The Endless System

The Endless System
Ch 128 — Relon Natan


__ADS_3

“Tohrei ... ?!” Harciest sontak menyebutkan namanya begitu melihat sosoknya.


Para monster yang awalnya menargetkan Harciest, kini beralih menargetkan Tohrei karena merasa keberadaan Tohrei lebih mengancam.


“Apa keberatan jika ku ambil mangsamu?” Tanya Tohrei begitu melihat para monster yang beralih kepadanya.


“Kau habisi semua pun tidak masalah!” Harciest menggelengkan kepalanya, tidak keberatan sama sekali.


“Aku senang mendengarnya.” Hanya sesaat setelah Tohrei mengatakan itu, sound of speed aktif dan menebas seluruh monster di hadapannya dalam sekejap mata.


“Cukup bagus bagiku sebagai poin tambahan.” Tohrei berjalan menuju Harciest dengan santai.


“Aku lagi-lagi diselamatkan olehmu, terima kasih saja tidak cukup.” Ujar Harciest.


“Haha kau terlalu berlebihan, aku hanya melakukannya demi poin.”


“Itu tidak mengubah fakta bahwa kau menyelamatkanku kau tahu?” Harciest menyanggah perkataan Tohrei.


“Jika begitu pendapatmu maka terserah kau ingin menafsirkannya bagaimana.” Tohrei hanya bisa menerima ucapan terima kasih yang dilontarkan kepadanya itu.


[Misi baru telah dibuat!]


[Misi : Bantu Harciest mencapai 100 poin.


Progres : 0/100


Hadiah :


(1) 30 status Point]


Tohrei sekilas melihat ke layar sistem, dia langsung tahu apa yang harus ia lakukan sekarang.


“Oh ya, bagaimana jika kita berburu bersama? Dengan begitu poin tim kita akan bertambah dan posisimu akan aman.” Ajak Tohrei.

__ADS_1


“Setelah semua ini kau masih mau membantuku?!”


‘Uh tidak juga sih...’ Tohrei hanya memberi ekspresi senyum yang dipaksakan.


Usai pembicaraan mereka selesai, sekelompok monster datang dari kejauhan setelah mencium darah dari monster yang telah Tohrei bunuh.


“Hei kebetulan sekali mereka datang kesini! Apa mana milik mu sudah pulih Harciest?” Tohrei bisa melihat mereka dari kejauhan. Dia kembali bersiap untuk bertarung kembali.


“Aku sudah memulihkan sedikit mana ku, bertarung sekarang bukanlah masalah!” Harciest sudah cukup siap sekarang.


“Kalau begitu mari kita segera ambil poin dari mereka.”


***


Sudah berlangsung setidaknya setengah jam sejak Harciest dan Tohrei mulai berburu bersama. Oleh karena hal itu mereka kini mendapat lebih banyak poin.


“Fyuh ... itu tadi cukup melelahkan.” Harciest jatuh terduduk setelah bertarung dengan berbagai monster bersama Tohrei.


[Misi Selesai!]


(1) 30 status Point]


“Kurasa ini sudah cukup, apa kita harua berpamitan disini Harciest?” Ujar Tohrei setelah melihat layar sistem muncul memberinya hadiah.


“Ya ... terima kasih sudah membantuku, kurasa aku akan istirahat sebentar disini.” Balas Harciest sebelum meminum air yang dia simpan.


“Kalau begitu sampai jumpa!” Tohrei berjalan pergi untuk mencari monster lain. Walau peringkatnya saat ini berada di angka 1, namun dia tidak akan berhenti hingga waktu dari Babak kedua ini selesai.


Dia hanya berjalan santai, tak menggunakan skill teleport atau skill speed of sound nya karena ingin sedikit menikmati kesunyian di hutan salju ini.


Namun dia berhenti melangkah begitu menyadari ada seseorang yang berada di balik pohon yang tepat berada di samping kanannya.


“Kau tidak terlihat akan menyerang, apa tujuanmu?” Tohrei dengan santai bertanya pada sosok di balik pohon itu.

__ADS_1


“Ah? Kau menyadarinya ya ... ? Nona memang tidak salah mengucapkan sesuatu yang salah.” Orang yang berada di balik pohon itu perlahan melangkah keluar dari persembunyiannya, menunjukkan sosoknya. Dia adalah seorang pria yang dari wajahnya terlihat sedikit lebih tua dari Tohrei.


“Nona ... ? Apa tujuan ini berhubungan dengan 'Nona' mu itu?” Tohrei tersenyum tipis mendengarnya.


“Mungkin?” Balas pria itu.


Usai membalas ucapan Tohrei, pria itu memperkenalkan dirinya. “Namaku adalah Relon Natan, perwakilan dari Heistihart Kingdom. Tujuanku menghampirimu ... karena ada pesan dari nona yang ku layani.”


“Apakah pesan itu sangat penting?”


“Nona mengatakan bahwa pesan ini memang sangat penting. Tetapi nona juga bilang bahwa kau harus mengalahkanku dulu sebelum mendapatkan pesan itu.” Relon menyiapkan spellnya usai mengatakan itu.


[Misi baru telah dibuat!]


[Misi : Kalahkan Relon Natan untuk mendapatkan pesan dari Nona yang dia layani!


Hadiah :


(1) Pesan Penting


(2) 100 Status Point]


“Huft ... pada akhirnya kita tetap bertarung ya? Baiklah ... akan ku kalahkan kau untuk mendapat pesan itu.” Tohrei sendiri juga merasa penasaran pesan apa yang ingin disampaikan olehnya.


“Mohon kerja samanya.” Setelah mengatakan itu Rolan membentuk tangannya menjadi seperti pistol dan membuat tembakan yang terbuat dari air.


Tembakan air itu bukan sesuatu yang bisa diremehkan, karena kecepatan yang dimiliki tembakan itu adalah 2 kali dari tembakan pistol. Hal itu menyebabkan serangan yang disebabkan oleh tembakan air itu cukup mematikan.


Namun, Tohrei mampu menghindari tembakan seperti itu. Absolute Avoidance, skill itu bisa membelokkan segala macam serangan namun tidak absolute pada rank di atas X.


Lalu, apakah tembakan air yang dimiliki Relon Natan melebihi rank itu? Jawabannya tidak, jadi sudah bisa ditentukan siapa pemenangnya.


Serangan Relon melewati Tohrei begitu saja. “Ap—?” Belum selesai terkejut, Tohrei dengan sound of speed melesat ke arahnya dan menebas lehernya. Namun sebelum tebasannya melewati leher, Tohrei menghentikan serangan, membuat tidak ada satu pun korban disini.

__ADS_1


“Apa itu sudah cukup untuk membuktikannya?” Tanya Tohrei dengan senyum tipis di bibirnya.


“Kau ... nampaknya memiliki skill yang tidak terduga ... aku menyerah.”


__ADS_2