berbagai sihir. Bahkan sihir besar sekalipun tidak dapat menghancurkannya. Entah terbuat dari apa ruangan ini.


Ryui pada akhirnya memutuskan untuk tetap disini karena dia tak dapat melakukan apapun. Karena tak dapat melakukan apapun maka dia memakan sup yang diberikan Tohrei.


‘Uh..., kenapa aku jadi kepikiran dia lagi...?’ Dalam pikirannya Tohrei selalu terbayang.


‘Ja..jangan pikirkan dia! Kau harus memulihkan tubuhmu lalu kabur!’ Ryui menepuk pipinya dengan kedua telapak tangannya.


Sementara itu Tohrei sedang berjalan ke suatu ruangan. Itu adalah ruangan rahasia dimana surat dari ibunya dan berbagai perlengkapan serta barang penting berada disana.

__ADS_1


Ia membuka pintu dengan tenang lalu pergi mencari sesuatu. Tohrei ingat bahwa ada sesuatu yang bernama skill book. Skill book adalah sebuah buku yang jika dibuka maka akan memberikan sebuah skill. Buku ini hanya dapat digunakan sekali jadi ini adalah barang yang penting. Tohrei menemukan beberapa di ruangan rahasia namun tak sempat melihatnya dengan seksama.


Di skill book kadang tertera nama skill yang akan didapatkan jika buku dibuka. Tohrei mencari satu buku dan akhirnya menemukan satu buku.


“Regnare”


Sebuah kata tertulis di sampul buku itu.


‘Regnare? Apa maksud skill ini?’


Tohrei tanpa basa basi membuka buku itu dan seketika cahaya terang keluar dari halaman buku. Tak lama kemudian buku itu menghilang dan menjadi serpihan-serpihan kecil yang terbang lalu lenyap.


[Anda mendapatkan skill Regnare dari skill book!]


“Skill apa ini sebenarnya?”


[Skill : Regnare


Rank : S

__ADS_1


Tipe : Aktif


Regnare adalah sebuah skill yang memungkinkan penggunanya untuk memerintah makhluk yang memiliki level dibawahnya. Perintah yang dapat diberikan tak terbatas.]


“Skill macam apa ini...?” Tohrei tercengang ketika mengetahui fungsinya.


“Ini skill yang akan sangat berbahaya jika dimiliki oleh seseorang yang salah. Bagaimana bisa skill sekuat ini ada disini?” Tohrei tak dapat membayangkan jika penggunanya bukanlah dirinya.


“Siapa sebenarnya orang tua ku?” Tohrei menjadi semakin penasaran dengan indentitas kedua orang tuanya.


“Semakin aku penasaran rasanya semakin menarik.” Tohrei tersenyum tipis.


“Mengesampingkan hal itu dulu, aku juga harus mencari perlengkapan bertarung. Seharusnya disini ada perlengkapan yang berguna untuk ku.” Tohrei mencari-cari keseluruh ruangan.


Dia menemukan pedang ganda disana. Itu hanyalah pedang ganda berbahan adamantite tanpa hal yang spesial. Tohrei bisa menciptakan itu dengan mudah tetapi ia memutuskan untuk membawa pedang ganda itu ke dalam inventory dan jika ada saatnya dia bertarung baru dia akan menaruhnya di pinggangnya.


Tohrei juga mengambil jubah peninggalan ayahnya serta sebuah topeng polos dengan corak di bagian mata. Ia rasa topeng itu cocok sebagai penyamaran dan jubah peninggalan ayahnya juga serasi jika dipasangkan dengan topeng itu.


Tohrei juga menemukan cincin-cincin yang dapat memberikan buff seperti penambahan stat miliknya. Namun ada juga cincin yang berguna untuk menekan kekuatan, ini agar kekuatan miliknya terkendali. Bisa saja suatu ketika karena statnya yang berlebihan Tohrei malah akan menghancurkan sekitarnya.

__ADS_1


Setelah itu Tohrei keluar dari ruangan rahasia dan pergi ke salah satu tempat di kediaman ini karena ada urusan. Dia pergi ke tempat Ifrit berada.


__ADS_2