The Endless System

The Endless System
Ch 34 — Kedatangan naga yang tidak menyenangkan


__ADS_3

“Master?! Master! Apa Master tak apa?!” Ikumi dengan khawatir dan panik memanggil-manggil Tohrei.


“Aku baik-baik saja...., aku tidak menyangka prosesnya akan cukup sakit. Yah walau tak lama sih.” Tohrei memberitahu keadaannya lalu berdiri merapikan pakaiannya.


‘Setidaknya kupikir itu setimpal, aku mendapatkan skill yang cukup berguna hanya dengan rasa sakit yang sebentar.’


Hari dengan cepat berganti, esok hari pun tiba. Di sebuah pegunungan yang ada di hutan ini, hutan Ashfriet, terdapat sebuah gua besar yang misterius. Dikatakan gua itu ditempati oleh seekor naga. Naga itu disebut sebagai naga bulan.


Namun tidak ada yang dapat membuktikan keberadaan naga itu karena gua dilapisi oleh sebuah pelindung yang membuat orang luar tidak dapat masuk.


“Mengapa..., mengapa aku gagal? Mengapa aku gagal evolusi?!” Suara yang penuh amarah terdengar dari dalam gua.


Itu adalah amarah dari sang naga bulan yang menempati gua itu. Setelah tidur untuk melakukan evolusi, ternyata evolusinya gagal. Tentu dia kesal karena dia tertidur selama 1.000 tahun untuk berevolusi. Dia gagal karena ada salah satu syarat yang tidak terpenuhi untuk berevolusi.


“Tch daripada memikirkan syarat yang sungguh tidak masuk akal itu lebih baik aku melihat keluar gua ini.” Sang naga bulan telah tidur selama 1.000 tahun, tentu dia penasaran dengan apa yang terjadi pada dunia luar selama itu.

__ADS_1


Begitu ia keluar sinar matahari yang menyilaukan menyambutnya. Hari saat ini masih cukup pagi.


Sang naga melihat ke sekitarnya. Lalu setelah itu ia mengepakkan sayapnya dan terbang ke langit. Dia melihat kebawah. Yang terlihat hanyalah pepohonan yang membentang luas membentuk sebuah hutan. Ujung dari hutan itu sama sekali tidak terlihat karena sangking besarnya.


“Keliatannya tidak ada yang berubah pada hutan ini.” Sang naga bulan berniat kembali ke tanah setelah itu, namun niatnya harus ditunda karena dia melihat sesuatu yang membuat amarahnya yang mereda kini kembali muncul.


Dia melihat sebuah tembok besar berdiri tegak. Tembok besar itu sepertinya melindungi suatu wilayah. Jika benar begitu maka itu akan sangat membuat naga bulan marah. Karena hutan ashfriet adalah wilayah kekuasaannya.


“Siapa yang mencoba merebut wilayahku?! Apa dia mencoba menyulut amarah dariku yang baru saja terbangun?!” Sang naga bulan dengan begitu cepat melesat ke tembok itu.


—Sementara itu di kediaman Tohrei—


Dia awalnya ingin ke kamar mandi untuk segera mencuci muka, namun skill area detectionnya mendeteksi sesuatu yang berbahaya.


“Ada yang menyusup?! Dia begitu cepat! Aku harus segera kesana.” Tohrei tanpa pikir panjang pergi dari kediamannya dan dengan sihir angin dia terbang ke lokasi dimana penyusup itu berada.

__ADS_1


Dia mengkombinasikannya dengan skill speed of sound yang baru saja ia dapat dari misi kemarin. Oleh karena itu kecepatan Tohrei bertambah drastis.


Tohrei menghentikan lajunya ketika akhirnya dia melihat sosok yang telah menyusup ke wilayahnya.


“Itu sungguh naga...,” Tohrei awalnya tak percaya dengan adanya naga yang ia lihat dengan area detection. Namun melihatnya langsung membuat Tohrei kini tidak ragu.


Sang naga secara tiba-tiba berhenti terbang begitu melihat sosok Tohrei. Sang naga dengan begitu cepat melesat menyerangnya.


‘Apa yang dilakukan naga itu?!’ Tohrei dengan cepat menggunakan skill creation dsn menciptakan pelindung dari logam adamantite.


“Makhluk rendahan! Beraninya kau mencoba merebut wilayahku!” Naga itu berpikir bahwa Tohrei lah pemilik wilayah ini dari sedikit kekuatan yang bisa ia lihat darinya.


Sang naga tetap menyerang Tohrei dan menghancurkan pelindung adamantitenya. ‘Dia bisa menghancurkan adamantite?!’


Sang naga dengan cakarnya mencoba menyerang Tohrei. Namun ketika sang naga hampir mengenai Tohrei, serangannya terpental begitu saja tanpa alasan yang jelas.

__ADS_1


‘Seranganku?!’ Sang naga tak dapat menyembunyikan keterkejutannya.


Tohrei hanya tersenyum tipis. “Waktunya serangan balik!”


__ADS_2